Negara Ini Akui Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Bank Dunia Menolak

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 21 Juni 2021 | 09:11 WIB
Negara Ini Akui Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Bank Dunia Menolak
Ilustrasi bitcoin. [Shutterstock]

Suara.com - El Salvador ingin menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah, tapi rencana ini ditolak oleh Bank Dunia. Menyadur Washington Post Sabtu (19/06), Bank Dunia mengonfirmasi hal ini melalui email.

“Kami berkomitmen untuk membantu El Salvador dalam berbagai cara termasuk untuk transparansi mata uang dan proses regulasi,” tulis juru bicara Bank Dunia dalam email ke The Washington Post.

“Sementara pemerintah memang mendekati kami untuk meminta bantuan tentang Bitcoin, ini bukan sesuatu yang dapat didukung oleh Bank Dunia mengingat kekurangan lingkungan dan transparansi.”

Penolakan tersebut merupakan penanda terbaru dalam ambisi Presiden Nayib Bukele untuk membawa El Salvador ke era kemakmuran baru melalui penggunaan bitcoin.

Undang-undang baru El Salvador, yang mengharuskan pedagang menerima bitcoin sebagai bentuk pembayaran resmi akan dimulai dalam tiga bulan, disahkan dengan sedikit perdebatan hanya beberapa hari setelah Bukele mengusulkan gagasan tersebut pada konferensi bitcoin Miami.

Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler. [Shutterstock]
Ilustrasi aplikasi transaksi bitcoin di telepon seluler. [Shutterstock]

Sekarang ketika pemerintah mulai mencari tahu persis apa yang akan terjadi pada eksperimen itu, lembaga keuangan global mengungkapkan keraguannya.

Menteri keuangan El Salvador, Alejandro Zelaya, mengatakan pada wartawan bahwa pemerintah berharap menerima bantuan teknis dari Bank Dunia, serta saran untuk membuat standar untuk penggunaan cryptocurrency.

Organisasi ini mendistribusikan miliaran dolar ke negara-negara berkembang melalui pinjaman dan hibah setiap tahun, dan keterlibatannya dalam rencana bitcoin El Salvador akan dilihat sebagai tanda bahwa eksperimen itu didukung oleh pemain kuat di dunia pembangunan internasional.

Dana Moneter Internasional (IMF) juga menyatakan skeptisisme dan mengatakan bahwa hal itu menimbulkan sejumlah masalah ekonomi makro, keuangan dan hukum yang membutuhkan analisis yang cermat.

baca juga

Presiden El Salvador ingin menjadikan negaranya yang pertama di dunia yang menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah

Terlepas dari kekhawatiran bahwa meluasnya penggunaan bitcoin dapat memfasilitasi pencucian uang dan penghindaran pajak, politisi di Meksiko dan Panama telah mengusulkan mengikuti jejak El Salvador.

Sementara itu, kekuatan besar dunia — terutama China — menindak penambangan bitcoin karena jumlah listrik yang luar biasa yang digunakan oleh komputer dalam prosesnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama di Dunia, El Savador Resmi Sahkan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran

Pertama di Dunia, El Savador Resmi Sahkan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran

News | Kamis, 10 Juni 2021 | 13:15 WIB

El Savador Bersiap Legalkan Bitcoin

El Savador Bersiap Legalkan Bitcoin

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 11:42 WIB

Sebuah Peristiwa Langka Terjadi di El Savador

Sebuah Peristiwa Langka Terjadi di El Savador

News | Senin, 16 Januari 2017 | 07:39 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×