Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB
Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memimpin perundingan dengan Amerika Serikat di Pakistan pada Sabtu (11/4/2026). Iran akan membuka Selat Hormuz jika asetnya di Qatar dikembalikan. [X/IRIB News]
baca 10 detik
  • Iran menuding Amerika Serikat memaksakan konsesi ilegal di luar dokumen kesepakatan damai.

  • Kebuntuan diplomasi dipicu oleh perbedaan penafsiran syarat nota kesepahaman serta aturan Selat Hormuz.

  • Kesepakatan awal pertengahan Juni yang dimediasi Pakistan dan Qatar kini terancam batal sepenuhnya.

Suara.com - Iran menilai Amerika Serikat sengaja menerapkan tekanan ekonomi dan politik secara ekstrem demi memaksakan tuntutan baru yang tidak pernah disepakati sebelumnya. Langkah tersebut memicu kemarahan otoritas legislatif tertinggi di Teheran hingga memicu ketegangan baru antar kedua negara.

Syarat-syarat tambahan yang disodorkan pihak Amerika Serikat dinilai merusak komitmen awal yang telah dibangun melalui perantara negara ketiga. Sikap keras Washington ini membuat proses negosiasi penghentian permusuhan terancam gagal total.

Kritik tajam tersebut dilontarkan langsung oleh jajaran pimpinan parlemen demi menegaskan posisi tawar Teheran di panggung internasional. Pihak Iran menolak keras segala bentuk intimidasi diplomasi yang dinilai merugikan kedaulatan mereka.

Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [Aljazeera]
Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu terus memicu korban besar di berbagai negara Timur Tengah. [Aljazeera]

"Orang-orang Amerika berpikir dengan mencekik Iran, mereka akan meraih konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dalam kesepakatan," kata Ghalibaf dalam sebuah kiriman di media sosial, Selasa.

Ia lantas menyebut Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sudah semakin kehilangan kendali. "Berhenti menunggu kru badut untuk menarik kelinci dari topinya dan bersihkan kekacauan yang kalian buat," ucapnya.

Mengapa Ketegangan Diplomasi Iran Dan Amerika Serikat Kembali Meledak?

Kebuntuan diplomasi ini bermula dari perselisihan tajam mengenai teknis pelaksanaan nota kesepahaman yang telah ditandatangani sebelumnya. Isu pengawasan jalur pelayaran strategis serta komitmen keamanan menjadi batu sandungan utama yang menghentikan pembicaraan.

Kedua belah pihak saling tuduh melanggar substansi kesepakatan awal yang digagas untuk meredakan krisis. Teheran enggan melangkah lebih jauh selama syarat-syarat awal diubah secara sepihak oleh Washington.

Kondisi geopolitik semakin membara mengingat wilayah perselisihan berlokasi di area krusial pasokan energi dunia. Ketidakpastian dialog ini langsung memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas perdagangan internasional.

baca juga

Sebagai informasi, Teheran dan Washington sebenarnya sempat menyepakati nota kesepahaman pada pertengahan Juni lalu untuk menghentikan perselisihan dan membuka jalan menuju perdamaian permanen.

Dokumen peredam konflik tersebut berhasil dirumuskan berkat penegah dari pemerintah Pakistan serta Qatar.

Namun, proses negosiasi lanjutan terhenti di tengah jalan akibat perselisihan mengenai poin pertikaian di Selat Hormuz yang merupakan urat nadi distribusi minyak dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Pentagon Mau Tarik Pasukan AS dari Wilayah Timteng yang Diserang Iran, Nyerah?

Pentagon Mau Tarik Pasukan AS dari Wilayah Timteng yang Diserang Iran, Nyerah?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Alarm Bahaya Pasar Keuangan, Lonjakan Utang dan Perang Bikin Biaya Pinjaman Meroket

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka TPKS 5 Atlet Pelatnas Putri, Terjadi Sejak 2022

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:31 WIB

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

Ada Transaksi Sampai Rp2,6 Miliar! Jabar Jadi 'Juara' Judol di Kalangan Penerima Bansos

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Perfeksionis Sekaligus Teliti, Ini 10 Karier dan Pekerjaan yang Cocok untuk Zodiak Virgo

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:24 WIB

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya

Health | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:20 WIB

×