Video Kerusuhan Demo Anti-Lockdown di Melbourne, Mobil Polisi Diserang Massa

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Selasa, 21 September 2021 | 20:00 WIB
Video Kerusuhan Demo Anti-Lockdown di Melbourne, Mobil Polisi Diserang Massa
Demonstran menyerang mobil polisi saat aksi protes anti-lockdown di Melbourn.[Twitter]

Suara.com - Video viral memperlihatkan puluhan demonstran anti-lockdown di Melbourn menyerbu mobil polisi yang sedang bertugas.

Video tersebut beredar di media sosial dan memperlihatkan detik-detik mobil polisi diserbu demonstran.

Di video tersebut terlihat empat mobil polisi sedang berusaha untuk putar balik lari dari demonstran yang sudah berada di hadapannya.

Ketika mobil polisi tersebut hendak putar balik, puluhan demonstran mengejak dan merusak mobil polisi tersebut.

Dalam videotersebut, sejumlah demonstran berusa merusak spion hingga memecahkan kaca mobil polisi dan berusaha menghentikannya.

Tak lama kemudian, demonstran tersebut bubar ketika sejumlah polisi berpakaian lengkap mencoba menghalau menggunakan senapan gas air mata.

Di keterangan pengunggah video tersebut, disebutkan jika insiden itu terjadi di Rathdown St, Melbourn, Australia.

Selain itu juga beredar video puluhan demonstran menyerang polisi ketika aksi demo pada Sabtu (18/9/2021).

baca juga

Dalam video yang juga beredar di media sosial, tampak poluhan demonstran berhadapan dengan satu baris polisi.

Tak lama kemudian, puluhan demonstran tersebut menerobos barisan polisi tersebut. Petugas sempat menyemprotkan semprotan mercia, namun tak bisa membendung demonstran.

Beberapa demonstran terlihat meneriakkan dan mengumpat kepada polisi yang menyemprotkan merica ke arah demonstran.

Pada hari Sabtu, aksi protes berubah menjadi kerusuhan di pinggiran kota Richmond pukul 12.00 siang waktu setempat.

Kepolisian Victoria menangkap 235 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan aksi demo anti-lockdown tersebut.

Sedangkan sedikitnya 10 polisi menderita luka setelah mengamankan aksi demo anti-lockdown di Melbourne pada Sabtu (18/9/2021).

Menurut laporan 9News, 193 orang yang ditangkap dituduh melanggar aturan pembatasan Covid-19 di Melbourne.

Aksi demonstrasi anti-lockdown di Melbourne masih berlanjut hingga Selasa (21/9/2021) dan dihadiri oleh lebih dari 2.000 orang.

Ribuan demonstran tersebut menuntut untuk diakhirinya lockdown di Melbourn, dan menentang program kewajiban vaksinasi Covid-19 dan pembatasan lainnya untuk industri konstruksi.

Banyak dari demonstran adalah pekerja konstruksi, sehingga mereka mengenakan pakaian hi-vis saat turun ke jalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Murka Bela Bocah Tukang Kerupuk Bawa Kabur Duit, Netizen: The Real Orang Kaya

Viral Wanita Murka Bela Bocah Tukang Kerupuk Bawa Kabur Duit, Netizen: The Real Orang Kaya

Kalbar | Selasa, 21 September 2021 | 18:27 WIB

Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang

Aksi Demo Anti-Lockdown di Melbourne Rusuh, Polisi Tangkap 235 Orang

News | Selasa, 21 September 2021 | 18:24 WIB

Wkwkwk Viral Baju Pengantin dan Tamu Sama, Netizen: Mempelai Kena Mental

Wkwkwk Viral Baju Pengantin dan Tamu Sama, Netizen: Mempelai Kena Mental

Kalbar | Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB

Terkini

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×