Disimpan dalam Patung, Polisi Bongkar Penyelundupan 16 Kg Sabu Asal Afrika

Erick Tanjung | Muhammad Yasir | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:56 WIB
Disimpan dalam Patung, Polisi Bongkar Penyelundupan 16 Kg Sabu Asal Afrika
Rilis Polda Metro Jaya kasus penyelundupan narkoba jenis sabu asal Afrika Selatan, Rabu (4/8/2021). [Suara.com/Yasir]

Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba atau Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat penyelundup narkoba jenis sabu asal Afrika Selatan. Para pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menyimpan sabu seberat 16 kilogram tersebut di dalam patung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyelundupan ini berhasil digagalkan atas kerjasama dengan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada 30 Juli 2021 lalu. Barang haram tersebut rencananya hendak diantar kepada seseorang berinisial SL di Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.

"Dikirim dari Mozambique, Afrika Selatan, yang setelah diperiksa di dalam patung-patung tersebut berisi narkotika jenis sabu seberat total 16 kilogram," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/8/2021).

Berdasar temuan tersebut, penyidik selanjutnya melakukan penelusuran. Namun ternyata alamat penerima yang tertera fiktif.

Tak henti disitu, penyidik selanjutnya melakukan pengintaian dengan metode control delivery. Sekitar pukul 20.00 WIB dua pelaku berinisial DO dan FS selaku penerima berhasil ditangkap.

"Hasil interogasi bahwa tersangka DO mengaku diperintahkan oleh CN untuk menerima paket patung berisi
narkotika tersebut," beber Yusri.

Kekinian, kata Yusri, penyidik masih memburu CN. Sedangkan kedua tersangka DO dan FS telah ditahan di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal pidana mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Polisi di Siak Diduga Terlibat Sindikat Narkoba

Oknum Polisi di Siak Diduga Terlibat Sindikat Narkoba

Riau | Selasa, 29 Juni 2021 | 10:14 WIB

Bandar Narkoba di Aceh Siapkan Mobil HRV untuk Angkut Sabu ke Lampung

Bandar Narkoba di Aceh Siapkan Mobil HRV untuk Angkut Sabu ke Lampung

Lampung | Kamis, 24 Juni 2021 | 15:49 WIB

Jalinsum Diblokade Tolak Larangan Pesta Malam, Polisi Buru Sindikat Narkoba

Jalinsum Diblokade Tolak Larangan Pesta Malam, Polisi Buru Sindikat Narkoba

Sumsel | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:35 WIB

Terkini

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 22:05 WIB

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:55 WIB

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:51 WIB

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:47 WIB

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:18 WIB

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:15 WIB

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:04 WIB

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:52 WIB

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:42 WIB

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:38 WIB