Mural Mirip Jokowi Dihapus, Wagub DKI: Kritik Lewat DPR, Jangan Buat yang Tendensius

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 02 September 2021 | 16:04 WIB
Mural Mirip Jokowi Dihapus, Wagub DKI: Kritik Lewat DPR, Jangan Buat yang Tendensius
Mural mirip Jokowi di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan. (Foto: bidik layar Instagram @merekamjakarta)

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyarankan agar masyarakat menyampaikan kritik kepada Pemerintah lewat para anggota dewan atau legislatif. Riza minta masyarkat tidak membuat sesuatu yang tendensius.

Hal ini disampaikan Riza untuk menanggapi mural mirip Presiden Jokowi yang sempat muncul di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kini, mural tersebut sudah dihapus.

"Terkait kritik-kritik pemerintah ada saluran-saluran yang bisa disampaikan melalui DPRD, DPR, dan tempat-tempat lainnya," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/9/2021).

Menurut Riza, pembuatan karya mural atau graffiti sebenarnya diperbolehkan. Namun, ada aturan atau batasan yang harus diketahui oleh pembuatnya agar tak melanggar aturan.

"Jangan dibuat yang bersifat tidak baik, jangan buat ajakan yang tidak baik, yang tendensius, yang melanggar aturan dan (dibuat) di tempat tempat umum yang dilarang," katanya.

Kendati demikian, Riza menyatakan pemerintah tidak antikritik. Jika ada keluhan atau saran untuk pemerintah, maka harus disampaikan lewat saluran yang seharusnya.

"Pemerintah tidak antikritik, silakan, ini negara demokrasi, negara hukum, sejauh tidak melanggar ketentuan hukum silakan saja, masing-masing yang berbuat harus tau batasan," pungkasnya.

Mural Gambar Mirip Jokowi

Sebelumnya, sebuah mural bergambar mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menghiasi sebuah tembok di kawasan Jalan Kebagusan Raya Jakarta Selatan, Selasa (31/8/2021). Hal itu diketahui dari sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.

baca juga

Dalam video tersebut, gambar yang diduga mirip Presiden Jokowi tampak sedang tersenyum dan mengenakan baju berwarna hitam. Dalam baju tersebut tertera tulisan 11 T.

Tak jauh dari kepala gambar tersebut, terdapat pula tulisan "Okelah 3 Priode HEHEHE..." Selain itu, di sisi bawah leher gambar Jokowi juga terdapat tulisan #IndonesiaWajibOK, nggak Oke...? BORGOL".

Selain itu di sisi kiri gambar Jokowi terdapat tulisan "AKU NYERAH PAKDEH". Tak hanya itu terdapat pula tulisan "MIKIRIN RAKYAT SAMPAI KURRUS".

Tak lama berselang, pada unggahan @merekamjakarta pada Rabu (1/9/2021), mural tersebut sudah dihapus. Mural itu dihapus menggunakan cat berwarna hitam.

Tulisan yang sebelumnya menghiasi gambar-gambar di dekat wajah Jokowi pun kini sudah tidak ada. Bahkan, kini ada tulisan baru yakni "Jos Asik Asik Ok" dan "Hidup Merdeka".

Belum diketahui siapa sosok yang membikin mural maupun yang menghapus mural tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diejek Tetangga karena Rela Nyebur ke Selokan Demi Kaos Jokowi, Bocah SD: Itu Idola Saya

Diejek Tetangga karena Rela Nyebur ke Selokan Demi Kaos Jokowi, Bocah SD: Itu Idola Saya

Jabar | Kamis, 02 September 2021 | 16:00 WIB

Heboh Mural Mirip Jokowi "Okelah 3 Priode", Warga Jagakarsa: Tak Masalah Kalau Buat Kritik

Heboh Mural Mirip Jokowi "Okelah 3 Priode", Warga Jagakarsa: Tak Masalah Kalau Buat Kritik

News | Kamis, 02 September 2021 | 15:01 WIB

Kesaksian Warga soal Mural Mirip Jokowi di Jagakarsa, Dibuat Senin Dini Hari

Kesaksian Warga soal Mural Mirip Jokowi di Jagakarsa, Dibuat Senin Dini Hari

Jakarta | Kamis, 02 September 2021 | 14:49 WIB

Viral Kepala Desa Diserang Warga yang Tagih Hadiah Lomba Jokowi-jokowian

Viral Kepala Desa Diserang Warga yang Tagih Hadiah Lomba Jokowi-jokowian

News | Kamis, 02 September 2021 | 14:43 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×