Penjelasan Luhut Soal Penanganan Covid-19 hingga Keputusan PPKM Darurat

Bangun Santoso

Selasa, 20 Juli 2021 | 12:29 WIB
Penjelasan Luhut Soal Penanganan Covid-19 hingga Keputusan PPKM Darurat
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali. (Youtube)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pengambilan keputusan dan perencanaan dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan menerapkan PPKM Darurat selalu melibatkan banyak pihak termasuk akademisi dari berbagai kampus.

Hal itu disampaikan Luhut dalam diskusi virtual bersama relawan Covid-19 dan tokoh publik di Jakarta, Senin (19/7/2021).

"Ini semua, kami mendengarkan banyak orang. Kami mendengarkan guru besar FK UI, asosiasi profesi kedokteran, Universitas Airlangga, UGM, dan lainnya," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Luhut menegaskan dalam situasi saat ini, ada beberapa hal yang secara garis besar yang perlu diketahui dan dipahami oleh publik atau masyarakat luas.

Pertama dan yang menjadi poin kunci, yaitu penanganan di hulu di mana masyarakat perlu patuh pada protokol kesehatan. Sementara poin kedua, yakni pemenuhan kebutuhan oksigen, obat, tenaga kesehatan (nakes), tempat tidur, serta vaksinasi.

Luhut mengungkapkan pihaknya sengaja membuat forum diskusi virtual ini dengan mengajak relawan Covid-19, tokoh publik, dan pihak lainnya untuk memberikan masukan serta saran yang solutif guna berkontribusi menangani pandemi Covid-19 yang saat ini melanda.

Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali itu juga menekankan bahwa pemerintah akan terus berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik dalam penanggulangan pandemi ini.

Ia juga berharap semua pihak mau ikut serta dan membantu pemerintah serta mengajak masyarakat untuk tetap taat protokol kesehatan.

"Percayalah kita bikin yang terbaik, kita bisa lakukan. Pasti ada kurangnya tapi dengan masukan teman-teman sekalian saya sangat apresiasi sekali," pungkas Luhut.

baca juga

Dalam kesempatan sama, tokoh dari Gusdurian Alissa Wahid mengapresiasi permintaan maaf Luhut beberapa hari lalu terkait evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat yang dinilai belum maksimal menekan angka penularan Covid-19.

"Ini yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat," ujarnya.

Alissa juga menyampaikan dalam menanggulangi pandemi Covid-19, utamanya pada PPKM Darurat ini, pelibatan tokoh publik dan tokoh agama sangatlah penting dilakukan guna mengajak masyarakat peduli dan mau mencegah penularan virus. Salah satu cara yang digalakkan pemerintah saat ini ialah vaksinasi secara menyeluruh.

"Usul kami pelibatan tokoh agama dan publik. Ini belum terlibat maksimal. Di kampung-kampung, pendekatan tokoh agama kepada masyarakat perlu dilakukan," tambah Alissa Wahid.

Sementara itu, relawan Lapor Covid-19 Iqbal Elyazar mengatakan hal yang paling penting dan utama dilakukan ialah penggunaan wajib masker oleh masyarakat. Ia memandang hal itu sangat fundamental dan punya peran besar bagi seseorang agar tidak terpapar virus.

Menurut Iqbal, pemakaian masker perlu terus didorong ke depan, termasuk ketika mengambil kebijakan atau imbauan.

"Pertama, gerakan wajib menggunakan masker, seperti Presiden sudah sampaikan terkait ini. Virus enggak peduli variannya, jadi yang penting itu maskernya. Pemakaian masker kita hanya 30 persen, ini yang disampaikan badan kesehatan dunia," kata Iqbal. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Transplantasi Kotoran Manusia Bisa Obati Covid-19?

Benarkah Transplantasi Kotoran Manusia Bisa Obati Covid-19?

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:27 WIB

Luhut Soal PPKM Darurat: Percayalah Kita Bikin yang Terbaik, Kita Bisa Lakukan

Luhut Soal PPKM Darurat: Percayalah Kita Bikin yang Terbaik, Kita Bisa Lakukan

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:20 WIB

RSUD Belum Sediakan Ruang Operasi Khusus Pasien Covid-19, Nakes Jadi Lebih Rentan Tertular

RSUD Belum Sediakan Ruang Operasi Khusus Pasien Covid-19, Nakes Jadi Lebih Rentan Tertular

Batam | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:16 WIB

Satgas Kewalahan, Relawan Karang Taruna di Yogya Bantu Tangani Covid-19

Satgas Kewalahan, Relawan Karang Taruna di Yogya Bantu Tangani Covid-19

Jogja | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:07 WIB

Fakta Sebenarnya Terkait Video Viral UAS Terbaring di RS dan Dikabarkan Meninggal

Fakta Sebenarnya Terkait Video Viral UAS Terbaring di RS dan Dikabarkan Meninggal

Jatim | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:58 WIB

Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Penerbangan Domestik Masa PPKM Darurat

Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Penerbangan Domestik Masa PPKM Darurat

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:54 WIB

Perangi Kartel, Jusuf Hamka Akan Gratiskan Kremasi Jenazah Covid-19 Warga Tak Mampu

Perangi Kartel, Jusuf Hamka Akan Gratiskan Kremasi Jenazah Covid-19 Warga Tak Mampu

Kalbar | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:51 WIB

Terkini

Duduk Perkara Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026 Bukan karena Positif Doping

Duduk Perkara Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026 Bukan karena Positif Doping

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 17:08 WIB

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:06 WIB

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

Presiden Serbia Aleksandar Vucic Mengundurkan Diri

Video | Selasa, 29 September 2026 | 17:05 WIB

Bappisus: Hasil Investigasi Temuan di Lapas Cibinong Selesai Jumat Ini

Bappisus: Hasil Investigasi Temuan di Lapas Cibinong Selesai Jumat Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:02 WIB

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Jantung Bisa Bermasalah Tanpa Gejala, Kenali Tanda yang Tak Boleh Diabaikan

Health | Selasa, 29 September 2026 | 17:01 WIB

10 Hari Menikah, Aktor Kentaro Sakaguchi Dilaporkan Berselisih dengan Istri

10 Hari Menikah, Aktor Kentaro Sakaguchi Dilaporkan Berselisih dengan Istri

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:00 WIB

Skandal Pebulutangkis Cantik Thailand Pitchamon Opatniputh Terancam Hukuman 2 Tahun

Skandal Pebulutangkis Cantik Thailand Pitchamon Opatniputh Terancam Hukuman 2 Tahun

Sport | Selasa, 29 September 2026 | 16:58 WIB

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

'Kayak ke Salon Ada Before-After', Bappisus Cium Kejanggalan Beda Temuan di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 16:57 WIB

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

John Herdman Tak Mau Larut Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia, Bangladesh Jadi Target Berikutnya

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

×