Beredar Isu KRI Nanggala 402 Ditembak Kapal Asing, TNI AL: Berlebihan

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 27 April 2021 | 13:20 WIB
Beredar Isu KRI Nanggala 402 Ditembak Kapal Asing, TNI AL: Berlebihan
Kapal selam KRI Nanggala 402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). [Antara/Syaiful Arif]

Suara.com - Asisten Perencanaan dan Anggaran  atau Asrena Kasal Laksamana Muda TNI Muhammad Ali menganggap beragam isu soal penyebab tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 berlebihan. Apalagi ketika ada yang menyebut kalau kapal selam ditembak oleh kapal asing, maka seharusnya ada bukti ledakan.

Salah satu isu yang beredar di media sosial ialah adanya penyerangan oleh kapal asing milik Prancis yang proses masuk ke Indonesianya pun tidak diketahui.

"Kapal asing lewat ini saya rasa berlebihan ya, kemudian ditembak oleh kapal asing lah," kata Ali saat konferensi pers, Selasa (27/4/2021).

Ali menerangkan saat kapal selam Nanggala 402 hendak menjalankan latihan di perairan utara Bali, terdapat pula kapal lainnya tengah berlayar di sana. Kapal-kapal itu diyakini Ali memiliki sonar atau pendeteksi suara.

Semisal kapal selam Nanggala 402 ditembak dan meledak, pasti suaranya akan terdeteksi oleh kapal lain melalui sonar. Bahkan menurut Ali, sebuah ledakan itu bisa dilihat dengan naiknya air saat terjadi.

Sementara kapal selam Nanggala 402 sendiri tidak meledak. Badan kapal terbagi menjadi tiga akibat tekanan air di kedalaman sekitar 850 meter.

"Jadi tidak ada ledakan pada saat kejadian. Itu dari pengamatan kapal-kapal yang ikut latihan bersama KRI Nanggala kemarin," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemuda Bikin Konten Gombalan Pakai Nanggala-402, Kang Maman: Biadab!

Pemuda Bikin Konten Gombalan Pakai Nanggala-402, Kang Maman: Biadab!

Jogja | Selasa, 27 April 2021 | 13:10 WIB

Ramai Patungan Beli Kapal Selam, Gus Nadir Singgung Laporan Donasi KM 50

Ramai Patungan Beli Kapal Selam, Gus Nadir Singgung Laporan Donasi KM 50

Bekaci | Selasa, 27 April 2021 | 11:24 WIB

Geger Mau Nikahi Fatimah, Ustadz Somad Galang Dana Mau Beli Kapal Selam

Geger Mau Nikahi Fatimah, Ustadz Somad Galang Dana Mau Beli Kapal Selam

Bali | Selasa, 27 April 2021 | 09:39 WIB

Terkini

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB