PPKM Jawa-Bali Turun Level, Testing Covid-19 Tidak Boleh Ikut Turun

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:55 WIB
PPKM Jawa-Bali Turun Level, Testing Covid-19 Tidak Boleh Ikut Turun
Rapid test antigen- Warga menjalani testing Covid-19 di Pasar Poris [Dok Pemkot Tangerang]

Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, meminta pemerintah untuk terus meningkatkan 3T: testing, tracing, dan treatment kasus Covid-19 meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali turun ke level 3.

Dicky mengatakan pandemi sama sekali belum terkendali, karena positivity rate masih jauh di atas standar aman WHO 5 persen, penambahan kasus positif dan kematian juga masih tinggi.

"PPKM ini mau level 4,3,2,1 ya jangan makin turun testingnya karena masalahnya masih besar, testing itu bisa turun kalau positivity ratenya masih tinggi, PPKM-nya turun ya testingnya jangan turun jauh, testing harus sesuai dengan eskalasi pandeminya," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Selasa (24/6/2021).

Dia juga meminta masyarakat tidak terlalu euforia dengan pelonggaran pembukaan beberapa sektor ekonomi seperti pusat perbelanjaan atau mal, karena kondisi belum terkendali.

"Ativitas ekonomi dibuka itu bukan tanda aman, itu tanda ekonomi harus terjaga, pandemi belum terkendali, 3T harus diperkuat," ucap Dicky.

Lebih lanjut, pemerintah juga diminta untuk konsisten dalam membuat kebijakan, jangan mengubah-ubah indikator dalam setiap level PPKM yang sudah ditentukan sejak awal.

"Ketika kemarin masih di level 4 tapi pelonggaran yang terjadi berbeda dengan level 4 sebelumnya, ini tidak boleh terjadi karena akan mengakibatkan kebingungan dan ketidakjelasan indikatornya. Jadi kalau indikator levelnya sudah disepakati, ya sudah," tegasnya.

Diketahui, PPKM di Wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya Raya turun ke level 3, sehingga kabupaten/kota yang masuk ke Level 3 bertambah menjadi sebanyak 67 kabupaten/kota dan untuk level 2 jumlahnya bertambah menjadi 10 kabupaten/kota.

Sementara, PPKM di wilayah aglomerasi Bali, Malang Raya Solo Raya serta DIY, untuk saat ini masih pada level 4.

baca juga

Pemerintah menargetkan testing Covid-19 bisa menjangkau 270.180 orang per harinya, pelacakan kasus atau tracing dengan target mencapai lebih dari 15 kontak erat per kasus konfirmasi Covid-19.

Perawatan atau treatment pada pasien Covid-19 yang isolasi mandiri maupun terpusat dan di rumah sakit juga harus dilakukan dengan maksimal.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut saat ini rasio tracing kontak erat sudah mencapai 6,5, jauh meningkat dibanding sebelumnya 1,9. Artinya 6 orang sudah di tracing dari satu kasus terkonfirmasi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOK! PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali Resmi Diperpanjang Hingga 30 Agustus

TOK! PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali Resmi Diperpanjang Hingga 30 Agustus

Kaltim | Senin, 23 Agustus 2021 | 19:31 WIB

PPKM Berlevel Diperpanjang di Pulau Jawa-Bali hingga 30 Agustus Mendatang

PPKM Berlevel Diperpanjang di Pulau Jawa-Bali hingga 30 Agustus Mendatang

Malang | Senin, 23 Agustus 2021 | 19:26 WIB

Berakhir Hari Ini, Simak Beberapa Arahan Jokowi Soal Perpanjangan PPKM Level 4, 3, dan 2

Berakhir Hari Ini, Simak Beberapa Arahan Jokowi Soal Perpanjangan PPKM Level 4, 3, dan 2

Kaltim | Senin, 23 Agustus 2021 | 14:45 WIB

Pemkab Purwakarta Akhirnya Miiki Peralatan Tes PCR

Pemkab Purwakarta Akhirnya Miiki Peralatan Tes PCR

Jabar | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 08:05 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×