Viral Warga Kebumen yang Isoman Pasang Bendera Merah Putih, Ada Filosofi di Baliknya

Reza Gunadha, Ruth Meliana Dwi Indriani

Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:36 WIB
Viral Warga Kebumen yang Isoman Pasang Bendera Merah Putih, Ada Filosofi di Baliknya
Viral Warga Kebumen Yang Isoman Pasang Bendera Merah Putih. (Instagram/@polreskebumen)

Suara.com - Cara unik warga Desa Jeruk Agung, Kecamatan Klirong, Kebumen saat menjalani isolasi mandiri (isoman) menjadi viral. Mereka yang positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri akan mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah.

Hal ini dibagikan oleh akun Instagram Polres Kebumen yang membagikan video keunikan warga tersebut. Hingga berita ini dibuat, video mengenai cara unik isoman warga Desa Jeruk Agung itu telah disaksikan hmapir 2.000 kali.

Dalam keterangan video, warga memasang bendera Merah Putih sebagai tanda untuk menunjukkan jika ada yang positif Covid-19 di rumah itu. Cara ini dilakukan untuk mengingatkan warga sekitar dan menjaga keamanan bersama agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

Langkah mengibarkan bendera Merah Putih itu sendiri dilakukan sebagai bentuk penyemangat juga. Apalagi, desa tersebut tengah dihantam dengan kasus Covid-19 yang cukup tinggi. Sekitar 44 warga sudah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Ternyata langkah tersebut memiliki filosofi kebangsaan yang tinggi di tengah pandemi Covid-19, setelah 44 warganya dinyatakan positif," tulis Polres Kebumen dalam caption Instagram seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (9/7/2021).

Viral Warga Kebumen Yang Isoman Pasang Bendera Merah Putih. (Instagram/@polreskebumen)
Viral Warga Kebumen Yang Isoman Pasang Bendera Merah Putih. (Instagram/@polreskebumen)

Camat Klirong, Wawan Sujaka turut meninjau proses isoman di Desa Jeruk Agung. Ia menjelaskan pemasangan bendera memiliki makna mendalam sebagai warga negara yang tengah dihantam badai corona.

Selain itu, fungsi mengibarkan bendera Merah Putih dilakukan untuk membangkitkan semangat jiwa nasionalisme, baik bagi warga yang menjalani isolasi mandiri maupun warga sekitar yang sehat.

"Pemasangan bendera ini seperti kita ketahui bahwa pandemi ini, penularan ini meluas karena orang tidak peduli antara satu orang dengan orang lain. Sehingga harus kita bangkitkan semangat jiwa nasionalismenya. Bagi yang isoman kalau mereka melanggar, mereka bisa melihat bendera ini. Berarti saya akan membahayakan saudaranya, bangsanya." jelas Wawan dalam video.

"Begitu juga orang yang diluar, ketika melihat bendera merah putih ini mereka akan sadar bahwa ini adalah bangsanya, bagian dari warganya yang harus ditolong. Jadi semangat merah putih harus kita tumbuhkan untuk menyelamatkan bangsa ini (dari virus corona)," lanjutnya.

baca juga

Alasan itu tentunya cukup beralasan. Pasalnya, orang yang sedang menjalani isoman juga sedang dalam proses perjuangan menyelamatkan bangsa dan sekitar agar virus corona tidak meluas.

Sementara itu, Satgas Penanganan Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Desa Jeruk Agung, Agus mengatakan pihaknya juga telah menyiapkan tempat karantina dan isolasi bagi warga setempat yang positif Covid-19.

Nantinya, kebutuhan warga yang menjalani isolasi akan ditanggung oleh Satgas Jogo Tonggo. Senada dengan camat, Agus mengatakan ini juga bentuk nasionalisme warga di tengah badai virus corona.

"Satgas menyiapkan kebutuhan warga yang sedang isolasi melalui royong Jogo Tonggo. Gotong royong berupa memberi uang atau dalam bentuk makanan," jelas Agus.

Khusus isolasi terpusat, Satgas menyiapkan logistik dapur umum. Selanjutnya, ibu-ibu warga setempat akan memasak setiap hari untuk dibagikan kepada warga yang sedang isoman.

