Mendikbudristek Ajak Mahasiswa Hadirkan Solusi dan Inovasi Berbasis Teknologi

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Jum'at, 16 Juli 2021 | 22:00 WIB
Mendikbudristek Ajak Mahasiswa Hadirkan Solusi dan Inovasi Berbasis Teknologi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim mendorong mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan di bidang teknologi agar menghadirkan terobosan dan solusi berbasis teknologi bagi masyarakat.

Pria yang akrab disapa mas Nadiem itu ingin semakin banyak mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari luar Jawa, dapat mengikuti program Bangkit yang sejalan dengan semangat Kampus Merdeka.

“Kita ingin menjadi suatu agregator dengan platform daring sehingga semua mahasiswa dari seluruh Indonesia bisa mencoba masuk dan punya peluang yang sama untuk masuk ke setiap program-program seperti ini (Bangkit). Itu sangat penting untuk kita, yaitu memberikan kemerdekaan akses," tutur Nadiem pada acara Kelulusan Program Bangkit Tahun 2021, Kamis (15/7/2021) secara daring di Jakarta.

Menurut Nadiem, inovasi berbasis teknologi akan membuat lompatan besar dan menjadikan Indonesia menjadi pemain global yang tangguh di masa depan.

Saat ini, terdapat beberapa program unggulan Kampus Merdeka yang didorong oleh Kemendikbudristek, antara lain magang bersertifikat dan studi independen. Program Bangkit masuk di dalam kategori studi independen.

“Ini benar-benar dioperasikan oleh institusi-institusi di luar kampus, seperti perusahaan dan NGO (non government organization). Kita juga mengakomodasi 20.000 anak yang akan melakukan pertukaran mahasiswa domestik, jadi pindah pulau dan pindah universitas selama satu semester untuk membangun kebinekaan. Kemudian, 2.000 anak kita kirim ke luar negeri selama satu semester untuk melakukan pertukaran mahasiswa asing selama satu semester melalui pembiayaan dari LPDP,” jelas Nadiem.

Pada kesempatan tersebut, Nadiem mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah lulus program Bangkit 2021.

“Anda beruntung sekali bisa masuk dalam program ini karena program ini adalah salah satu program yang banyak diminati mahasiswa. Tentunya, program ini akan terus berjalan setiap tahun. Untuk itu, kepada teman-teman tolong sebarkan program Merdeka Belajar ini, jadilah salah satu penggerak Merdeka Belajar di kampus,” ajaknya.

Tidak lupa, Nadiem mengingatkan agar para lulusan program Bangkit dapat terus berkarya dan tidak takut mengambil risiko.

“Semua kemajuan harus ada kompenen risikonya. Jadi, teman-teman generasi baru pada saat Anda keluar dari program Bangkit sadarilah itu dan sebarkan ilmu yang dimiliki kepada sesama. Serta kemauan untuk mengambil risiko, mencoba hal-hal yang baru, banyak bertanya, banyak mencoba, dan banyak berkarya,” tambah Nadiem.

Sementara itu, William Florance, Education Program Lead di Google untuk wilayah Asia Pasifik mengatakan tingkat kelulusan program Bangkit pada tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 ketika Bangkit pertama kali diluncurkan dengan peserta hanya 300 siswa.

“Tingkat kelulusan ini sangat luar biasa dan jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Terlebih lagi karena kurikulum tahun ini juga jauh lebih menuntut dibanding tahun lalu. Ini merupakan bukti betapa mahasiswa Indonesia punya motivasi yang sangat tinggi ketika diberi kesempatan untuk maju ke tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Salah satu alumni program Bangkit 2021, Abid Juliant Indraswara yang merupakan mahasiswa Universitas Tidar, Magelang mengaku gembira dan bersyukur bisa mengikuti program yang dinilainya bergengsi itu. Peserta bidang Machine Learning ini merasa banyak belajar dan menemukan wawasan untuk pengembangan diri di masa depan.

"Dalam waktu dekat ini yang jelas saya ingin meraih sertifikasi dari Google agar saya bisa menjadi machine learning specialist, terlebih di bidang data science. Ke depannya saya ingin membangun startup di dunia pertanian yang mengembangkan teknologi berbasis AI (artificial intelligence)," ungkap Abid kepada Nadiem.

Para Mahasiswa yang menjadi peserta program Bangkit mengikuti pelatihan sekitar 18 minggu sejak Februari 2021. Kemudian, pada akhir masa studi akan dipilih 15 tim proyek akhir untuk mendapatkan pengembangan lebih lanjut termasuk hibah inkubasi dan dukungan dari perguruan tinggi yang menjadi mitra program.

Peserta yang menyelesaikan program akan mendapatkan pengakuan hingga 20 SKS sesuai ketentuan universitas masing-masing. Setelah menyelesaikan program, peserta akan diundang ke bursa kerja virtual, di mana mereka akan mendapatkan akses peluang kerja eksklusif ke berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MyPolice, Aplikasi Pemantau Laka Lantas Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

MyPolice, Aplikasi Pemantau Laka Lantas Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya

Otomotif | Jum'at, 16 Juli 2021 | 18:26 WIB

Demo Mahasiswa Tolak PPKM Mikro di Ambon Dibubarkan Polisi

Demo Mahasiswa Tolak PPKM Mikro di Ambon Dibubarkan Polisi

News | Jum'at, 16 Juli 2021 | 15:44 WIB

Pembuatan Peta Potensi Desa Sengguruh oleh Mahasiswa KKN UM

Pembuatan Peta Potensi Desa Sengguruh oleh Mahasiswa KKN UM

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 21:10 WIB

Survei: Kuliah Daring Punya Kelebihan Di Mata Mahasiswa, Apa Itu?

Survei: Kuliah Daring Punya Kelebihan Di Mata Mahasiswa, Apa Itu?

Lifestyle | Kamis, 15 Juli 2021 | 19:03 WIB

Kritik Pemerintah Soal Penanganan Pandemi, Aliansi Mahasiswa UGM Berkirim Berita Duka Cita

Kritik Pemerintah Soal Penanganan Pandemi, Aliansi Mahasiswa UGM Berkirim Berita Duka Cita

Jogja | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:17 WIB

Polisi Bubarkan Aksi dan Tangkap 23 Mahasiswa Uncen Papua

Polisi Bubarkan Aksi dan Tangkap 23 Mahasiswa Uncen Papua

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 15:36 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB