Refly Harun: Anies Baswedan Digoyah Isu Karena Dia Kandidat Kuat 2024

Rifan Aditya , Hernawan

Selasa, 25 Mei 2021 | 08:13 WIB
Refly Harun: Anies Baswedan Digoyah Isu Karena Dia Kandidat Kuat 2024
Refly Harun (YouTube).

Suara.com - Ahli hukum tata negara Refly Harun ikut mengomentari beredarnya informasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima rumah mewah sebagai gratifikasi.

Refly Harun mengatakan, terpaan isu tersebut muncul karena Anies Baswedan menjadi salah satu kandidat terkuat dalam kontestasi politik 2024.

Pernyataan itu disampaikan Refly Harun dalam video berjudul "Heboh Rumah Mewah Anies!!" yang tayang melalui kanal YouTube miliknya, Selasa (24/5/2021).

Refly Harun mengawali pemaparan dengan menuturkan bahwa gratifikasi itu sebenarnya mudah untuk ditelusuri untuk membuktikan apakah memang benar-benar terjadi.

"Soal seperti ini mudah dibuktikan, tinggal ditelusuri karena pemberian berupa barang. Yang susah kalau pemberian tak terlihat," kata Refly Harun seperti dikutip Suara.com.

Refly Harun soal isu gratifikasi Anies Baswedan (YouTube/ReflyHarun).
Refly Harun soal isu gratifikasi Anies Baswedan (YouTube/ReflyHarun).

Dari aspek politik, Refly Harun menyebut Anies Baswedan merupakan sosok yang diincar karena menjadi calon kuat maju Pemilihan Presiden 2024.

"Saya ingin mengatakan, Anies Baswedan pasti sosok yang diincar. Karena kaitkan dengan perhelatan 2024, Anies Baswedan salah seorang kandidat yang kuat," tegasnya.

Refly Harun kemudian membandingkan Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang belakangan menjadi perbincangan dalam dua kasus berbeda. Dia menyebut keduanya sama-sama digoyah isu.

"Sayangnya, 2 kandidat kuat digoyah, satu Ganjar Pranowo digoyah kalangan Internal PDIP oleh Puan Maharani. Rupaya hal yang sama juga terjadi Anies Baswedan yang digoyah isu rumah mewah yang konon diberikan sebagai gratifikasi," terangnya.

baca juga

Refly Harun menuturkan, Anies Baswedan kedepan harus berhati-hati pada isu kriminalisasi yang bisa jadi akan menjegalnya.

"Dari aspek politik, Anies harus hati-hati pada isu kriminalisasi, salah satunya isu tindak pidana korupsi yang bisa jadi jebakan batman," tukasnya.

Dia melanjutkan, jangan sampai isu menjegal para calon yang sekiranya pantas bersaing di 2024. Sebab, dia ingin melihat pertarungan bermutu di Pilpres mendatang.

"Kita ingin melihat pertarungan bermutu 2024 antara orang-orang yang punya trak record misal Anies Baswedan, kita gak mau calon yang itu-itu saja atau calon boneka," ucapnya.

Refly Harun lantas menyinggung survei yang menempatkan sejumlah sosok seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo sebagai kandidat terkuat maju Pilpres 2024.

"Tapi secara umum kalau 3 besar, 3 nama ini paling berpeluang, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan. Celakanya sepertinya mereka tidak mungkin disatukan dalam satu skenario," kata dia menandasi.

Diberitakan sebelumnya, isu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan hadiah dari seorang pengembang sebuah rumah menjadi sorotan dari pegiat media sosial Denny Siregar.

Dalam cuitannya, Denny Siregar mengatakan, bahwa ada isu Anies Baswedan mendapatkan sebuah rumah dari salah satu pengembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Politik Sebut Pesan Tersembunyi Ganjar: PDIP Jangan Salah Langkah!

Pengamat Politik Sebut Pesan Tersembunyi Ganjar: PDIP Jangan Salah Langkah!

Batam | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:58 WIB

Ganjar vs Puan Mencuat, PDI Perjuangan Klaim Fokus Tangani Pandemi Covid-19

Ganjar vs Puan Mencuat, PDI Perjuangan Klaim Fokus Tangani Pandemi Covid-19

News | Senin, 24 Mei 2021 | 21:45 WIB

Ramai Isu Capres Ganjar Pranowo, Diam-Diam Punya Motor Unik Buatan Semarang

Ramai Isu Capres Ganjar Pranowo, Diam-Diam Punya Motor Unik Buatan Semarang

Otomotif | Selasa, 25 Mei 2021 | 05:50 WIB

Terkini

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:00 WIB

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

×