Sempat Tolak Divaksin Covid-19, Pria Ini Meninggal Dunia Terpapar Varian Delta

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:42 WIB
Sempat Tolak Divaksin Covid-19, Pria Ini Meninggal Dunia Terpapar Varian Delta
Aude Alaskar meninggal terpapar varian Delta.[Facebook]

Suara.com - Seorang pria di Australia yang sempat menolak untuk divasin Covid-19 meninggal dunia setelah terserang varian Delta.

Menyadur The Sun Kamis (5/8/2021), Aude Alaskar meninggal pada Selasa (3/8/2020) ketika ia sedang menjalani karantina setelah tertular Covid-19 dari istrinya.

Pria 27 tahun tersebut dilaporkan sempat menolak untuk divaksin. Menurut kerabat Aude, ia hanya khawatir efek samping dari vaksin.

Pria yang bekerja sebagai pengemudi truk forklift itu baru menikah dengan istrinya Yasmin enam minggu sebelum ia menghembuskan napas terakhir.

Khalid Thijeel, sepupu Aude, mengatakan jika saudaranya bukan anti-vaxxer, tetapi hanya khawatir efek samping dan ingin melihat bahaya apa yang muncul.

"Dia masih muda, dan menurut pemahaman saya dia ingin melihat apa efek jangka panjangnya, dia belum memiliki anak, tetapi apakah itu akan memengaruhi mereka?," katanya kepada Daily Mail Australia.

Thijeel mengatakan bahwa sepupunya merasa baik-baik saja dan tidak mengalami gejala apa pun sampai sekitar seminggu setelah dinyatakan positif Covid-19.

"Dia merasa baik, dia sarapan, menelepon keluarganya dan kemudian mandi sekitar pukul 4 sore (waktu setempat)," kata Thijeel.

Kematian Aude dilaporkan menjadi kasus kematian Covid-19 termuda saat menjalani karantina di New South Wales. Ia meninggal pada hari ke-13 isolasi.

baca juga

Bash Mnati, sepupu Aude lainnya, mengungkapkan jika ia adalah pria sempurna dan pemain sepak bola yang bugar tanpa masalah kesehatan.

"Dia sangat baik, dia tidak pernah punya masalah dengan siapa pun. Dia baru saja menikah sekitar tiga bulan yang lalu." kata Mnati.

Kondisi kesehatan Aude diperiksa setiap hari oleh staf dari South-Western Sydney Local Health District. Namun, Dr Kerry Chant mengatakan dia tiba-tiba memburuk.

"Dia mengeluh merasa sedikit lelah dan tiba-tiba kondisi kesehatannya memburuk," ungkap Dr Chant.

Australian Technical Advisory Group on Immunisation menyatakan bahwa manfaat vaksin Covid-19 masih lebih besar daripada risiko yang ditimbulkan.

"Dalam wabah besar, manfaat vaksin COVID-19 AstraZeneca lebih besar daripada risiko efek samping yang jarang terjadi untuk semua kelompok umur," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Orang Penghuni Panti Asuhan di Medan Terpapar Covid-19

15 Orang Penghuni Panti Asuhan di Medan Terpapar Covid-19

Sumut | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:30 WIB

Kasus Harian Covid-19 di Kaltim, yang Meninggal Hari Ini Capai 100 Kasus

Kasus Harian Covid-19 di Kaltim, yang Meninggal Hari Ini Capai 100 Kasus

Kaltim | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:24 WIB

Kemenkes: Positivity Rate Covid-19 Turun dari 40 Persen ke 25 Persen

Kemenkes: Positivity Rate Covid-19 Turun dari 40 Persen ke 25 Persen

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×