Pilot Banting Setir Jadi Penjual Ikan Beromset Hingga Rp2 Miliar Tiap Bulan

Erick Tanjung

Senin, 16 Agustus 2021 | 17:25 WIB
Pilot Banting Setir Jadi Penjual Ikan Beromset Hingga Rp2 Miliar Tiap Bulan
Pilot maskapai penerbangan Air Asia, Kapten Pandu Silvanto (kanan) dan Kapten Bhisma Bagaskara. (Antara/HO-Pandu/21)

Suara.com - Ambruknya bisnis penerbangan akibat pandemi Covid-19 tak lantas membuat dua pilot maskapai penerbangan Air Asia, Kapten Pandu Silvanto dan Kapten Bhisma Bagaskara berpasrah diri.

Keduanya bertekad untuk tidak menyerah pada keadaan sehingga memberanikan diri untuk merambah bisnis, yakni bidang yang sangat jauh dari profesi yang selama ini mereka geluti.

Keputusan final pun akhirnya diambil oleh pilot millenial ini, tepatnya pada awal tahun 2020, dengan siap mempertaruhkan uang tabungan yang dikumpulkan selama bekerja sebagai pilot.

“Mulanya, kami coba bisnis trading tapi setelah mempelajari akhirnya pilih jual ikan. Bisa dikatakan kami saat itu mempertaruhkan nyawa terakhir,” kata Pandu, yang diwawancarai di Palembang, Senin (16/8/2021).

Bisnis perikanan dipilih karena dinilai mampu bertahan di masa pandemi. Bahkan permintaan masyarakat kian meningkat seiring dengan kepedulian untuk meningkatkan kesehatan dan imunitas tubuh.

Mulailah dua sahabat ini mendirikan perusahaan Silvara Jaladri Indonesia yang berfokus menjual ikan segar dan ikan beku pada Agustus 2020, dengan pusat kegiatan di Jakarta. Demi memastikan hal teknis berjalan dengan baik, keduanya pun menggandeng seorang alumni Sekolah Tinggi Perikanan.

Dalam perjalanan bisnisnya, Pandu dan Bhisma yagn saat ini berusia 29 tahun, membeli ikan di pusat-pusat produksi perikanan di sejumlah daerah Tanah Air seperti Kepulauan Rote (NTT), Ambon (Maluku) dan Banda Aceh (Aceh). Ikan segar hasil tangkapan nelayan itu awalnya diproses di pabrik untuk dibekukan atau langsung dibekukan di kapal.

Lalu, kedua memenuhi permintaan sejumlah kota/kabupaten di Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Timur hingga Kalimantan.

Pada Agustus ini, setidaknya Pandu dan Bhisma sudah menjalankan bisnisnya kurang lebih satu tahun, dan tren semakin positif karena jumlah permintaan pasar selalu lebih tinggi dari pasokan yang diterima dari suplayer.

baca juga

Dalam setiap bulan, keduanya mampu menjual 100-150 ton ikan dengan omset Rp1-2 miliar. Beragam jenis ikan yang dijual seperti ikan layang, ikan kakap, ikan bentong, ikan tongkol abu, ikan tongkol batik, ikan pelagis.

Menurut Pandu, bisnis perikanan ini tak bisa dikatakan gampang karena sangat tergantung dengan cuaca dan musim.

Jenis ikan laut dan jumlahnya sangat tergantung dengan musim. Selain itu, bisnis ini rentan sekali mengalami kerugian karena sangat mengutamakan kualitas barang.

“Sekarang pemintaan justru tidak dipenuhi, tapi di Oktober bisa banyak pasokan lagi, tergantung musim,” ujar Pandu.

Bisnis berliku

Namun, kisah sukses bisnis perikanan ini bukan tak berliku. Keduanya pun sempat tertipu oleh rekanan bisnisnya sendiri hingga mengalami kerugian Rp700 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pilot Banting Setir Jadi Penjual Ikan Akibat Pandemi Covid-19

Kisah Pilot Banting Setir Jadi Penjual Ikan Akibat Pandemi Covid-19

Sumut | Senin, 16 Agustus 2021 | 17:20 WIB

Pengusaha Tempat Kremasi Jenazah di Jakarta Jangan Cari Untung di Tengah Orang Susah

Pengusaha Tempat Kremasi Jenazah di Jakarta Jangan Cari Untung di Tengah Orang Susah

News | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:34 WIB

Terdampak Pandemi Covid-19, Dua Perusahaan di Bandar Lampung Tutup

Terdampak Pandemi Covid-19, Dua Perusahaan di Bandar Lampung Tutup

Lampung | Selasa, 20 April 2021 | 13:34 WIB

Terkini

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

×