Puji Demokrat Moeldoko Diam, Ruhut Sitompul: Demokrat AHY Tong Kosong Nyaring Bunyinya

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Sabtu, 03 Juli 2021 | 09:34 WIB
Puji Demokrat Moeldoko Diam, Ruhut Sitompul: Demokrat AHY Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Ruhut Sitompul. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Politisi PDIP, Ruhut Sitompul memberikan kritikan tajam terhadap kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ia menyebut kader Demokrat AHY akhir-akhir ini terus mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Melalui akun Twitternya, Ruhut menyebut jika kader Demokrat AHY itu hanya bisa mengkritik saja. Ia bahkan menyebut kader Demokrat AHY sebagai tong kosong.

"Akhir-akhir ini kader-kader Partai Demokratnya AHY banyak banget ngebacotnya ke pemerintahan bapak Joko Widodo Presiden RI ke 7 'Tong kosong nyaring Bunyinya'," cuit Ruhut seperti dikutip oleh Suara.com, Sabtu (3/7/2021).

Tak sampai disitu, Ruhut juga membandingkan sikap kader Demokrat AHY dengan kader Demokrat versi Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Ruhut memuji sikap para kader Demokrat Moeldoko yang dinilai memiliki sikap lebih baik. Menurutnya, sikap kader Demokrat Moeldoko selalu diam dan tenang.

"Beda banget dengan kader-kader Partai Demokratnya Jenderal Pur DR M Moeldoko. Diam itu emas paten MERDEKA," puji Ruhut Sitompul.

Cuitan Ruhut Sitompul Puji Demokrat Moeldoko dan Kritik Demokrat Sah AHY. (Twitter/ruhutsitompul)
Cuitan Ruhut Sitompul Puji Demokrat Moeldoko dan Kritik Demokrat Sah AHY. (Twitter/ruhutsitompul)

Cuitan Ruhut ini telah di-retweet lebih dari 211 kali. Pandangannya soal kader Partai Demokrat itu juga langsung mendapatkan lebih dari 1.200 tanda suka.

Warganet juga langsung ramai mengomentari cuitan Ruhut itu dengan berbagai pandangan. Banyak yang mendukung sikap kader Demokrat AHY dan mengkritik tajam Ruhut.

Apalagi, pemerintah juga hanya mengakui Partai Demokrat AHY. Berbeda dengan Partai Demokrat Moeldoko yang tidak memiliki izin hingga dianggal ilegal.

baca juga

"Sudahlah bang jangan asyik dengan ide-ide politikus sendiri, rakyat sedang susah dan beban ekonomi rumah tangga makin berat. Kasih support dan semangat dong, di masa PPKM Darurat," tegur warganet.

"Maaf lae yaa. Demokrat sudah regenerasi dengan usia 20 tahun. Kalau tempat lae yang sekarnag sudah berapa ketua umumnya sejak berdiri? Ya Demokrat dan AHY memang hormat dengan yang senior dengan prinsip Tut Wuri Handayani. Kami kader-kader di darah diajar untuk setia dan no menjilat," komen warganet.

"Sebaiknya, ini sebaiknya lho ya, KSP Moeldoko sebaiknya silent dulu, diam dulu, sampai trust (kepercayaan) kepadanya membaik lagi," saran warganet.

"Partai Demokrat yang ada cuma kubu AHY kali ya yang sah, kok abang mulai kampanye kek gitu? Sebenarnya abang ngerti aturan apa gak?," kritik warganet.

"Titel sarjana hukum tapi tak bisa bedakan mana yang legal dan ilegal. Titel apa itu hut?," tanya warganet.

"Partai harus menjalankan fungsinya sebagai check and balancing supaya tercipta political equilibrium yang dinamis. Kalau hanya diam gak patenlah lae," jelas warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin PPKM Darurat, Pakar: Penanganan Pandemi Indonesia Berantakan

Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin PPKM Darurat, Pakar: Penanganan Pandemi Indonesia Berantakan

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 06:20 WIB

ICW Sebut Komisi Pemberantasan Korupsi Tumbang di Tangan Rezim Jokowi

ICW Sebut Komisi Pemberantasan Korupsi Tumbang di Tangan Rezim Jokowi

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 21:51 WIB

Viral Sopir Truk Ketiduran saat Nyetir di Jalan, Cewek Telepon Pacar Sampai 203 Jam

Viral Sopir Truk Ketiduran saat Nyetir di Jalan, Cewek Telepon Pacar Sampai 203 Jam

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 20:53 WIB

Demokrasi Berkedok Orde Baru, Isu Jabatan Tiga Periode Presiden Mencuat

Demokrasi Berkedok Orde Baru, Isu Jabatan Tiga Periode Presiden Mencuat

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 20:44 WIB

Mahasiswa Kritik Jokowi, Aktivis 98: Banyak Janji, Saatnya Ditagih

Mahasiswa Kritik Jokowi, Aktivis 98: Banyak Janji, Saatnya Ditagih

Sumut | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:19 WIB

BEM se-Jabodetabek Sentil BEM UI soal Kritikan The King of Lip Service

BEM se-Jabodetabek Sentil BEM UI soal Kritikan The King of Lip Service

Riau | Jum'at, 02 Juli 2021 | 17:14 WIB

Terkini

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:04 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:03 WIB

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Etika Pakai Smart Glasses di Ruang Publik, Ini Kata Komdigi

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Sering Diabaikan, Masalah Sepele pada Gigi Ternyata Bisa Merusak Sistem Pencernaan

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

Kasus Sutrimo Naik Penyidikan! Polisi Temukan Unsur Pidana di Balik Kejanggalan Kematian

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:43 WIB

×