Sebut Aturan Anies Absurd, Pedagang Tanah Abang: Memutus Penghasilan Kami

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 03 Mei 2021 | 12:22 WIB
Sebut Aturan Anies Absurd, Pedagang Tanah Abang: Memutus Penghasilan Kami
Penampakan kerumunan pengunjung di Pasar Tanah Abang di masa pandemi Corona. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Pembatasan pengunjung di Pasar Tanah Abang, oleh pemerintah DKI Jakarta, dikeluhkan sejumlah pedagang. Bagi mereka seharusnya jelang perayaan Idul Fitri seperti saat ini adalah momentum untuk memperbaiki perekonomian,  setelah sempat tersendat pada tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19

Herman, salah satu pedagang baju perempuan di Pasar Tanah  Blok B, mengatakan aturan pemerintah DKI Jakarta  yang membatasi pengunjung sangat menyulitkannya. 

"Sekarang dipersulit dengan aturan menjaga protokol Kesehatan. Menurutnya saya ya, kurang masuk akal," kata Herman saat ditemui Suara.com di kios miliknya,  Senin (3/5/2021). 

Menurutnya pembatasan pengunjung lewat penutupan akses transportasi KRL ke Pasar Tanah Abang pada pukul 15.00 WIB dan  17.00 WIB, serta  aturan sistem buku tutup, otomatis mempengaruhi pendapatannya. Dia menganggap aturan itu sama mematikan mata pencariannya. 

Herman salah satu pedagang baju perempuan saat ditemui Suara.com di Pasar Tanah Blok B, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)
Herman salah satu pedagang baju perempuan saat ditemui Suara.com di Pasar Tanah Blok B, Jakarta Pusat. (Suara.com/Yaumal)

"Ada sidak itu, (jadi) transportasi enggak nyampe sampai sini, ya sama aja memutuskan penghasilan kami di sini," tegasnya. 

Padahal kata dia,  jelang Idul Fitri tahun ini perlahan pendapatannya mulai  membaik,  jika dibanding tahun sebelumnya. Karenanya Herman menyayangkan keputusan pemerintah DKI Jakarta itu, yang menurutnya diadakan. 

"Kenapa enggak dari awal kalau mau diperketat, kenapa harus pas begini (pembeli meningkat) bikin aturan baru, pas waktunya begini bikin aturan baru," ujar Herman. 

Keluhan yang sama juga diungkapkan Hanggika, pedagang baju koko. Menurutnya pada saat ini pendapatannya sudah membaik dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Kalau tahun sebelumnya kami malah hampir nggak dagang, tahun ini sudah mulai membaik, walau tidak seperti sebelum pandemi," kata Hanggika. 

baca juga

Namun, karena adanya aturan pembatasan pengunjung pasar, dia mengatakan bakal mempengaruhi pendapatannya. 

"Berpengaruh sekali, ini dibanding kemarin terbilang sepi," tutur dia. 

Sebelumnya, Pasar Tanah Abang mengalami lonjakan pengunjung hingga mencapai 100 ribu orang.  Guna mengantisipasi kerumunan massa, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan sistem buka tutup pasar, jika sudah penuh 50 persen pengunjung tidak boleh masuk gedung.  

Penutupan pasar juga akan dibagi menjadi dua waktu, yakni pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB sehingga alur pengungjung keluar tidak bersamaan.  

"Mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang jam 4 dan jam 5 untuk menghindari keluar bersamaan," kata Anies Minggu kemarin. 

Anies juga sudah berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) agar KRL tidak mengangkut penumpang dari pada pukul 15.00 - 17.00 WIB mulai besok, untuk menghindari penumpukan di Stasiun Tanah Abang.  

Sebagai solusinya, Pemprov DKI akan menyediakan shuttle bus untuk mengangkut penumpang ke stasiun lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Tanah Abang Membludak Lagi! Warga Berdempetan, Masker Dipakai di Dagu

Pasar Tanah Abang Membludak Lagi! Warga Berdempetan, Masker Dipakai di Dagu

News | Senin, 03 Mei 2021 | 10:55 WIB

Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang Membludak

Penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang Membludak

Foto | Minggu, 02 Mei 2021 | 20:35 WIB

Bukan Hanya di Pasar Tanah Abang, Mal Palembang juga Dipadati Pengunjung

Bukan Hanya di Pasar Tanah Abang, Mal Palembang juga Dipadati Pengunjung

Sumsel | Minggu, 02 Mei 2021 | 19:27 WIB

Pasar Tanah Abang Membludak, 'Nafsu Ingin Pamer sampai Rela Kena Corona'

Pasar Tanah Abang Membludak, 'Nafsu Ingin Pamer sampai Rela Kena Corona'

Hits | Minggu, 02 Mei 2021 | 19:01 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×