Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Mingguan Mulai Turun Dari Puncak Lonjakan

Erick Tanjung, Stephanus Aranditio

Kamis, 05 Agustus 2021 | 21:04 WIB
Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 Mingguan Mulai Turun Dari Puncak Lonjakan
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito [BNPB]

Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mencatat angka kasus aktif mingguan dalam pekan ini mulai menurun dari puncak lonjakan kasus yang terjadi pada bulan Juli lalu.

Wiku memaparkan kasus aktif yang pada tanggal 25 Juli lalu sejumlah 573.903 kasus, kini turun menjadi 535.135 kasus pada tanggal 1 Agustus.

"Kabar baiknya, di tingkat nasional per tanggal 1 Agustus lalu, untuk pertama kalinya kasus aktif mingguan mengalami penurunan setelah lonjakan kasus pada akhir Juni lalu," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Kamis, (5/8/2021).

Wiku merinci penurunan kasus aktif paling banyak dikontribusikan oleh 5 provinsi, yaitu DKI Jakarta turun 48.139 kasus, Banten turun 12.560 kasus, Jawa Barat turun 6.595 kasus, Jawa Tengah turun 5.526 kasus, dan Kalimantan Tengah turun 2.485 kasus.

"Saya apresiasi seluruh pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dari kelima provinsi ini yang telah bahu-membahu menurunkan kasus aktif," ucapnya.

Wiku menyebut ini sebagai hasil dari pengorbanan masyarakat dan pemerintah untuk mengurangi mobilitas melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

"Artinya, jika pemerintah daerah dan masyarakatnya berupaya sedikit lagi untuk menurunkan kasus, maka kasus aktif akan lebih cepat untuk segera berubah menjadi kesembuhan," tuturnya.

Meski begitu, Wiku menegaskan bahwa masih ada 25,49 persen atau 131 kabupaten kota yang memiliki kasus aktif lebih dari 1.000 kasus yang didominasi daerah di Pulau Jawa dan Bali.

Secara nasional, 5 besar kabupaten/kota yang memiliki kasus aktif tertinggi antara lain; kota Depok 27.389 kasus, Kota Bekasi 22.674 kasus, Kota Bandung 15.151 kasus, Kabupaten Bantul 14.760 kasus, dan Kota Tangerang Selatan 11.180 kasus aktif.

baca juga

"Kepada seluruh Gubernur, mohon untuk dapat memantau data covid-19 di provinsinya sehingga selalu terpantau kabupaten kota mana saja yang mengalami kenaikan, baik kasus positif, kasus aktif, maupun kematian karena hal ini perlu diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi lonjakan kasus," tutur Wiku.

Wiku berpesan agar penurunan kasus aktif tersebut harus terus dipertahankan mengingat kasus aktif di tingkat nasional saat ini masih mencapai sekitar 500 ribu kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Penanganan Covid-19 di Indonesia Kamis, 5 Agustus 2021

Update Penanganan Covid-19 di Indonesia Kamis, 5 Agustus 2021

Video | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:35 WIB

Waspada! Hewan Bisa Tertular Covid-19, Satgas Ungkap Gejala-gejalanya

Waspada! Hewan Bisa Tertular Covid-19, Satgas Ungkap Gejala-gejalanya

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:53 WIB

Kasus Aktif COVID-19 Turun, Ini Daftar Terbaru RT Zona Merah di Jakarta

Kasus Aktif COVID-19 Turun, Ini Daftar Terbaru RT Zona Merah di Jakarta

Jakarta | Kamis, 05 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

×