alexametrics

Hari Pertama Lebaran, Lima Daerah Diterjang Banjir dan Longsor

Erick Tanjung
Hari Pertama Lebaran, Lima Daerah Diterjang Banjir dan Longsor
Banjir dan tanah longsor melanda lima kabupaten di Indonesia pada hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 Hijirah pada Kamis (13/05/2021). (Sumber: Humas BNPB)

Rata-rata bencana tersebut terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda masing-masing daerah dan memicu luapan beberapa daerah aliran sungai.

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bencana banjir dan tanah longsor melanda lima kabupaten di Indonesia pada hari pertama perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah, Kamis (13/5/2021).

Menurut data yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (14/5), lima kabupaten tersebut meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD di wilayah terdampak, rata-rata bencana tersebut terjadi setelah sebelumnya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda masing-masing daerah dan memicu luapan beberapa daerah aliran sungai (DAS).

Menurut BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, lokasi terdampak banjir berada di Desa Sinar Bulan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Lebaran, Menko Airlangga Ajak Masyarakat Berdoa agar Pandemi Covid Berlalu

Banjir yang diakibatkan oleh meluapnya DAS Satui berdampak pada 543 jiwa atau 135 kepala keluarga (KK) dan memaksa sedikitnya 98 jiwa atau 27 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 555 unit rumah terdampak, 55 hektare lahan pertanian siap panen rusak dan ketinggian air berkisar antara 100-150 centimeter.

Laporan yang diterima Jumat (14/5) pukul 08.00 WIB disebutkan bahwa banjir belum surut, cuaca di wilayah itu mendung dan berpotensi hujan.

BPBD Kabupaten Tanah Bumbu telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Bersama tim gabungan juga melakukan evakuasi para warga terdampak banjir.

Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, sedikitnya enam desa di Kecamatan Haruyan terdampak banjir dari meluapnya DAS Haruyan. Enam desa tersebut, yakni Desa Haruyan Seberang, Desa Haruyan, Lok Buntar, Pengambau Hilir Dalam, Pengambau Hilir Luar, dan Desa Mangunang.

Baca Juga: Nasi Padang Jadi Menu Favorit Keluarga Zulfa Maharani saat Lebaran

Dalam peristiwa tersebut sedikitnya 629 KK yang terdampak oleh banjir dengan tinggi muka air 25-30 centimeter.

Komentar