Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin PPKM Darurat, Pakar: Penanganan Pandemi Indonesia Berantakan

Arief Apriadi, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 03 Juli 2021 | 06:20 WIB
Jokowi Tunjuk Luhut Pimpin PPKM Darurat, Pakar: Penanganan Pandemi Indonesia Berantakan
Petugas kampanye pakai masker sembari razia [Antara]

Suara.com - Pakar Sosiologi Bencana dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura Sulfikar Amir menilai lembaga penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia tidak terstruktur.

Sering bergonta-gantinya pimpinan untuk menangani masalah kesehatan global ini membuat Sulfikar menganggap langkah Indonesia melawan wabah masih berantakan.

Terbaru, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menjadi koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.

"Kalau kita lihat ini lembaga dan penanganan pandemi kita itu bisa dibilang sangat, saya mau bilang berantakan atau tidak terstruktur lah," ujar Sulfikar saat dihubungi Suara.com, Jumat (2/7/2021) malam

"Penunjukannya pun juga apa kata pak Jokowi saja, jadi tidak ada satu struktur yang stabil, atau yang sulit itu yang permanen gitu, sehingga tidak ada satu masalah yang menyelesaikan orang-orang yang sama," sambungnya.

Ia mencontohkan penanganan Covid-19 di Singapura dan Australia yang memiliki satu lembaga khusus Departemen Kesehatan.

Departemen Kesehatan, kata Sulfikar, bertanggungjawab penuh dan diberikan wewenang untuk mengambil tindakan terkait penanganan Covid-19

"Kalau kita lihat di Singapura, Australia, orang departemen kesehatan itu yang bertanggung jawab penuh dan mereka diberi wewenang yang sangat kuat untuk mengambil tindakan," kata Sulfikar.

Kondisi berkebalikan justru terjadi di Indonesia. Sosok yang memimpin penanganan Covid-19 berganti-ganti, sehingga bentuk penanganan pandemi jadi tidak pasti, kata Sulfikar.

baca juga

"Di Indonesia ya kita lihat sejak pandemi sampai sekarang itu, jadi gantian saja gitu dan itu yang membuat penanganan kita memiliki ketidakpastian yang tinggi," ucap dia.

Terkait penunjukan Luhut sebagai koordinator PPKM menggantikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Sulfikar menganggap hal itu mungkin bentuk dari kekecewaan Presiden Jokowi lantaran penanganan pandemi yang sejauh ini belum berjalan maksimal.

"Karena kalau kita lihat kemarin memang penunjukan itu terjadi karena Pak Jokowi juga sedikit kecewa dengan hasil dari Pak Airlangga, memang ada politik di sini," kata Sulfikar.

"Kita lihat apa Airlangga "disingkirkan" istilahnya ya untuk mengurus luar Jawa gitu dan pak Luhut yang pegang."

Sebelum digantikan Luhut, Airlangga sempat mengemukakan PPKM Darurat versinya sendiri. PPKM tersebut masih bersifat mikro tetapi ditambah kata "Darurat" di belakangnya.

"Memang kalau kita lihat ada dua versi yang beredar versi Airlangga dan Luhut dan saya sendiri aga lega ketika Pak Jokowi memililih PPKM Darurat karena lebih ketat memang," kata Sulfikar.

"Karena memang sangat aneh (PPKM Mikro Darurat versi Airlangga) masih ada mikronya, karena zonasi resiko itu sudah tidak relevan lagi di situasi sekarang dimana kasus sudah meledak dimana mana," sambungnya .

Lebih lanjut, Sulfikar menyebut seharusnya PPKM Darurat dilakukan selama empat minggu untuk menekan kasus Covid-19 di Indonesia.

"PPKM Darurat ini paling tidak 4 Minggu lah ya, 4 minggu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Hanya Jadi Penonton, Anies Minta Seluruh ASN DKI Bantu Penanganan Pandemi

Jangan Hanya Jadi Penonton, Anies Minta Seluruh ASN DKI Bantu Penanganan Pandemi

News | Sabtu, 03 Juli 2021 | 00:20 WIB

Tengah Dibahas, WNA Masuk Indonesia Wajib Tunjukkan Surat Vaksin Dosis Kedua

Tengah Dibahas, WNA Masuk Indonesia Wajib Tunjukkan Surat Vaksin Dosis Kedua

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 22:02 WIB

Sosiolog Sebut PPKM Darurat Jadi Momentum Pemerintah untuk Serius Tangani Covid-19

Sosiolog Sebut PPKM Darurat Jadi Momentum Pemerintah untuk Serius Tangani Covid-19

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 21:44 WIB

Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Nama Sandi Penjagaan Ketat Pintu Masuk-Keluar Jakarta

Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Nama Sandi Penjagaan Ketat Pintu Masuk-Keluar Jakarta

Otomotif | Jum'at, 02 Juli 2021 | 20:52 WIB

Haedar Nashir ke Aktivis Anti Covid-19 dan Vaksin: Di Mana Rasa Tanggung Jawab?

Haedar Nashir ke Aktivis Anti Covid-19 dan Vaksin: Di Mana Rasa Tanggung Jawab?

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 20:55 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×