Ratusan Tentara Myanmar Membelot, Serang Balik Militer

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Rabu, 09 Juni 2021 | 22:28 WIB
Ratusan Tentara Myanmar Membelot, Serang Balik Militer
Seorang pengunjuk rasa mengacungkan salam tiga jari selama demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, Sabtu (6/2/2021). [STR / AFP]

Suara.com - Sekitar 800 tentara Myanmar telah meninggalkan militer untuk bergabung dengan Gerakan Pembangkangan Sipil (CDM) sejak kudeta 1 Februari, lapor mantan kapten yang selama ini membantu para pembelot.

Menyadur Myanmar Now Rabu (09/06) seorang petugas Batalyon Infanteri 528 di bawah Komando Wilayah Segitiga di negara bagian Shan timur, Lin Htet Aung, 29, membelot pada akhir Maret.

Sejak saat itu ia bekerja sama dengan lebih banyak pembelot lain untuk membantu orang yang ingin meninggalkan militer seperti dirinya.

Sekitar tiga perempat dari mereka yang membelot siap bergabung dengan Tentara Pertahanan Rakyat (PDF) untuk melawan rezim. Sisanya ingin membantu revolusi dengan cara lain tanpa perang.

Sekitar 100 pembelot telah menjabat sebagai perwira dengan pangkat termasuk mayor, kapten, dan letnan.

Pemberlakuan status darurat nasional di Myanmar (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj)
Pemberlakuan status darurat nasional di Myanmar (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/wsj)

Beberapa pergi ke daerah perbatasan untuk bergabung dengan kelompok etnis bersenjata dan memberikan kursus pertempuran kilat pada pembelot lain. Kebanyakan pembelot militer berasal dari angkatan laut dan udara. 

“Alasan utama mereka tidak dapat membelot adalah karena mereka melakukan operasi garis depan dan terpisah dari keluarga mereka. Mereka juga tidak memiliki akses ke pernyataan kami, jadi itu tidak membantu,” tambahnya.

Antara 40 dan 50 dari mereka yang membelot meninggalkan keluarga di perumahan militer. “Mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan dan mereka tidak memiliki dukungan. Tidak ada cara untuk menjangkau keluarga mereka.”

Sebagian besar pembelot berusia antara 20 hingga 35 tahun dan tidak ada seorang pun di atas pangkat mayor yang membelot. "Kami tidak mengharapkan apa pun dari mereka yang berpangkat lebih tinggi," kata Lin Htet Aung.

baca juga

“Semakin tinggi mereka, semakin takut mereka kehilangan posisi. Jika mereka membelot, pertarungan ini akan berakhir dengan cepat,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pembelot Korea Utara Kini Bersaing Dalam Pemilu Lokal di Inggris

Cerita Pembelot Korea Utara Kini Bersaing Dalam Pemilu Lokal di Inggris

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 11:24 WIB

Buru Eks Prajurit Pembelot, TNI ke TPNPB OPM: Menyerah atau Kami Dibabat!

Buru Eks Prajurit Pembelot, TNI ke TPNPB OPM: Menyerah atau Kami Dibabat!

News | Jum'at, 16 April 2021 | 17:20 WIB

Setia AHY, Partai Demokrat Purbalingga Ancam Pecat Pembelot

Setia AHY, Partai Demokrat Purbalingga Ancam Pecat Pembelot

Jawa Tengah | Minggu, 14 Maret 2021 | 08:23 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×