Prabowo Subianto Setahun Absen Rapat di DPR, Komisi I: Tuman, Kebiasaan

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Senin, 31 Mei 2021 | 20:03 WIB
Prabowo Subianto Setahun Absen Rapat di DPR, Komisi I: Tuman, Kebiasaan
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Sabtu (8/8/2020). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi PDIP Effendi Simbolon, menyoroti sikap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang hampir satu tahun selalu absen dalam rapat kerja maupun rapat dengar pendapat di Komisi I DPR.

Apalagi alasan ketidakhadiran yang selalu digunakan Prabowo adalah sedang mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi.

Seperti halnya pada RDP hari Senin (31/5/2021), di mana Prabowo memilih hadir ratas di Istana ketimbang ke Komisi I DPR. Padahal kata Effendi rapat dengan Komisi I juga sama pentingnya.

"Katanya ada rapat terbatas di Istana. Selalu alasannya itu melulu, tuman itu kebiasaan kayak begitu," kata Effendi di kompleks DPR.

Effendi berharap, seharusnya Prabowo dapat meminta izin kepada Jokowi untuk hadir dalam rapat di DPR. Mengingat dirinya yang sudah hampir satu tahun absen.

"Saya tak mengerti ya, mbok dibilang saja ke presiden, pak izin kami ada rapat di DPR. Apa iya tak bisa komunikasi, itu terus alasannya, ada rapat, ada rapat. Memang ini bukan rapat? Jadi ya sudah menjadi kebiasaan," ujarnya.

Karena itu, Effendi mengharuskan Prabowo untuk hadir dalam rapat kerja yang diagendakan pada Rabu (2/6/2021).

Dalam rapat itu, Effendi sekaligus ingin meminta penjelasan Prabowo menyoal rancangan peraturan presiden untuk pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).

"Jadi itu yang hari Rabu jam 10.00 ini mudah-mudahan beliau tidak istilahnya jangan mangkir ya, jangan absen lagi," kata Effendi.

baca juga

Hampir Setahun Prabowo Absen Rapat Komisi I

Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon mempertanyakan ketidakhadiran Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam rapat dengan pendapat (RDP) secara fisik di ruang Komisi I DPR.

Pertanyaan itu muncul dalam interupsi Effendi, saat Wakil Menteri Pertahanan Letjen TNI Muhammad Herindra memohon pelaksanaan rapat dilakukan secara tertutup kepada Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis selaku pimpinan rapat. 

Effendi menilai pendalaman materi sebaiknya dilakukan pada rapat kerja yang diagendkan pada Rabu (2/6). Mengingat dalam RDP hari ini keberadaan Menhan Prabowo absen. Sehingga ia menilai lebih baik pendalaman sekaligus dilakukan Rabu. 

Menurut Effendi, menjadi percuma pendalaman dilakukan tertutup dengan Wamenhan hari ini, apabila ternyata jawaban masih harus menunggu dari Prabowo. 

"Karena nanti kalau kita tanya balik misalnya ya pak wamen, pada posisinya susah kan wamen menjawabnya, karena saya tanya pak menteri dulu," kata Effendi, Senin (31/5/2021).

Effendi lantas mempertanyakan alasan ketidakhadiran Menhan Prabowo karena memilih rapat terbatas di Istana. Padahal kata Effendi rapat dengan legislatif di Parlemen tidak kalah penting karena juga mengambil keputusan politik. 

"Jadi ya kita mudah-mudahan pak menhan dan pak panglima benar-benar hadir. Jangan alasan rapat terbatas, rapat apa kek namanya.Di sini juga penting kok, bukan hanya di Istana yang penting. Penyelenggara negara itu bertiga kita bukan hanya presiden," kata Effendi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Tanya Rencana Pinjaman Luar Negeri ke Prabowo, PDIP: Ada Apa Sih, Seperti Ditutupi

Gagal Tanya Rencana Pinjaman Luar Negeri ke Prabowo, PDIP: Ada Apa Sih, Seperti Ditutupi

News | Senin, 31 Mei 2021 | 19:08 WIB

Hampir Setahun Absen Rapat Komisi I, Fraksi PDIP: Apa Harus Panggil Paksa Menhan Prabowo?

Hampir Setahun Absen Rapat Komisi I, Fraksi PDIP: Apa Harus Panggil Paksa Menhan Prabowo?

News | Senin, 31 Mei 2021 | 15:41 WIB

Gerindra Tak Pengaruh Usulan Kader PDIP Calonkan Puan-Anies: Bebas Saja

Gerindra Tak Pengaruh Usulan Kader PDIP Calonkan Puan-Anies: Bebas Saja

News | Senin, 31 Mei 2021 | 13:30 WIB

Usulkan Duet Puan-Anies, Effendi Simbolon: Rekonsiliasi Nasionalis dan Religius

Usulkan Duet Puan-Anies, Effendi Simbolon: Rekonsiliasi Nasionalis dan Religius

Bekaci | Senin, 31 Mei 2021 | 12:49 WIB

Bukan dengan Prabowo, Internal PDIP Usul Puan Capres dan Anies Cawapres Pilpres 2024

Bukan dengan Prabowo, Internal PDIP Usul Puan Capres dan Anies Cawapres Pilpres 2024

Jakarta | Senin, 31 Mei 2021 | 07:45 WIB

Politikus PDIP: Prabowo Bakal Nyungsep, Jika Puan Sudah 'Jualan' ke 34 Provinsi

Politikus PDIP: Prabowo Bakal Nyungsep, Jika Puan Sudah 'Jualan' ke 34 Provinsi

News | Minggu, 30 Mei 2021 | 14:09 WIB

Anggaran Alutsista Rp 1.760 Triliun Harus Habis 2024, Pengamat: Buat Beli Apa?

Anggaran Alutsista Rp 1.760 Triliun Harus Habis 2024, Pengamat: Buat Beli Apa?

Lampung | Sabtu, 29 Mei 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×