Banyak Klaster Keluarga, Jokowi Minta Seluruh Warga Tiap RT Dites Covid-19

Agung Sandy Lesmana

Senin, 21 Juni 2021 | 13:26 WIB
Banyak Klaster Keluarga, Jokowi Minta Seluruh Warga Tiap RT Dites Covid-19
Presiden Joko Widodo. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/aa.

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dalam rapat terbatas Presiden Joko Widodo meminta penanganan Covid-19 di sisi hulunya.  Yakni memperkuat implementasi PPKM Mikro dan percepatan vaksinasi.

"Arahan beliau adalah kita harus memperkuat impelmentasi lapangan untuk program PPKM mikro dan yang kedua kita harus mempercepat vaksinasi," ujar Budi dalam jumpa pers usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi secara virtual, Senin (21/6/2021).

Arahan Jokowi tersebut menyusul lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Karena itu Jokowi kata Budi menekankan dalam implementasi PPKM Mikro di lapangan yakni mengurangi mobilitas.

"Untuk implementasi lapangan program PPKM mikro, yang paling penting arahan beliau mengurangi mobilitas. Sudah disetujui pengurangan antara 75 persen sampai 100 persen untuk daerah-daerah yang sudah masuk zona merah," tutur Budi,

Kemudian Jokowi meminta agar tes covid-19 dilakukan secara masif di level Rukun Tetangga (RT).  Yaitu melakukan tes Covid-19 satu RT untuk memastikan siapa saja yang terpapar Covid-19. Hal ini menyusul banyaknya klaster keluarga.

"Yang penting juga beliau (Presiden) menyampaikan adalah dipastikan untuk orang-orang yang terkena segera dites. Karena banyak klaster keluarga, satu RT dites saja semua untuk kita bisa memastikan siapa yang terkena siapa yang tidak," tutur Budi

Apalagi kata Budi jika yang terpapar lebih dari lima rumah, akan dilakukan penyekatan secara spesifik di level RT dengan bantuanTNI/Polri. Sehingga mengurangi pergerakan  dan mobilitas di level terkecil.

"Kalau sudah lebih dari 5 rumah yg terkena kita melakukan penyekatan secara spesifik untuk di level RT tersebut dengan bantuan TNI dan Polri. Supaya selalu lagi bisa membatasi pergerakan dan mobilitas di mulai dari level terkecil," kata dia. 

Tak hanya itu, Budi menuturkan pada saat penyekatan harus dilihat dari daerahnya.  Kalau memang daerahnya memungkinkan, dilakukan isoasi mandiri, kalau memang daerahnya padat, dilakukan isolasi terpusat. 

baca juga

"Beliau juga memberikan arahan Isolasi terpusat itu harus tersebar sebanyak mungkin ke daerah-daerah tersebut baik kecamatan mau pun kelurahan sehingga meringankan beban yang ada di isolasi terpusat yang besar-besar seperti Wisma Atlet," sambungnya.

Selanjutnya Jokowi kata Budi juga meminta agar jajarannya memastikan kebutuhan pangan melalui mekanisme gotong royong saat isolasi selama dua minggu.

"Selama 2 minggu kita cukupi dengan droping makanan yang diutamakan menggunakan mekanisme gotong royong dari masyarakat sekitar yang merupakan kekuatan rakyat Indonesia yaitu modal sosial untuk saling membantu. Dengan pemerintah akan men-support sekali lagi ini akan diawasi oleh TNI dan Polri," ucap dia.

Kemudian kata Budi untuk pasien yang memiliki gejala khususnya komorbid, khususnya saturasi di bawah 95 persen, khususnya sudah mulai sesak, dibawa ke rumah sakit. Namun kata Budi jika tidak memiliki gejala khusus, lebih baik diisolasi mandiri atau diisoloasi terpusat.

Budi menuturkan hal tersebut agar tidak terekspos terhadap konsentrasi virus yang tiinggi yang ada di RS dan juga bisa membebaskan RS untuk benar-benar merawat orang-orang yang sudah sedang dan gawat.

"Kami nanti akan atur bekerja sama dengan TNI Polri untuk bisa memastikan mana yang dialokasikan diisolasi mandiri atau isolasi terpusat atau memang dibawa ke RS. Dan kita akan pastikan koordinasi dari rujukan ke seluruh RS akan kami atur sehingga seminimal mungkin membuat orang tidak bisa menemukan kamar. Itu nanti akan kami atur," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tolak Presiden 3 Periode, PKS: Kepemimpinan Jokowi Tak Spesial Untuk Dilanjutkan

Tolak Presiden 3 Periode, PKS: Kepemimpinan Jokowi Tak Spesial Untuk Dilanjutkan

News | Senin, 21 Juni 2021 | 12:33 WIB

Jokowi-Prabowo Maju Pilpres 2024 Mustahil Terjadi, Ini Alasannya

Jokowi-Prabowo Maju Pilpres 2024 Mustahil Terjadi, Ini Alasannya

News | Senin, 21 Juni 2021 | 11:53 WIB

Ultah ke-60 Tahun, Jokowi Tetap Kerja Seperti Biasa, Tak Ada Perayaan di Istana

Ultah ke-60 Tahun, Jokowi Tetap Kerja Seperti Biasa, Tak Ada Perayaan di Istana

News | Senin, 21 Juni 2021 | 10:19 WIB

Survei SMRC: 52,9 Persen Masyarakat Tak Setuju Jokowi Presiden 3 Periode

Survei SMRC: 52,9 Persen Masyarakat Tak Setuju Jokowi Presiden 3 Periode

News | Minggu, 20 Juni 2021 | 17:13 WIB

Terkini

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Cleansing Oil Hada Labo untuk Kulit Apa? Simak Kandungan, Keunggulan, dan Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Modus Licik Istri Polisi di Surabaya: Kuras Tabungan Teman hingga Kambinghitamkan Orang Lain

Jatim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Hati-Hati Terjebak! Ini 7 Tanda Kemampuan Berpikir Kritismu Sudah Diambil Alih AI

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

Ada Konser Avenged Sevenfold di JIS, Ini Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatifnya

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Maestro Omah Cangkem Jogja: Pelestari Tembang Tradisi Jawa

Maestro Omah Cangkem Jogja: Pelestari Tembang Tradisi Jawa

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Penjualan Mobil Nasional September 2026 Turun Tipis Toyota dan BYD Masih Perkasa

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:20 WIB

Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan

Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan

Kaltim | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Apakah Flek Hitam Menahun Bisa Hilang Total Tanpa Operasi?

Apakah Flek Hitam Menahun Bisa Hilang Total Tanpa Operasi?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Calvin Verdonk Ungkap Perjuangan Tak Biasa Usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Calvin Verdonk Ungkap Perjuangan Tak Biasa Usai Bawa Timnas Indonesia Juara

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Kabut Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Riau Buka Rumah Oksigen Gratis

Kabut Asap Karhutla Kian Mengkhawatirkan, Riau Buka Rumah Oksigen Gratis

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×