Viral Obat Harga Selangit, Sepuluh Tablet Tembus Rp 42 Juta

Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:37 WIB
Viral Obat Harga Selangit, Sepuluh Tablet Tembus Rp 42 Juta
Obat mahal (TikTok)

Suara.com - Beredar sebuah video di media sosial memperlihatkan sebuah obat dengan harga yang fantastis.

Video tersebut beredar di TikTok dan menjadi viral atau FYP.

Dalam video singkat itu, sang pengunggah pun heran dengan harga obat yang dipegangnya.

"Pernah ga liat obat mahal banget" tulis keterangan video tersebut.

Tidak dijelaskan dalam video tersebut obat apa yang ia pegang. Namun, obat itu memiliki harga yang cukup fantastis.

Tertulis nominal sebesar Rp 42.240.000. Dengan harga empat puluhan jutaan ini, ia hanya menadapatkan 10 tablet saja.

Obat mahal (TikTok)
Obat mahal (TikTok)

Mahalnya harga obat ini kemudian mendapatkan beragam komentar dari warganet.

"Obat lupus gue 15 juta perbotol/bulan kawan. Minta doanya ya, semoga saya terus bisa berjuang dengan sekedar jualan es," ujar warganet.

"Bersyukurlah kalo yang masih bisa nebus obat.. Kalo orang nggak punya udah pasrah diYasin-kan saja," tambah yang lain.

Baca Juga: Viral! Bandit Jalanan Jarah Kerupuk dan Sepeda Motor Pakai Golok

"Jawaban kalau sehat itu mahal," kata warganet.

"Yang paling mahal di dunia ini adalah kesehatan. Maka banyak-banyak bersedekah," sambung lainnya.

"Gue pegang botol albumin infus aja gemeter takut rusak. Apalagi obat harga segini," timpal warganet.

"Yaampun obat cancer. Siapa yang kena?" tanya warganet.

Boleh Enggak Sih Minum Obat dan Vitamin Berbarengan? Ternyata Ini Faktanya.

Suplemen vitamin kerap jadi andalan untuk memenuhi asupan gizi yang dibutuhkan tubuh agar bisa bekerja maksimal. Tapi seringkali orang salah kaprah mengonsumsi vitamin bersamaan dengan obat, bolehkah?

Nutrition Expert YOUVIT Puteri Aisyaffa, S.Gz, RD mengingatkan sebelum mengonsumsi vitamin perhatikan lebih dahulu bentuk dan jenis vitamin yang akan dikonsumsi.

 Apabila bentuknya tablet atau kapsul maka dipersilahkan diminum bersama dengan obat.

Tapi apabila bentuknya seperti gummy yang kenyal atau nampak seperti makanan, maka disarankan beri jeda antara obat dan vitamin tersebut.

"Sebaiknya berikan jeda waktu konsumsi antara suplemen (bentuk gummy) dengan obat-obatan, karena takutnya ada interaksi obat dan makanan," ujar Puteri dalam acara YOUVIT, Kamis (3/6/2021).

Ia menambahkan jeda waktu yang bisa diterapkan berkisar antara 1 hingga 2 jam.

Untuk urutannya dibebaskan, entah obat lebih dulu atau suplemen lebih dulu tidak jadi masalah, yang terpenting adalah jeda waktunya.

"Pokoknya harus diberi jeda," tegas Puteri.

Namun apabila tetap merasa khawatir, kata Puteri bisa berkonsultasi dengan dokter pemberi obat, aturan mengonsumsi vitamin dan obat.

 "Tanya dulu ke dokter, mereka rekomendasi apa bisa diikuti karena masing-masing orang punya kondisi berbeda dan dokter mereka yang tahu kondisi tubuh paling baik," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI