Kabinda Papua Gugur, GM FKPPI Kenang I Gusti Putu Dany Nugraha

Iwan Supriyatna

Jum'at, 30 April 2021 | 06:40 WIB
Kabinda Papua Gugur, GM FKPPI Kenang I Gusti Putu Dany Nugraha
Ketua Umum GM FKPPI Shandy Mandela Simanjuntak.

Suara.com - Indonesia kembali berduka, prajurit terbaik yang dimiliki TNI gugur dalam tugas saat kontak senjata dengan KKB di Papua.

Kabinda Papua (Kepala Badan Intelijen Daerah Papua) yang juga merangkap sebagai Dansatgas Elang, Mayjen Anumerta TNI I Gusti Putu Dany Nugraha gugur di tembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Kabar ini membuat rakyat Indonesia khususnya Generasi Muda FKPPI sangat berduka. Shandy Mandela Simanjuntak selaku Ketua Umum GM FKPPI paham betul bagaimana tugas berat dari seorang Kabinda Papua, karena ayahandanya juga mantan Kabinda Papua pada tahun 2012 silam. Ayahanda Shandy bernama Mayjen TNI (Purn) Liston Arifin Simanjuntak Alm.

Shandy pun mengatakan dulu beliau mengenal dekat dengan almarhun Brigjen TNI I Gusti Putu Danny karena beliau termasuk anggota ayahandanya saat masih bertugas sebagai Dan Grup 3 Sandi Yudha Kopassus.

"Om Danny sapaanya, beliau orang yang baik, ramah, sosok yang cerdas, inspiratif dan humble. Beliau dikenal dekat dengan organisasi kepemudaan, penggiat sosial dan pecinta lingkungan hidup," kata Shandy dalam keterangannya ditulis Jumat (30/4/2021).

Sejumlah jabatan yang pernah disandangnya di TNI AD antara lain Asintel Kodam Jaya dan Kapok Sahli Pangdam Jaya di era Joni Supriyanto.

Sebagaimana yang diketahui bahwa tugas intelijen sangat berat dan berbahaya, maka kami meminta pemerintah untuk mengusut tuntas tindakan separatis, karena bagi kami sudah tidak cocok lagi ini di sebut KKB (kelompok kriminal bersenjata).

"Kami sebagai Putra Putri Purnawirawan TNI Polri dan Putra Putri TNI Polri mendukung penuh TNI dan Polri segera tuntaskan KKB hingga ke akarnya. Karena KKB sudah memberikan keresahan, teror dan banyak korban karena kekejamannya di tanah Papua," ucapnya.

Kerap kali korban dari personel TNI dan Polri, warga sipil pun sering menjadi korban kekejaman KKB Papua.

baca juga

"Mari kita sama-sama berdoa untuk para Prajurit Indonesia yang gugur dalam tugas mulia agar ditempatkan di sisi terbaik Tuhan YME, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan semua permasalahan di Negeri ini yang berhubungan dengan separatisme ataupun terorisme segera hilang dari NKRI. Kita harap negeri ini damai dan tenteram kembali. Salam bersatu dan berdaulat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Anggap TPNPB Teroris, BNPT: Pembahasannya Sudah Lama

Pemerintah Anggap TPNPB Teroris, BNPT: Pembahasannya Sudah Lama

News | Kamis, 29 April 2021 | 20:11 WIB

Mereka yang Kecewa dan Mendukung KKB Papua Dilabeli Teroris

Mereka yang Kecewa dan Mendukung KKB Papua Dilabeli Teroris

Jatim | Kamis, 29 April 2021 | 19:15 WIB

KKB Dilabeli Teroris Dinilai Sebagai Ekspresi Sikap Putus Asa Pemerintah

KKB Dilabeli Teroris Dinilai Sebagai Ekspresi Sikap Putus Asa Pemerintah

News | Kamis, 29 April 2021 | 18:24 WIB

Terkini

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×