Kemenkes Klaim Harga Tes PCR Turun untuk Perbanyak Testing dan Tracing

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:08 WIB
Kemenkes Klaim Harga Tes PCR Turun untuk Perbanyak Testing dan Tracing
Kemenkes Sebut Harga Tes PCR Turun untuk Perbanyak Testing dan Tracing. Ilustrasi warga saat menjalani Swab PCR. (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Juru Bicara Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyebut penurunan harga tes swab PCR merupakan salah satu strategi pemerintah meningkatkan testing dan tracing.

Nadia mengatakan dengan dengan turunnya harga tes swab PCR sebesar 45 persen, masyarakat bisa melakukan testing secara mandiri jika termasuk dalam kontak erat dengan pasien Covid-19 dan mengalami gejala.

"Bagaimana mendorong testing dan tracing, pertama kemarin harga PCR diturunkan 45 persen, jadi bagi masyarakat yang akan melakukan pemeriksaan secara mandiri itu sudah ada pemeriksaan testing yang bisa diakses 1x24 jam," kata Nadia dalam diskusi virtual, Selasa (24/8/2021).

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit P2P Kemenkes RI itu menegaskan pemerintah tetap akan melakukan tracing karena tes mandiri yang dilakukan pasien juga akan terdaftar di sistem NAR (New All Record) Kemenkes.

"Karena banyak yang melakukan pemeriksaan di lab swasta lalu dia positif maka kasus kontak eratnya tidak dilakukan karena informasinya tidak ada, yang kami lakukan adalah mengintegrasikan semua laboratorium melakukan pemeriksaan untuk Covid-19 NAR," jelasnya.

Nantinya, lanjut Nadia petugas puskesmas, satgas, atau petugas Babinsa dan Babinkamtibnas akan menghubungi untuk kepentingan tracing kontak erat.

"Di dalam NAR kita tahu orang positif di mana, kami lakukan feedback ke puskesmas, kami butuh dukungan dari Pemda, Satgas itu sendiri, Satgas Pak RT, kader kesehatan, dan Babinkamtibnas," ucap Nadia.

Sebelumnya, Kemenkes telah menetapkan harga terbaru tes swab PCR sebesar Rp 495 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta Rp 525 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali, atau turun sebesar 45 persen dari harga sebelumnya.

Tarif baru tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

baca juga

Batas tarif tertinggi itu berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT-PCR atas permintaan sendiri atau tes mandiri.

Batas tarif tertinggi tidak berlaku untuk kegiatan penelusuran kontak atau rujukan kasus COVID-19 ke rumah sakit yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan pemeriksaan RT-PCR dari pemerintah, atau merupakan bagian dari penjaminan pembiayaan pasien COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Tes PCR di Indonesia Salah Satu yang Termurah di Asia Tenggara

Harga Tes PCR di Indonesia Salah Satu yang Termurah di Asia Tenggara

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:25 WIB

1.904 Varian Delta Sudah Terdeteksi di 30 Provinsi, Kasus Terbanyak di Jakarta

1.904 Varian Delta Sudah Terdeteksi di 30 Provinsi, Kasus Terbanyak di Jakarta

News | Senin, 23 Agustus 2021 | 12:21 WIB

Harga Tes PCR di Palembang Masih Mahal, Ada Sampai Rp 700.000

Harga Tes PCR di Palembang Masih Mahal, Ada Sampai Rp 700.000

Sumsel | Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:28 WIB

Hore! Harga Tes PCR di Bandara Sepinggan Turun Jadi Rp 525 Ribu, Sebelumnya Rp 900 RIbu

Hore! Harga Tes PCR di Bandara Sepinggan Turun Jadi Rp 525 Ribu, Sebelumnya Rp 900 RIbu

Kaltim | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:56 WIB

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:49 WIB

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:42 WIB

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

Mulai Agustus 2026, Jakarta Berhenti Kirim Sampah Mentah ke Bantar Gebang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:30 WIB

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

Jokowi: Saya Masih Orang Kampung, Masih Orang Desa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:05 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

×