Menkes Minta IGD Jadi Ruang Isolasi, Layanan Pasien Dipindah ke Tenda Darurat

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Jum'at, 25 Juni 2021 | 13:23 WIB
Menkes Minta IGD Jadi Ruang Isolasi, Layanan Pasien Dipindah ke Tenda Darurat
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginstruksikan seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mengubah ruang IGD menjadi ruang isolasi pasien Covid-19.

Sementara layanan IGD akan dipindah ke tenda darurat di halaman rumah sakit, hal ini diakibatkan oleh lonjakan pasien Covid-19 yang terus berdatangan ke rumah sakit.

"Untuk layanan IGD kami sudah memutuskan untuk membangun tenda di luar rumah sakit, supaya yang ingin dicek masuknya ke sana, tidak masuk ke ruang IGD karena ini akan dipakai untuk tambahan tempat tidur," kata Budi dalam jumpa pers virtual, Jumat (25/6/2021).

Rumah sakit juga diminta untuk mulai melakukan pemilahan pasien, jika bergejala ringan atau tanpa gejala sebaiknya dirujuk isolasi mandiri di rumah atau tempat isolasi terpusat. Budi menyebut, untuk di wilayah DKI Jakarta pihaknya sudah menyiapkan Rumah Susun Nagrak dan Pasar Rumput dengan total kapasitas 7 ribu tempat tidur untuk isolasi terpusat.

Kedua tempat isolasi terpusat ini akan diharapkan dapat membantu Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan yang per hari ini sudah penuh 85 persen.

"Dengan demikian, kami harapkan bahwa kapasitas pelayanan kesehatan baik itu yang orang tanpa gejala maupun orang yang dengan gejala ringan, menengah, berat itu bisa diatur dengan lebih baik," ucap Budi.

RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran pun tidak lagi menerima pasien gejala ringan dan tanpa gejala, sebab akan digunakan untuk perawatan layaknya rumah sakit juga.

"Wisma Atlet yang fasilitasnya sudah ada lebih lama kami akan upgrade untuk juga bisa menangani yang kondisinya menengah, sedangkan kondisi berat tetap kami arahkan ke rumah sakit," ujarnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 2.053.995 orang Indonesia, kini masih terdapat 171.542 kasus aktif, 1.826.504 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 55.949 jiwa meninggal dunia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayora Group Bantu Sukseskan Program Nyok Kite Vaksin

Mayora Group Bantu Sukseskan Program Nyok Kite Vaksin

Bisnis | Rabu, 23 Juni 2021 | 17:51 WIB

Anies: Wisma Atlet untuk Pasien COVID-19 Bergejala, Rusun Nagrak Tanpa Gejala

Anies: Wisma Atlet untuk Pasien COVID-19 Bergejala, Rusun Nagrak Tanpa Gejala

Jakarta | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:52 WIB

Inspeksi Rusun Nagrak, Anies: Hanya untuk Isolasi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Inspeksi Rusun Nagrak, Anies: Hanya untuk Isolasi Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Jakarta | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:07 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB