Blok Politik Pelajar Serukan Pecat Jokowi dan Golput di Pilpres 2024

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Sabtu, 03 Juli 2021 | 16:20 WIB
Blok Politik Pelajar Serukan Pecat Jokowi dan Golput di Pilpres 2024
Presiden Jokowi. [SuaraSulsel.id / Sekretariat Presiden RI]

Suara.com - Blok Politik Pelajar menyuarakan pemecatan Presiden Joko Widodo serta jajarannya di Kabinet Indonesia Maju Jilid II. Pernyataan tersebut disampaikan, lantaran Pemerintahan Jokowi dianggap sama sekali tidak pernah mendengarkan aspirasi rakyat dalam sejumlah kebijakan pemerintah dan dianggap merugikan masyarakat.

Daffa dari Blok Politik Pelajar menyebut masyarakat tidak pernah didengar oleh pemerintah dalam setiap aksi demonstrasi untuk membatalkan sejumlah UU yang dianggap merugikan masyarakat. Seperti contoh Revisi UU KPK hingga Omnibus Law Cipta Kerja.

Ditambah, dengan penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia yang dianggap cukup lambat.

"Sudah saatnya kita tidak lagi malu-malu dalam mendengungkan seruan pemecatan Presiden Jokowi beserta jajaran-jajarannya," katanya dalam konferensi persnya melalui daring bertema Tidak Usah Malu-Malu, Saatnya Pecat Jokowi!! pada Sabtu (3/7/2021).

Dia mengatakan Indonesia menempatkan posisi 102 dari 172 di Indeks Persepsi Korupsi (IPK). Apalagi, ditambah kasus korupsi bantuan sosial Covid-19 oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara yang terjadi di saat pandemi  dan seharusnya disalurkan ke masyarakat yang sangat memerlukan bantuan.

Pun persoalan tersebut ditambah kesenjangan yang terus meluas, karena satu persen orang kaya menguasai 49 persen kekayaan negara.

"Pantas saja, negara cukup pelit untuk menjamin akses pendidikan dan kesehatan yang gratis. Pandemi Covid-19 seharusnya menjadi babak akhir dari kepercayaan masyarakat terhadap Jokowi. Kesehatan anda tidak pernah diprioritaskan sejak awal," katanya.

Dia juga menambahkan, Jokowi bertanggungjawab atas 2,16 juta kasus Covid-19 yang terdeteksi dan  bertanggung jawab atas terbunuhnya 1.026 tenaga kesehatan. 

"Selama Jokowi masih duduk di Istana Presiden, Pandemi Covid-19 tidak akan berakhir di Indonesia," ucap Daffa

baca juga

Menurutnya, penerapan PPKM Darurat yang kini dilakukan pemerintah pusat, hanya untuk melindungi sektor-sektor ekonomi, investor dan juga pembangunan jalan tol yang terus digaungkan oleh Jokowi.

"Apabila benar Jokowi peduli, harusnya dia membiayai tes Covid-19, memberikan bantuan sosial yang layak, mensosialisasikan penyakit dengan baik, atau sudah melaksanakan PPKM sejak jauh-jauh hari," katanya.

Dia juga menyebut, Jokowi bukan negarawan, bapak pembangunan, reformis ataupun bukan pancasilais.

"Dia hanya ada untuk memuluskan langkah-langkah orang kaya untuk semakin memperkaya diri. Melalui mengubah aturan masuk ke permainan, membuat lawan cedera, mengubah aturan main, dan akhirnya mengganti wasit sesuai dengan keinginan," ujarnya.

Maka itu, Daffa berharap masyarakat tak perlu lagi percaya dengan langkah pemerintah dalam setiap kebijakan-kebijakan yang diambil Jokowi.

"Sudah seharusnya kita tidak percaya lagi dengan tindakan dan omongan beliau. Sekali lagi, sudah saatnya kita menuntut pemecatan Jokowi. Warisan reformasi telah sirna, demokrasi dihabisi, rakyat dibodohi, dan tidak becus dalam menangani permasalahan nasional," ujarnya.

Daffa pun mengajak masyarakat untuk golput pada pemilu presiden 2024 mendatang. Sebab, kata Daffa, memilih partai mana pun, sama saja memilih orang kaya atau memilih aktor otorirter.

 "Anda memilih orang yang tidak peduli nasib anda. Elite politik selalu takut dengan narasi golput, sudah saatnya hal tersebut direalisasikan. Dan jangan lupa, jangan mau dibodoh-bodohi oleh narasi orang baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik BEM UI, Mahasiswa NTT Juluki Jokowi "Bapak Pembangunan Indonesia"

Kritik BEM UI, Mahasiswa NTT Juluki Jokowi "Bapak Pembangunan Indonesia"

Sulsel | Sabtu, 03 Juli 2021 | 15:52 WIB

ICW Sebut Komisi Pemberantasan Korupsi Tumbang di Tangan Rezim Jokowi

ICW Sebut Komisi Pemberantasan Korupsi Tumbang di Tangan Rezim Jokowi

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 21:51 WIB

Demokrasi Berkedok Orde Baru, Isu Jabatan Tiga Periode Presiden Mencuat

Demokrasi Berkedok Orde Baru, Isu Jabatan Tiga Periode Presiden Mencuat

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 20:44 WIB

Terkini

Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan

Temuan 'Apartemen' Lapas Cibinong Bikin Meradang, DPR Minta Usut Dugaan CCTV Sengaja Dimatikan

Bogor | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Mazda Kenalkan Mobil Listrik 300 Jutaan, Bikin Hyundai Ioniq 5 Ketar-ketir

Mazda Kenalkan Mobil Listrik 300 Jutaan, Bikin Hyundai Ioniq 5 Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Listyo Ungkap Alasan Tak Dampingi Suyudi Fit and Proper Test di DPR

Listyo Ungkap Alasan Tak Dampingi Suyudi Fit and Proper Test di DPR

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Tiba di Istana Dudung Jawab Peluang Jadi Menko Polkam: Mudah-mudahan Insya Allah

Tiba di Istana Dudung Jawab Peluang Jadi Menko Polkam: Mudah-mudahan Insya Allah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Sinopsis The Melody of Love, Dracin Li Yi Tong dan Chen Xin Hai di WeTV

Sinopsis The Melody of Love, Dracin Li Yi Tong dan Chen Xin Hai di WeTV

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Penjualan Mobil Listrik Terus Melonjak Besarnya Peran Industri Komponen Lokal Mulai Disorot

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Apakah Korban Keracunan MBG Bisa Menuntut Jalur Hukum? Ini Hak dan Langkahnya!

Apakah Korban Keracunan MBG Bisa Menuntut Jalur Hukum? Ini Hak dan Langkahnya!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

Pasok Protein Nila dan Patin untuk Program MBG, Bandar Lampung Berburu Lahan 1.000 Meter

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:06 WIB

Bahlil Merapat ke Istana, Benarkah Bakal Pegang Dua Jabatan Sekaligus?

Bahlil Merapat ke Istana, Benarkah Bakal Pegang Dua Jabatan Sekaligus?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Saatnya Algoritma Media Sosial Turut Bertanggung Jawab Mitigasi Bencana

Saatnya Algoritma Media Sosial Turut Bertanggung Jawab Mitigasi Bencana

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×