Buntut Koalisi AUKUS, Prancis Tarik Duta Besarnya dari AS dan Australia

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 18 September 2021 | 18:49 WIB
Buntut Koalisi AUKUS, Prancis Tarik Duta Besarnya dari AS dan Australia
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Ian LANGSDON / POOL / AFP & IG @emmanuelmacron)

Suara.com - Pemerintah Prancis pada hari Jumat (17/9/2021) mengumumkan akan menarik duta besarnya dari Amerika Serikat dan Australia.

Menyadur Deutsche Welle Sabtu (18/9/2021), Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan keputusan itu diminta oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Pengabaian proyek kapal selam ... dan pengumuman kemitraan baru dengan Amerika Serikat yang bertujuan meluncurkan studi baru untuk kemungkinan kerja sama propulsi nuklir di masa depan adalah perilaku yang tidak dapat diterima di antara sekutu," kata Le Drian.

"Konsekuensinya menyentuh konsep yang kami miliki tentang aliansi, kemitraan, dan pentingnya Indo-Pasifik bagi Eropa," sambungnya.

Penarikan tersebut terjadi setelah Australia bergabung dalam koalisi AUKUS yang beranggotakan AS dan Inggris.

Keputusan itu juga menyusul pembatalan Australia dalam proyek kapal selam senilai 40 miliar dolar (Rp 570 triliun) dengan Prancis.

Australia tiba-tiba memilih untuk membeli kapal selam bertenaga nuklir dari AS dan menolak kapal selam diesel-listrik dari Prancis.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Le Drian menekankan bahwa keputusan Prancis untuk menarik dubesnya tersebut sangat serius.

Pemerintah Prancis telah menyatakan kemarahannya pada kesepakatan AS-Australia, yang juga melibatkan Inggris.

baca juga

Presiden Emmanuel Macron belum mengomentari masalah ini sejak Presiden AS Joe Biden membuat pengumuman pada hari Rabu (16/9/2021).

Penarikan kembali duta besar Prancis untuk AS dan Australia belum pernah terjadi sebelumnya.

Menanggapi penarikan tersebut, Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka menyesali keputusan Prancis.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ned Price menyebut Prancis adalah mitra vital dan sekutu tertua AS.

Ned Price juga mengatakan bahwa AS akan mengadakan pembicaraan tingkat tinggi selama pertemuan Majelis Umum PBB minggu depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segera ke AS, Dul Jaelani Tak Sabar Duduk di Kursi Kurt Cobain

Segera ke AS, Dul Jaelani Tak Sabar Duduk di Kursi Kurt Cobain

Entertainment | Sabtu, 18 September 2021 | 16:29 WIB

Ratusan Ribu Hamparan Bendera Putih Tandai Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS

Ratusan Ribu Hamparan Bendera Putih Tandai Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS

Foto | Sabtu, 18 September 2021 | 11:30 WIB

Prancis Hukum 3000 Nakes karena Tolak Vaksin, Terancam Tak Dapat Gaji

Prancis Hukum 3000 Nakes karena Tolak Vaksin, Terancam Tak Dapat Gaji

News | Jum'at, 17 September 2021 | 19:21 WIB

Terkini

MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak 6-1 atas Lion City Sailors

MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak 6-1 atas Lion City Sailors

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Kapolri Larang Anggota Polri Pakai Vape

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Dari Rp188 T ke Rp247 T: Ke Mana Saja Aliran Dana Jumbo Kesehatan Indonesia?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 21:41 WIB

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 21:35 WIB

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Generasi Sandwich Perlu Atur Keuangan, Jangan Sampai Tabungan Habis Saat Sakit

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 21:30 WIB

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

Kapolri Larang Anggota Polri Gunakan Vape, Berlaku di Dalam dan Luar Lingkungan Kerja

News | Minggu, 01 November 2026 | 21:24 WIB

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Bentuk Bumi Semakin Membulat Akibat Perubahan Iklim, Ini Dampaknya Bagi Manusia

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 21:22 WIB

×