Jokowi Klaim Indeks Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Meningkat

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:44 WIB
Jokowi Klaim Indeks Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pemerintah Meningkat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengarahan kepada Forkopimda se-Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun. (Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah naik. Kenaikan itu disebut juga terjadi pada indeks perbaikan ekonomi dan indeks stabilitas harga.

Ini disampaikan Jokowi dalam rapat bersama partai koalisi pendukung di Istana Negara pada Rabu, 25 Agustus 2021 lalu. Dari paparan yang ditujukkan Jokowi terlihat indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat dari 109,9 persen menjadi 115,6 persen.

"Kelihatan dari indeks-indeks seperti ini yang angkanya selalu kita peroleh apabila surveinya selesai," ungkap Jokowi seperti dikutip Suara.com melalui video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (28/8/2021).

Selain itu indeks perbaikan ekonomi juga meningkat dari 108,7 menjadi 118,6 persen. Indeks stabilitas harga juga turut meningkat dari 97,6 persen menjadi 113,4 persen.

Melihat adanya peningkatan pada persentase sejumlah indeks tersebut, Jokowi menilai masih ada optimisme yang muncul lantaran hasil surveinya yang positif. Kendati demikian, ia tetap meminta untuk waspada karena memang kondisinya yang belum stabil.

"Tetapi juga tetap pada posisi kehati-hatian, kewaspadaan, karena memang sekali lagi sulit dihitung dan sulit dikalkulasi," tuturnya.

Selain itu, Jokowi juga mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditunjukkan dengan hasil baik pada kuartal II. Di mana pada kuartal pertama 2021 sempat menyentuh minus 0,7 persen dan pada kuartal kedua bisa tumbuh hingga 7,1 persen.

Angka inflasi di Indonesia kata Jokowi, juga relatif terkendali. Kemudian tingkat ekspor terutama pada sektor pertanian juga cukup mengagetkan Jokowi.

"Ekspor baik di bidang pertanian yang kita juga kaget ada sebuah kenaikan yang lumayan signifikan dan ekspor barang-barang yang lain. Saya kira ini buat kita optimis."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Porang Bakal Jadi Makanan Pokok Masa Depan

Jokowi: Porang Bakal Jadi Makanan Pokok Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:15 WIB

Pandemi COVID-19 Masalah Global, Pesan Megawati pada Jokowi: Bapak yang Tegar

Pandemi COVID-19 Masalah Global, Pesan Megawati pada Jokowi: Bapak yang Tegar

Kaltim | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Sulit Cari Keseimbangan, Jokowi Akui Lakukan Gas Rem untuk Ekonomi Nasional

Sulit Cari Keseimbangan, Jokowi Akui Lakukan Gas Rem untuk Ekonomi Nasional

News | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 15:17 WIB

Minta Jokowi Tak Hiraukan Suara yang Memperkeruh Keadaan, Prabowo: Bapak Jangan Ragu!

Minta Jokowi Tak Hiraukan Suara yang Memperkeruh Keadaan, Prabowo: Bapak Jangan Ragu!

News | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 14:32 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Samsung Galaxy A18 Hadir di Indonesia, Bawa AI Gemini yang Bikin Aktivitas Lebih Praktis

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Negara Ditaksir Rugi Rp600 Miliar Akibat Tambang Emas Ilegal Sangihe

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Berkedok Distributor, 3 Toko Miras di Surabaya Disegel Usai Nekat Jual Eceran ke Warga

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

Huntap Belum Rampung, Aceh Minta PLN Lanjutkan Pasokan Listrik untuk Korban Banjir

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah

Sulsel | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Warna Pakaian Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Intip Outfit Wanita Terbaik untuk 12 Shio

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Melonjak

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Akhiri Teror Puluhan Tahun, Benteng Gajah 138 Km Way Kambas Siap Diresmikan Prabowo

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:14 WIB

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

AI Bisa Deteksi Anomali Mesin dan Analisis Cara Kerja Karyawan, Ini Solusi NEC Indonesia

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Perkawinan Anak di Daerah Tembus 12 Persen, Remaja Perempuan Harus Dilibatkan saat Buat Kebijakan

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×