Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 01 September 2021 | 13:29 WIB
Viral Video Pria Afghanistan Bergelantungan di Helikopter Blackhawk AS yang Sedang Terbang
Video seorang pria terbang tergantung di helikopter Blackhawk AS.[Twitter]

Suara.com - Sebuah video yang merekam detik-detik seseorang bergelantungan di helikopter Blackhawk Amerika Serikat yang mengudara di langit Afghanistan, viral di media sosial.

Menyadur The Sun Rabu (1/1/2021), video tersebut kali pertama disebar di media sosial Twitter oleh akun Talib Times. Dalam keterangannya, akun tersebut mengklaim sebagai sumber berita resmi Imarah Islam.

"Angkatan Udara kami! Pada saat ini, helikopter angkatan udara Imarah Islam terbang di atas kota Kandahar dan berpatroli," tulisnya.

Dalam video tersebut terlihat seorang pria bergelantungan di helikopter yang diketahui milik militer Amerika Serikat yang tertinggal di Afghanistan.

Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh sejumlah politikus AS, salah satunya senator dari Partai Republik, Ted Cruz. Ia menyebut, lelaki itu adalah warga yang digantung Taliban.

"Gambar mengerikan ini merangkum bencana Afghanistan Joe Biden: Taliban menggantung seorang pria dari helikopter Blackhawk," tweetnya.

Senator negara bagian Arizona Wendy Rogers juga ikut mengunggah video tersebut di akun media sosialnya.

"Selamat malam untuk semua orang kecuali orang-orang yang bertanggung jawab membiarkan Taliban menggantung seseorang di udara dengan salah satu helikopter Blackhawk kami," tulis Wendy.

Pada video lain, pria tersebut tampak masih hidup dan terlihat melambaikan tangannya sembari bergelantungan.

baca juga

Video tersebut muncul sebelum AS menerbangkan pesawat terakhirnya yang mengangkut pasukan militer hengkang dari Afghanistan.

Masih belum diketahui siapa yang menerbangkan pesawat tersebut, apakah para pejuang yang sudah terlatih atau orang lain.

Video tersebut juga beredar setelah Taliban dilaporkan berhasil menguasai senjata AS yang ditinggalkan untuk militer Afghanistan.

Menurut anggota Kongres AS dari Partai Republik Jim Banks mengungkapkan jika Taliban kini memiliki helikopter Blackhawk lebih banyak daripada 85 persen negara di dunia.

"Karena kelalaian pemerintahan ini, Taliban sekarang memiliki akses ke peralatan militer senilai USD 85 miliar," jelas politikus yang bertugas di Afghanistan sebagai pemasok senjata itu.

"Luar biasa, dan tak terduga bagi saya dan banyak orang lain, Taliban sekarang memiliki akses ke perangkat biometrik," sambung Jim Banks.

Jim Banks juga mengungkapkan, pemerintah AS masih belum memiliki rencana mendapatkan kembali senjata militer tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Pasukan AS Pergi, Orang-orang Taliban Arak Peti Mati Berbendera Amerika Serikat

Ngeri! Pasukan AS Pergi, Orang-orang Taliban Arak Peti Mati Berbendera Amerika Serikat

News | Rabu, 01 September 2021 | 07:21 WIB

Hossain Rasouli, Atlet Afghanistan Pertama yang Berlaga di Paralimpiade Tokyo

Hossain Rasouli, Atlet Afghanistan Pertama yang Berlaga di Paralimpiade Tokyo

Sport | Selasa, 31 Agustus 2021 | 21:30 WIB

Fakta Behesta Arghand, Jurnalis Wanita yang Ketakutan Setelah Mewawancarai Taliban

Fakta Behesta Arghand, Jurnalis Wanita yang Ketakutan Setelah Mewawancarai Taliban

News | Selasa, 31 Agustus 2021 | 22:25 WIB

Terkini

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

×