Angka Kematian Akibat Covid-19 Indonesia Kini di Posisi Sembilan Dunia

Chandra Iswinarno, Stephanus Aranditio

Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:21 WIB
Angka Kematian Akibat Covid-19 Indonesia Kini di Posisi Sembilan Dunia
Pemakaman korban Covid-19 di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan hampir penuh [SuaraSulsel.id / Lorensia Clara Tambing]

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat angka kematian Pasien Covid-19 di Indonesia berada di urutan ke-9 di dunia.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, tingginya angka kematian di Indonesia berbanding lurus dengan lonjakan kasus akibat Covid-19 Varian Delta dalam dua bulan terakhir.

"Saat ini Indonesia menduduki peringkat ke-9 kematian kumulatif tertinggi di dunia, dan per tanggal 22 Agustus jumlah kematian mingguan di Indonesia sebesar 8.784 kasus atau lebih dari seribu kematian per minggu," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (24/8/2021).

Wiku juga menyebut, prosentase kematian di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan tingkat dunia yakni, sebesar 3,2 persen, sedangkan prosentase dunia 2,09 persen.

Dikemukakannya, sebanyak 33 provinsi mengalami kenaikan kasus kematian, lima wilayah yang tertinggi antara lain Jawa Tengah naik 0,32 persen, Lampung dan Gorontalo naik 0,3 persen, Bali naik 0,24 persen, dan Bengkulu naik 0,17 persen.

"Penurunan (angka kematian) hanya terjadi pada satu provinsi saja yaitu Kalimantan Tengah yang turun 0,03 persen dari 2,91 persen di minggu lalu, menjadi 2,88 persen di minggu ini," bebernya.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh masyarakat yang banyak tidak mau melakukan isolasi terpusat atau dirawat di rumah sakit, padahal kondisinya tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri.

"Bisa jadi masih ada warga yang terinfeksi Covid-19 yang tidak ditangani dengan cepat atau masih melakukan isolasi mandiri di rumah dalam keadaan yang tidak memadai," ungkap Wiku.

Wiku meminta masyarakat mengikuti arahan dari tenaga kesehatan atau Satgas Covid-19 setempat agar mau diisolasi di tempat isolasi terpusat demi kesembuhannya sendiri.

baca juga

"Mohon kepada pemda yang angka kematiannya tinggi untuk melakukan perbaikan, khususnya Jawa Tengah, Lampung, Gorontalo, Bali, dan Bengkulu," tegasnya.

Diketahui, saat penambahan kasus konfirmasi positif terus menurun, angka kematian pasien Covid-19 masih tinggi di atas seribu per harinya.

Padahal tempat-tempat isolasi terpusat seperti wisma atlet, asrama haji, atau balai desa, bahkan rumah sakit saat ini mulai kosong ditinggal pasien yang sudah sembuh.

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 19.106 orang pada Selasa (24/8/2021), sehingga total kasus menembus 4.008.166 orang.

Dari jumlah itu, ada tambahan 1.038 orang meninggal sehingga total menjadi 128.252 jiwa meninggal dunia.

Untuk diketaui berdasarkan pemeringkatan worldometer, kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia hari ini, merupakan yang tertinggi di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian Covid-19 Masih Meningkat, Jateng Paling Tinggi Nasional

Angka Kematian Covid-19 Masih Meningkat, Jateng Paling Tinggi Nasional

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:56 WIB

Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Luhut Salahkan Warga Sendiri Penyebabnya

Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Luhut Salahkan Warga Sendiri Penyebabnya

News | Senin, 23 Agustus 2021 | 22:14 WIB

Luhut Sebut Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi karena Masyarakat Sendiri

Luhut Sebut Angka Kematian Covid-19 Masih Tinggi karena Masyarakat Sendiri

News | Senin, 23 Agustus 2021 | 21:13 WIB

Terkini

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Health | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:20 WIB

×