Jelang Batas Akhir Evakuasi, Taliban Bersiap Bentuk Kabinet Baru di Afghanistan

Bangun Santoso

Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:51 WIB
Jelang Batas Akhir Evakuasi, Taliban Bersiap Bentuk Kabinet Baru di Afghanistan
Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid saat konferensi pers di Kabul, Selasa (17/8/2021). (Foto: AFP)

Suara.com - Taliban mengatakan pada Sabtu (28/8/2021) bahwa mereka sedang mempersiapkan kabinet baru ketika evakuasi AS mendekati akhir.

Taliban memperkirakan bahwa anjloknya mata uang dan gejolak ekonomi setelah pengambilalihan Kabul dua minggu lalu akan mereda, ujar juru bicara utama Zabihullah Mujahid.

Pernyataan tersebut disampaikan Zabihullah Mujahid saat militer AS menghentikan misinya untuk mengevakuasi warga AS dan warga Afghanistan yang rentan serta menarik pasukan dari bandara Kabul menjelang tenggat 31 Agustus yang ditetapkan oleh Presiden Joe Biden.

Mujahid mengutuk serangan pesawat tak berawak AS semalam terhadap militan ISIS setelah serangan bunuh diri Kamis di dekat bandara Kabul.

Namun dia mengimbau Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya untuk mempertahankan hubungan diplomatik setelah penarikan mereka, yang dia harapkan akan selesai "segera".

Waktu pasti pembentukan kabinet baru masih belum jelas.

Reuters awalnya mengutip Mujahid yang mengatakan pengumuman itu akan dibuat dalam minggu mendatang, tetapi dalam pesan suara kemudian dia mengatakan susunan kabinet baru akan diselesaikan "dalam satu atau dua minggu".

Menanggapi pertanyaan apakah ada perempuan yang akan dimasukkan dalam kabinet baru, Mujahid mengatakan ini akan menjadi masalah kepemimpinan untuk memutuskan dan dia tidak bisa mengantisipasi apa keputusan mereka.

Ada rasa frustrasi yang meningkat di Kabul atas kesulitan ekonomi parah yang disebabkan oleh anjloknya mata uang dan kenaikan harga pangan, di mana bank-bank masih tutup dua minggu setelah jatuhnya kota itu ke tangan Taliban.

baca juga

Pada Sabtu, sebuah pernyataan dari Taliban mengatakan bahwa bank diperintahkan untuk dibuka kembali dengan batas penarikan mingguan sebesar 20.000 Afghani.

Mujahid mengatakan para pejabat telah ditunjuk untuk menjalankan lembaga-lembaga utama termasuk kementerian kesehatan dan pendidikan masyarakat dan bank sentral.

Pejabat PBB telah memperingatkan bahwa Afghanistan menghadapi bencana kemanusiaan, dengan sebagian besar wilayah yang menderita kondisi kekeringan ekstrem.

Ekonomi, yang hancur setelah empat dekade perang, juga menghadapi kerugian miliaran dolar dalam bantuan asing, menyusul penarikan kedutaan besar Barat dari negara itu.

Mujahid mengatakan masalah ekonomi yang dialami akan berkurang begitu pemerintahan baru terbentuk.

"Kejatuhan Afghani terhadap mata uang asing bersifat sementara dan itu karena situasi yang tiba-tiba berubah. Mata uang Afghani akan kembali normal begitu sistem pemerintahan mulai berfungsi," katanya. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Ekonomi Jadi Tantangan Kabinet Baru Pemerintahan Taliban

Krisis Ekonomi Jadi Tantangan Kabinet Baru Pemerintahan Taliban

Malang | Minggu, 29 Agustus 2021 | 10:14 WIB

Wakil Sekretaris MUI Minta Retno Marsudi Buka Jalan Kerjasama Indonesia dan Afghanistan

Wakil Sekretaris MUI Minta Retno Marsudi Buka Jalan Kerjasama Indonesia dan Afghanistan

Sulsel | Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:56 WIB

Indonesia Disebut Mampu Kelola Bandara Hamid Karzai Kabul Afghanistan

Indonesia Disebut Mampu Kelola Bandara Hamid Karzai Kabul Afghanistan

Sulsel | Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:15 WIB

Amerika Serikat dan Sekutu Sudah Mengevakuasi 111.000 Orang di Afghanistan

Amerika Serikat dan Sekutu Sudah Mengevakuasi 111.000 Orang di Afghanistan

Jawa Tengah | Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:05 WIB

22 Negara Bahu Membahu Evakuasi Ratusan Ribu Orang dari Afghanistan, AS Paling Banyak

22 Negara Bahu Membahu Evakuasi Ratusan Ribu Orang dari Afghanistan, AS Paling Banyak

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 06:21 WIB

Mantan Menteri Komunikasi Jadi Kurir Pengantar Makanan

Mantan Menteri Komunikasi Jadi Kurir Pengantar Makanan

Sumbar | Minggu, 29 Agustus 2021 | 09:10 WIB

Pengungsi Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Kebon Sirih

Pengungsi Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Kebon Sirih

Foto | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 19:06 WIB

Terkini

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Keramik Kamar Mandi Menguning? Ini Cara Membersihkannya agar Kembali Kinclong

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:13 WIB

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Le Minerale Raih Trusted & Popular Brand Awards, Bukti Jadi AMDK Pilihan Masyarakat

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Bersama KPK, BRI Perkuat Barisan Penyuluh Antikorupsi

Lampung | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

AI Membuat Kita Bingung Membedakan Realitas dan Kepalsuan Digital

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Merek Mobil Ini Hapus Fitur Radio FM Demi Pangkas Biaya Produksi

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

Manfaatkan Dua Kali Masa Reses, DPR Bakal Garap Maraton RUU Pemilu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Akan Dibatalkan, Ditinjau Kembali oleh Ditjenpas

Pembebasan Bersyarat Indra Kenz Akan Dibatalkan, Ditinjau Kembali oleh Ditjenpas

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Diskon Buku Hingga 20 Persen di Kinokuniya, Bayar Pakai BRI!

Diskon Buku Hingga 20 Persen di Kinokuniya, Bayar Pakai BRI!

Bri | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

Ancaman Blacklist Manjur! Pemprov DKI Berhasil Paksa 29 Pengelola Sampah Perbaiki Layanan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:07 WIB

×