Tuntut Semua Tapol Dibebaskan, Warga Papua se-Jabodetabek Geruduk PN Jaktim

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 25 Mei 2021 | 13:16 WIB
Tuntut Semua Tapol Dibebaskan, Warga Papua se-Jabodetabek Geruduk PN Jaktim
Warga Papua di berbagai daerah di Jabodetabek menggelar demo di depan gedung PN Jaktim. Mereka menuntut para tahanan politik Papua dibebaskan. (Suara.com)

Suara.com - Sejumlah orang dari organisasi masyarakat Papua wilayah Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi  di depan Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (25/5/2021) siang. Aksi ini dilakukan terkati tuntutan mereka yang meminta agar semua tahanan politik (Tapol) Papua dibebaskan.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak sejumlah massa masyarakat Papua sudah mulai berdatangan dan berkumpul di depan Gedung PN Jakarta Timur.

Mereka tampak membawa sejumlah atribut dari mulai spanduk hingga poster-poster bertuliskan kalimat menuntut pembebasan sejumlah tahanan politik Papua.

Mereka kemudian langsung menggelar aksinya di depan pintu gerbang Gedung PN Jakarta Timur. Penyampaian orasi pun kemudian dilakukan di lokasi.

"Kami melakukan aksi hari ini dibalik penangkapan Calvin Molama dan Roland Levi ada kesewenang-wenangan aparat. Di sini masyarakat Papua ingin menyampaikan aspirasi," tutur mantan tapol Papua, Ambrosius yang menjadi orator dalam aksi.

Sementara itu, terlihat pula sejumlah personel aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat di sekitar Gedung PN Jakarta Timur. Aparat menutup akses pintu masuk ke Gedung PN Jakarta Timur.

Aksi di PN Jaktim

Sebelumnya, aksi ini digelar bertepatan dengan sidang perdana aktivis Papua Roland Levy dan Kevin Molama.

"Lagi-lagi penangkapan demi penangkapan terus dipraktikan aparat negara Indonesia untuk membungkam aspirasi politik rakyat Papua," demikian tertulis dalam keterangan pers yang diterima Suara.com, Senin (24/5/2021).

baca juga

Roland dan Kevin merupakan dua dari sejumlah aktivis Papua yang ditangkap aparat keamanan pada Maret 2021. Mereka yang juga menjabat sebagai pengurus Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), ditangkap polisi atas tuduhan pengeroyokkan terhadap Rajid Patiran.

Penangkapan tersebut pun dinilai mengandung motif lain karena Rajid merupakan sosok yang dianggap hanya dimanfaatkan untuk memecah belah AMP.

"Rajid seringkali kedapatan mengaku sebagai ketua AMP, padahal dia tidak pernah menjadi bagian," begitu tertulis dalam keterangan pers.

Rajid dan pengikutnya disebut memperjuangkan hal berbeda dari apa yang dibela oleh AMP. Karena itu penangkapan Roland dan Kevin dianggap sebagai bagian dari upaya kriminalisasi lantaran perjuangam mereka sangat erat hubungannya dengan situasi politik Papua.

Selain Roland dan Kevin, para mahasiswa Papua juga meminta agar polisi membebaskan juru bicara internasional Petisi Rakyat Papua (PRP), Victor Yeimo. Victor dikenai pasal makar karena dituduh menjadi otak aksi demo protes rasisme besar-besaran di seluruh tanah Papua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebijakan Baru Perumda Air Minum Makassar, Denda Keterlambatan Rp 50 Ribu

Kebijakan Baru Perumda Air Minum Makassar, Denda Keterlambatan Rp 50 Ribu

Sulsel | Selasa, 25 Mei 2021 | 13:10 WIB

Ratusan Polisi Siap Amankan Demo Pembebasan Tapol Papua di PN Jaktim

Ratusan Polisi Siap Amankan Demo Pembebasan Tapol Papua di PN Jaktim

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 09:05 WIB

Tuntut Pembebasan Tapol, Warga Papua Bakal Gelar Aksi Depan PN Jaktim

Tuntut Pembebasan Tapol, Warga Papua Bakal Gelar Aksi Depan PN Jaktim

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:18 WIB

Habib Rizieq Ngaku Diintai Drone: Tiga Anggota BIN Lakukan Penyusupan

Habib Rizieq Ngaku Diintai Drone: Tiga Anggota BIN Lakukan Penyusupan

Bogor | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Keysha Angelica Riset Gestur Pelakor Lewat Medsos demi Peran Citra di Kesetiaan

Entertainment | Kamis, 05 November 2026 | 20:40 WIB

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:35 WIB

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

Golkar Soal Kabar 6-7 Ketum Parpol Diduga Turut Disadap Listyo: Sinyal Buruk Bagi Demokrasi

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:32 WIB

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Jay Idzes Bongkar Borok Sassuolo, Kualitas Bagus Tak Cukup Tanpa Mentalitas

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 20:30 WIB

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

Irjen Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Sakit

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Bareskrim Tetapkan Irjen Slamet Uliandi Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:18 WIB

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

Jadi Dewan Pembina MC Bareskrim, Irjen Slamet Uliandi Punya Kewenangan Izinkan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:16 WIB

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:15 WIB

×