Presiden Madagaskar Pecat Semua Menteri karena Kinerja Tak Memuaskan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 08:19 WIB
Presiden Madagaskar Pecat Semua Menteri karena Kinerja Tak Memuaskan
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina. (AFP)

Suara.com - Presiden Madagaskar Andry Rajoelina memecat semua menteri dalam kabinetnya beberapa hari setelah mengkritik kinerja mereka yang dianggap di bawah standar.

Menyadur France 24 Jumat (13/08), pemecatan massal ini terjadi beberapa minggu setelah pejabat menggagalkan rencana pembunuhan atas dirinya.

Kantor Rajoelina tidak memberikan alasan pemecatan dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu malam, tapi pada Minggu, ia mengatakan kinerja beberapa menteri 'tidak memuaskan'.

"Seperti di tim sepak bola, Anda harus berubah ketika ada kegagalan di pemerintahan," katanya dalam komentar yang disiarkan di televisi nasional.

"Akan ada perubahan dan ini menyangkut mereka yang tidak melaksanakan pekerjaan yang dipercayakan kepada mereka."

Presiden Madagaskar Andry Rajoelina (kiri) dan dan Dr Charles Andrianjara, Direktur Institut Malagasy des Recherches Appliquees (IMRA), berbicara kepada pers dalam acara peluncuran "Jamu Covid" di Antanarivo, Senin (20/4/2020). [AFP/Rijasolo]
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina (kiri) dan dan Dr Charles Andrianjara, Direktur Institut Malagasy des Recherches Appliquees (IMRA), berbicara kepada pers dalam acara peluncuran "Jamu Covid" di Antanarivo, Senin (20/4/2020). [AFP/Rijasolo]

Pekan lalu, seorang jaksa senior Madagaskar menangkap 21 tersangka, termasuk 12 personel militer yang terkait dengan rencana pembunuhan Rajoelina yang ingin menggulingkan pemerintah.

Enam orang, salah satunya warga negara Prancis, ditangkap bulan lalu karena diduga terlibat dalam plot kudeta. Rencana ini bisa digagalkan oleh pejabat setelah penyelidikan selama berbulan-bulan.

Madagaskar adalah bekas jajahan Prancis yang miskin dengan penduduk 26 juta jiwa. Negara ini memiliki sejarah kekerasan dan situasi politik yang tidak stabil.

Rajoelina, 44, dilantik sebagai presiden pada 2019 setelah pemilihan yang diperebutkan dengan panas dan tantangan pengadilan konstitusi dari saingannya.

baca juga

Rajoelina pertama kali mengambil alih kekuasaan dalam kudeta Maret 2009 setelah menggulingkan Marc Ravalomanana. Dia tetap memegang kendali sebagai kepala pemerintahan transisi hingga 2014.

Dalam pemilihan 2019, Marc Ravalomanana menantang Rajoelina dan kalah. Ia lantas mengatakan pemungutan suara itu curang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Upaya Pembunuhan Presiden Madagaskar, 2 Eks Tentara Prancis Ditangkap

Polisi Ungkap Upaya Pembunuhan Presiden Madagaskar, 2 Eks Tentara Prancis Ditangkap

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 19:02 WIB

Diaspora di Madagaskar Jalani Vaksinasi COVID-19 Perdana

Diaspora di Madagaskar Jalani Vaksinasi COVID-19 Perdana

News | Senin, 07 Juni 2021 | 16:59 WIB

Menteri Pendidikan Madagaskar Dipecat Gegara Permen Lolipop

Menteri Pendidikan Madagaskar Dipecat Gegara Permen Lolipop

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:23 WIB

Terkini

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Pendidikan di Era ChatGPT: Apakah Budaya Menghafal Masih Relevan?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:45 WIB

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

'Apartemen' Mewah Lapas Cibinong Ternyata Ilegal, Tak Terdaftar BMN dan Tanpa APBN

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 13:42 WIB

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Penerima Bansos Bakal Pakai Data Terbaru, Mulai Disalurkan Kuartal I 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:41 WIB

DJP Mulai Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan 5 Bank dan 1 Fintech

DJP Mulai Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan 5 Bank dan 1 Fintech

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

2 Pembalapnya jadi Calon Juara Dunia MotoGP, Aprilia Tak Akan Pilih Kasih!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:40 WIB

Cara Beli SBR015 di BRImo, Modal Mulai Rp1 Juta

Cara Beli SBR015 di BRImo, Modal Mulai Rp1 Juta

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 13:39 WIB

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Kenapa Honda Vario 160 CVT Gredek di RPM Rendah? Ini Solusi Ampuhnya

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 13:35 WIB

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bangladesh Tak Mau Jadi Lumbung Gol, Thomas Dooley Kirim Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

Bansos Tak Lagi Barang, Pemerintah Siapkan Uang Tunai Langsung ke Warga

Bansos Tak Lagi Barang, Pemerintah Siapkan Uang Tunai Langsung ke Warga

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!

Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:34 WIB

×