Mahfud MD dan Ganjar Ajak Masyarakat Jateng Berkolaborasi Tingkatkan Prokes Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 31 Juli 2021 | 23:16 WIB
Mahfud MD dan Ganjar Ajak Masyarakat Jateng Berkolaborasi Tingkatkan Prokes Covid-19
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kompak mengajak masyarakat tingkatkan Prokes. (Foto dok Humas Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (Menko Polhukam) Mahfud MD bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kompak mengajak masyarakat Jateng untuk saling bekerjasama tingkatkan disiplin protokol kesehatan.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat termasuk para tokoh agama setempat juga bisa ikut mendukung upaya pemerintah termasuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Itu ditegaskan Mahfud dalam Silaturrahim Virtual Menko Polhukam, Menteri Agama, BNPB, Gubernur Jateng dengan Alim Ulama, Pengasuh Ponpes, Pimpinan Ormas Lintas Agama, dan Forkopimda se-Jawa Tengah, Sabtu (31/7/2021).

"Kita perlu dukungan dan perantara alim ulama, pengasuh pondok pesantren, pimpinan agama untuk mendukung peningkatan implementasi kesehatan dan percepatan vaksinasi pada masyarakat," ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/7/2021).

Mahfud mengatakan untuk memperkuat kolaborasi harus bekerja secara kolektif berdasarkan kesadaran bersama adalah langkah yang cukup efektif.

"Tidak bisa juga ormas-ormas keagamaan dan berbagai kekuatan masyarakat dibiarkan bekerja sendiri, mari kolaborasinya diperkuat," kata dia.

Kemudian, Mahfud juga menyinggung soal adanya hoaks yang mempengaruhi ketidakpatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Karena itu ia menilai perlu adanya pendekatan budaya dan personal.

"Poinnya kita akan bekerjasama, saya akan memfollow up semua masukan, terkait dengan hoaks media sosial. Mari kita bekerjasama," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan tren kasus Covid-19 di wilayahnya menurun dalam beberapa hari ke belakang. Kendati demikian ia tetap menegaskan kalau penularan Covid-19 belum selesai dan masih membahayakan.

baca juga

Karena itu ia mengajak masyarakat Jateng tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kabar terakhir dari Jateng, hasil pemeriksaan hampir semua yang dites variannya adalah delta. Artinya semua punya potensi terpapar. Mulai kita temui juga tanpa gejala. Di statistik Yang meninggal siapa kok Jateng banyak sekali? yang pertama sudah sepuh, kedua yang punya komorbid, yang ketiga yang belum divaksin, keempat yang terlambat melapor," ujar Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar juga menerangkan terkait penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Tengah. Kata Ganjar, setidaknya masyarakat di wilayahanya dapat dikategorikan dalam tiga kelompok. Kelompok pertama itu yang sangat berlebihan ketika mempercayai Covid-19, sampai akhirnya merasakan keluhan lain karena mengonsumsi semua minuman yang dianggapnya bisa menangkis penularan Covid-19.

Kemudian kelompok dua ialah yang rasional di mana mereka memahami adanya 5M. Menurut Ganjar 5M itu kini diringkas menjadi 1M atau 'Manut' saja. Sementara untuk kelompok ketiga ialah yang tidak percaya dengan adanya Covid-19.

"Ketiga ini kelompok yang tidak percaya, mengatakan ini konspirasi bahkan disampaikan pada publik," ungkapnya.

Dalam lesempatan yang sama, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan kalau setiap peristiwa ada hikmahnya, termasuk cobaan pandemi Covid-19 yang sedang menimpa seluruh umat manusia.

"Pandemi ini memang cobaan, tapi di saat yang sama pandemi ini juga mengajarkan kita untuk peduli sesama dan memperkuat solidaritas sosial,' ujar Yaqut Cholil Qoumas yang biasa disapa Gus Yaqut ini.

Menurut Gus Yaqut, menghadapi pandemi tidak bisa diselesaikan head to head, tetapi semua elemen masyarakat harus bersatu, khususnya pemerintah, masyarakat dan tokoh agama.

"Kita tahu banyak yang terpapar itu teman, sahabat, guru kita, orang yang kita cintai. Tentu kita tidak bisa membiarkan atau secara sembunyi egois melawan pandemi ini. kita harus bersama-sama baik itu masyarakat, tokoh agama, maupun pemerintah. Tidak bisa kita selesaikan head to head satu lawan satu, harus kita keroyok bersama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Tantangan Gubernur Ganjar, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Peningkat Imun

Jawab Tantangan Gubernur Ganjar, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Peningkat Imun

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:42 WIB

Gubernur Ganjar Apresiasi Aksi Mahasiswa Polines yang Borong Makanan PKL di Masa Pandemi

Gubernur Ganjar Apresiasi Aksi Mahasiswa Polines yang Borong Makanan PKL di Masa Pandemi

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 22:23 WIB

Mahfud MD: Saya Tak Pernah Lapor ke Presiden Adanya Obat Covid-19 Hasil Bertapa

Mahfud MD: Saya Tak Pernah Lapor ke Presiden Adanya Obat Covid-19 Hasil Bertapa

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 20:44 WIB

Ganjar Pranowo Apresiasi Mahasiswa yang Bergerak Bantu Penanganan Covid-19

Ganjar Pranowo Apresiasi Mahasiswa yang Bergerak Bantu Penanganan Covid-19

News | Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:01 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:21 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Alas Setrika Uap yang Tersumbat Kerak Air?

Bagaimana Cara Membersihkan Alas Setrika Uap yang Tersumbat Kerak Air?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:20 WIB

Pertamax Turbo Panaskan Final MotoPrix 2026 di Mijen Semarang

Pertamax Turbo Panaskan Final MotoPrix 2026 di Mijen Semarang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 11:17 WIB

Panas Laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Polda Metro Jaya Terjunkan 2.373 Personel di SUGBK

Panas Laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Polda Metro Jaya Terjunkan 2.373 Personel di SUGBK

News | Senin, 28 September 2026 | 11:15 WIB

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

BEI Keluarkan 92 Saham dari Papan Pemantauan Khusus, 42 Masih Bertahan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:11 WIB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:10 WIB

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Siap Selebrasi di GBK! Bomber Malaysia Sesumbar Ingin Jebol Maarten Paes atau Emil Audero

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:09 WIB

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

7 Cara Membasmi Kecoa di Kamar Mandi, Ampuh dan Tidak Bikin Balik Lagi

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:08 WIB

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Husniah Talenrang Unggah Foto Ziarah ke Makam Anak

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:07 WIB

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Digelar, Libatkan Lebih Dari 150 UMKM Binaan

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 11:02 WIB

×