Cara unik isoman yang dilakukan oleh Desa Jeruk Agung itu juga mendapat dukungan dari Muspika Kecamatan Klirong. Kapolsek Klirong Iptu Sugiyanto mengungkapkan, patroli sinergitas bersama TNI terus ditingkatkan untuk mengingatkan warga agar selalu Protokol Kesehatan.

Begini Langkah-langkah Isolasi Mandiri di Rumah!

Banyak orang mungkin masih bingung mengenai hal-hal yang harus dilakukan ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Terutama, bila Anda harus isolasi mandiri karena gejala infeksi virus yang ringan atau tanpa gejala.

Tapi, isolasi mandiri karena infeksi virus corona Covid-19 tanpa gejala tau gejala ringan tak hanya sekadar berdiam diri atau istirahat di rumah. Isolasi mandiri juga salah satu tindakan pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan ke orang lain dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menghimbau orang-orang yang merasa tidak enak badan dan mendapatkan hasil positif antigen tidak perlu terburu-buru dan memaksakan diri datang ke rumah sakit.

Berikut ini, langkah-langkah isolasi mandiri di rumah:

  1. Pastikan ventilasi dan pencahayaan tempat isolasi baik.
  2. Gunakan alat pribadi, dari alat makan, minum dan peralatan mandi.
  3. Patuhi protokol kesehatan, dari jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.
  4. Pisahkan baju kotor Anda dan anggota keluarga di rumah, bila Anda tinggal di rumah.
  5. Tidurlah di kamar terpisah.
  6. Gunakan kamar mandi, bila tidak lakukan disinfeksi rutin.
  7. Kelola sampah pribadi Anda dengan hati-hati.
  8. Hindari kontak dengan orang dan tidak berpergian, baik orang lain di luar rumah maupun yang tinggal serumah.
  9. Bersihkan ruangan isolasi dengan disinfektan secara berkala
  10. Pantau gejala Anda setiap hari dan koordinasikan dengan puskesmas
  11. Pastikan Anda dan orang lain yang tinggal seatap tetap patuh protokol kesehatan, terutama jika ada yang merawat.
  12. Lapor petugas medis bila kondisi semakin parah

Selain langkah-langkah di atas, Anda juga harus memastikan pola makan dan gaya hidup Anda cukup baik selama masa isolasi mandiri. Karena, gaya hidup sehat dan konsumsi beberapa vitamin bisa membantu penyembuhan, antara lain:

  1. Olahraga ringan
  2. Berjemur setiap pagi
  3. Konsumsi makanan tinggi protein
  4. Konsumsi vitamin C, D dan zinc
  5. Tidur yang cukup dan jangan begadang

Video yang menjadi viral di Instagram ini bisa disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usulan Halaman DPR jadi RSD Covid, NasDem: Kalau Cuma Emosional Bisa jadi Bencana Baru

Usulan Halaman DPR jadi RSD Covid, NasDem: Kalau Cuma Emosional Bisa jadi Bencana Baru

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:14 WIB

Lagi, Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diapresiasi WTM Kondisi Keuangan Membaik

Lagi, Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diapresiasi WTM Kondisi Keuangan Membaik

Bisnis | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:12 WIB

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSUD Lubukbasung Tambah 15 Tempat Tidur

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSUD Lubukbasung Tambah 15 Tempat Tidur

Sumbar | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:11 WIB

Simak, Ini Cara Situs E-commerce Patuhi Aturan Harga Eceran Tertinggi Obat Covid-19

Simak, Ini Cara Situs E-commerce Patuhi Aturan Harga Eceran Tertinggi Obat Covid-19

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:07 WIB

Ketua DPR Minta Kepala Daerah Terbuka Soal Data Covid-19

Ketua DPR Minta Kepala Daerah Terbuka Soal Data Covid-19

DPR | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:03 WIB

Viral Aksi Ibu-ibu Belanja Sayur Pakai HT, Tukang Auto Nyeletuk Kebingungan

Viral Aksi Ibu-ibu Belanja Sayur Pakai HT, Tukang Auto Nyeletuk Kebingungan

News | Jum'at, 09 Juli 2021 | 14:06 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×