Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Minta Kalapas Tanggung Jawab

Bimo Aria Fundrika, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 09 September 2021 | 21:28 WIB
Keluarga Korban Meninggal Kebakaran Lapas Tangerang Minta Kalapas Tanggung Jawab
Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang menyerahkan data ante mortem di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (9/9/2021). [ANTARA/Yogi Rachman]

Suara.com - Keluarga korban meninggal akibat kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan   Tangerang, meminta Kepala Lapas bertanggung jawab. 

Hal itu diungkapkan, Sholeh, paman dari Alfin bin Marsum, salah satu korban meninggal. Alfin adalah  warga binaan yang menempati Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang, Banten. 

“Harus bertanggung jawab. Harus diusut lebih detail lagi. Iya (Kalapas Tangerang) harus diperiksa sampai tuntas,” kata Sholeh saat ditemui wartawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021). 

Selain Kalapas Tangerang, para sipir menurut Sholeh juga harus diperiksa. 

Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang, Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021) malam. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang, Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2021) malam. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

“Harus diperiksa,” ujarnya. 

Sementara itu, Muhammad Riza, kakak ipar korban, meminta agar penjaga Lapas untuk lebih waspada, mengingat penghuni rumah tahanan yang padat. 

“Saya pesan buat penjaga Lapas ibaratnya antisipasi lah, ibaratnya di Lapas kan ibaratnya tahu sendiri, satu blok kan bisa ratusan orang kan,” kata Riza.

“Terus dengan kata-kata cuma ibaratnya cuma korsleting listrik, kan ibaratnya kita juga nyampe kayak gitu, ibaratnya pemerintah, ibaratnya kantor kan, mestinya lebih antisipasi,” imbuhnya. 

Seperti diketahui pada Rabu (8/9) dini hari lalu, Lapas Kelas I Tangerang terbakar. Akibatnya 41 orang meninggal dunia. Kemudian delapan orang mengalami luka berat dan 73 orang luka ringan. Namun belakangan diketahui, pada Kamis (9/9) bertambah 3 korban yang meninggal dunia, sehingga total korban tewas menjadi 44 orang.

baca juga

Dari 41 jenazah yang di bawa ke RS Polri, baru satu yang teridentifikasi. Seorang pria berusia 43 tahun atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, jenazah Rudhi  berhasil diidentifikasi dengan proses pencocokan sidik jari. 

Hingga saat ini proses identifikasi masih terus berlangsung. Tim DVI RS Polri memastikan akan secepatnya dapat mengungkap identitas seluruh korban. 

Kata Rusdi, dari 35 keluarga korban  yang mendatangi RS Polri, telah didapatkan 31 sampel DNA. 

“Sampel DNA ini sangat berguna bagi tim untuk proses identifikasi,” ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Sidik Jari, Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

Lewat Sidik Jari, Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi

Video | Kamis, 09 September 2021 | 21:00 WIB

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga Besok

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang yang Teridentifikasi Diserahkan ke Keluarga Besok

News | Kamis, 09 September 2021 | 20:54 WIB

Antisipasi Kebakaran, Rutan Pekanbaru Periksa Jaringan Listrik

Antisipasi Kebakaran, Rutan Pekanbaru Periksa Jaringan Listrik

Riau | Kamis, 09 September 2021 | 20:48 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB