Tidak Sadar Jika Hamil, Wanita Ini Melahirkan di Pesawat, Videonya Viral

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 06 Mei 2021 | 13:57 WIB
Tidak Sadar Jika Hamil, Wanita Ini Melahirkan di Pesawat, Videonya Viral
Lavinia Mounga (kiri) bersama bayinya yang baru dilahirkan dalam pesawat.[dok.Hawaii Pacific Health via 7News]

Suara.com - Seorang wanita di Amerika Serikat tidak menyadari jika ia mengandung dan melahirkan saat berada di dalam pesawat menyeberangi Samudera Pasifik, untungnya ada dokter yang membantunya.

Menyadur 7News, Rabu (5/5/2021) Lavinia Mounga terbang dari Utah ke Honolulu pada 28 April, saat itu dia tidak menyadari jika sedang hamil dan harus melakukan persalinan.

Dale Glenn, seorang dokter dari Hawaii untungnya berada di dalam penerbangan Delta Airlines tersebut. Ia mengungkapkan jika mendapat panggilan mendesak.

"Sekitar setengah perjalanan, ada panggilan darurat, dan saya pernah mengalami ini sebelumnya dan biasanya mereka menanyakan apakah ada dokter di pesawat," kata Glenn.

“Panggilan ini tidak seperti biasanya dan cukup mendesak. Saya memberi tahu pramugari bahwa saya adalah seorang dokter dan dia berkata bahwa ada seorang wanita yang akan melahirkan, jadi saya bergegas untuk melihat apa yang dapat saya lakukan." papar Glenn.

Bukan hanya Glenn, di penerbangan tersebut juga terdapat dua orang yang bekerja di unit perawatan intensif neonatal yang akhirnya ikut membantu.

"Saya tidak tahu bagaimana seorang pasien begitu beruntung karena memiliki tiga perawat perawatan intensif neonatal dalam penerbangan yang sama ketika dia dalam persalinan darurat, tapi itulah situasi yang kami hadapi," kata Glenn.

"Hal yang hebat tentang ini adalah kerja tim. Semua orang bergabung bersama dan semua orang membantu." ungkap Glenn.

Glenn menambahkan jika ruang terbatas di dalam kabin pesawat membuat segalanya menjadi sulit, tetapi berkat kerja tim semua menjadi hebat.

baca juga

"Pada dasarnya, Anda membutuhkan seseorang untuk menjaga ibu juga karena kami memiliki dua pasien, bukan hanya satu," katanya.

"Jadi seseorang harus membantu memotong tali pusatnya, seseorang harus membantu mengeluarkan plasenta, kita harus memeriksa tanda-tanda vital ibu.

"Sementara itu kami mencoba menyadarkan bayi, memastikan pernapasan bayi, menghangatkan bayi." jelas Glenn.

Dokter mengatakan karena pesawat tidak dilengkapi dengan peralatan untuk merawat bayi prematur, dia dan perawat harus berimprovisasi.

Untuk mengikat dan memotong tali pusar menggunakan tali sepatu, botol microwave digunakan untuk menjaga bayi tetap hangat dan jam tangan Apple digunakan untuk mengukur detak jantung bayi.

Begitu pesawat mendarat di Honolulu, Lavinia dan bayinya yang diberi nama Raymond segera dilarikan ke rumah sakit dan dalam keadaan "baik-baik saja", kata Glenn.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Joe Biden Terkait Vaksinasi Covid-19 di AS: Ini Tentang Hidup dan Mati

Joe Biden Terkait Vaksinasi Covid-19 di AS: Ini Tentang Hidup dan Mati

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:59 WIB

Wanita Ini Tetiba Melahirkan di Pesawat, Mengaku Tak Tahu Jika Sedang Hamil

Wanita Ini Tetiba Melahirkan di Pesawat, Mengaku Tak Tahu Jika Sedang Hamil

Kalbar | Rabu, 05 Mei 2021 | 12:49 WIB

Ngeri! Perempuan AS Tewas Diserang dan Dimakan Kawanan Beruang Hitam

Ngeri! Perempuan AS Tewas Diserang dan Dimakan Kawanan Beruang Hitam

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

×