Kesadaran Bermasker di Desa Menurun, Gus Halim Kembali Ingatkan Kepala Desa

Rabu, 21 Juli 2021 | 08:08 WIB
Kesadaran Bermasker di Desa Menurun, Gus Halim Kembali Ingatkan Kepala Desa
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar. (Dok: Kemendes PDTT)

Suara.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta kepala desa, agar lebih giat mensosialisasikan pentingnya menggunakan masker untuk mencegah penularan Covid-19.

Halim Iskandar, atau yang disapa Gus Menteri mengakui, penggunaan masker di masyarakat desa mulai menurun, sehingga menyebabkan penularan Covid-19 di desa semakin meningkat dan masif.

"Berkali-kali bapak presiden memberikan gambaran betapa protokol kesehatan, utamanya pemakaian masker. Nah ini, di desa, menurut saya ada penurunan," katanya, saat menjadi narsum di Klik Indonesia Petang TVRI, Selasa (20/07/2021).

Halim Iskandar kembali menegaskan, agar seluruh warga desa untuk laksanakan protokol kesehatan drngan ketat seperti selalu memakai masker, mencuci pakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta kurangi mobilitas atau interaksi.

Lebih lanjut, Halim Iskandar menjelaskan perihal pemanfaatan dana desa tahun anggaran 2021. Menurutnya, ada tiga hal yang harus menjadi fokus kepala desa dalam memanfaatkan dana desa, salah satunya BLT Dana Desa.

"Ini harus betul-betul dioptimalkan dan tidak boleh kurang dari tahun 2021 yang mencapai kurang lebih delapan juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bahkan di daerah tertentu bisa naik dari tahun sebelumnya," imbuh dia.

Selanjutnya, dana desa harus digunakan untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Menteri Halim punya target, minimal dana desa yang digunakan untuk PKTD mencapai Rp16 triliun, atau sama dengan tahun sebelumnya, dengan harapan menyerap tenaga kerja di desa yang terdampak Covid-19.

Terakhir, Abdul Halim meminta dana desa agar difokuskan untuk Desa Aman Covid-19, yaitu mencegah penularan Covid-19, dengan cara memaksimalkan  Pos Jaga Gerbang Desa yang telah disiapkan oleh desa sejak tahun 2020.

Pos jaga itu, kata dia, berfungsi untuk memantau pergerakan warga desa, baik warga desa dari dalam yang mau keluar maupun warga yang datang dari luar wilayah desa termasuk warga desa dari rantau.

Baca Juga: Program Indonesia Spice Up the World, Kementerian PDTT Siap Dukug BUMDes

"Ini harus ditingkatkan karena terbukti saat efektif menahan laju penyebaran Covid-19 di desa tahun 2020," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI