Bioskop Dibuka, Pemerintah Harap Industri Perfilman Nasional Pulih

Fabiola Febrinastri

Kamis, 07 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Bioskop Dibuka, Pemerintah Harap Industri Perfilman Nasional Pulih
Ilustrasi bioskop. (Unsplash)

Suara.com - Seiring dengan penanganan Covid-19 yang makin baik, pemerintah membuka kembali kegiatan masyarakat di ruang publik, diantaranya bioskop. Langkah ini diharapkan mampu mendorong gairah bangkitnya sektor ekonomi kreatif perfilman Tanah Air, karena dampak pandemi. Berbagai strategi dan stimulus mendorong perkembangan industri perfilman nasional juga dilakukan.

Hal ini disampaikan Direktur Industri Musik, Film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Mohammad Amin dalam Dialog Produktif Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Ia menegaskan, pembukaan bioskop akan membantu pulihnya ekosistem ekonomi kreatif, karena film sangat berkontribusi positif terhadap perekonomian kreatif. Berbagai program digelontorkan pemerintah agar sektor industri kreatif kembali bergerak meski masih di masa pandemi, diantaranya Program Kreatif dari Rumah bagi pelaku seni.

“Ini sekaligus mengirimkan pesan, bahwa digitalisasi itu perlu untuk membangun ekraf di masa depan,” tambah Amin.

Pihaknya juga menjalankan program webinar untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dalam hal digitalisasi dan Program 1 Pintu sebagai sarana seleksi proposal kegiatan yang mendukung bangkitnya ekraf.

Digitalisasi, menurutnya, menjadi salah satu solusi konkrit pulihnya industri hiburan secara umum. Selain penguatan creativepreneurship (kewirausahaan di bidang kreatif) dan peningkatan produk kreatif unggulan yang dapat diserap pasar, berkelanjutan, serta memiliki dampak ekonomi.

Selain itu, Amin menekankan, langkah-langkah inovasi, adaptasi, dan terutama kolaborasi perlu dilakukan oleh para pelaku ekraf dalam membangkitkan kembali perekonomian. Ada tiga skema disiapkan pemerintah dalam upaya memulihkan ekonomi nasional di bidang perfilman, yaitu promosi, produksi, serta perlindungan dan pemanfaatan hak kekayaan intelektual film.

“Melalui skema promosi, kami membantu promosi 40 film nasional, yaitu film panjang dan layar lebar, dengan anggaran mencapai Rp 1,5 miliar per film. Ini untuk membantu para production house agar berani menayangkan filmnya di bioskop, sehingga ekosistem perfilman nasional hidup kembali,” papar Amin.

Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia Djonny Syafruddin menyambut baik langkah pemerintah dalam mendukung promosi film nasional.

“Di daerah, film nasional sangat disukai masyarakat,” tandasnya.

baca juga

Ia berharap, film-film nasional akan turut mendorong masyarakat untuk kembali menikmati film di bioskop, karena menurutnya, saat ini jumlah penonton baru sekitar 10% dari kapasitas bioskop. Masyarakat, dikatakan Djonny, tidak perlu khawatir, karena selama 9 bulan terakhir, tidak terjadi klaster bioskop.

Hal ini karena penerapan protokol kesehatan (prokes) di bioskop sangat terkontrol, termasuk kewajiban memakai masker, duduk berjarak, mematuhi pembatasan kapasitas, juga aturan keluar ruangan agar tidak terjadi kerumunan. Skrining dengan aplikasi PeduliLindungi juga diberlakukan bagi mereka yang memasuki ruang bioskop.

Penerapan prokes dalam kehidupan masyarakat, termasuk di bioskop, memang harus terus digencarkan sebagai bagian dari perubahan perilaku dalam hidup berdampingan dengan Covid-19.

“Aturan pemerintah untuk Prokes ini tidak untuk membatasi aktivitas, melainkan karena ingin kegiatan dapat berjalan dengan risiko penularan yang minimal,” tutur Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi.

Selain mempertahankan kepatuhan tersebut, menurut Sonny, edukasi perlindungan kesehatan juga dapat terus ditingkatkan. Misalnya sosialisasi skrining mandiri sebelum menuju ke bioskop, serta pemberian informasi tata cara menonton di bioskop yang aman.

“Juga dengan pengawasan pelaksanaan prokes dan ketersediaan alat/sarana/petunjuk prokes di lapangan juga perlu, untuk memudahkan masyarakat dalam menjalankan prokes tersebut,” ujar Sonny.

Aktor/Wakil Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia PARFI 56, Ray Sahetapy berharap, industri perfilman harus segera bangkit, karena banyak pihak terlibat di dalamnya. Industri ini juga menjadi wahana ekspresi, pendidikan, dan pengembangan kualitas bagi banyak pelaku seni.

“Nusantara ini memiliki banyak kekayaan dan kultur yang unik yang tidak ada di tempat lain. Perlu bagi kita untuk mengungkapkan itu kepada dunia, melalui perfilman ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan para pelaku industri perfilman dan masyarakat untuk tetap semangat bersama. Dengan kolaborasi, sinergi dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan industri perfilman akan kembali bangkit, sehingga pada akhirnya dapat mengenjot pemulihan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas: Tidak Ditemukan Atlet PON Jawa Barat Terpapar Covid-19

Satgas: Tidak Ditemukan Atlet PON Jawa Barat Terpapar Covid-19

News | Rabu, 06 Oktober 2021 | 18:51 WIB

Indonesia Kejar Target Nol Kematian Pasien Covid-19

Indonesia Kejar Target Nol Kematian Pasien Covid-19

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:27 WIB

Satgas Covid-19 Beberkan Data Pandemi di Indonesia yang Semakin Membaik

Satgas Covid-19 Beberkan Data Pandemi di Indonesia yang Semakin Membaik

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Data Satgas Mencatat Kasus Harian Covid-19 di Kota Cirebon Nol

Data Satgas Mencatat Kasus Harian Covid-19 di Kota Cirebon Nol

Jabar | Minggu, 03 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Kasus Covid-19 di Garut Turun dan Angka Kematian Nihil

Kasus Covid-19 di Garut Turun dan Angka Kematian Nihil

Jabar | Minggu, 03 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Pesisir Kepri Turun Drastis

Satgas Klaim Kasus Aktif Covid-19 di Pesisir Kepri Turun Drastis

Batam | Selasa, 28 September 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Perbedaan Facial Wash vs Facial Foam, Benarkah Makin Banyak Busa Makin Bersih?

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:40 WIB

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Wangi Bersih, Sopan, dan Elegan! 5 Pilihan Parfum yang Cocok untuk Ibu Guru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:30 WIB

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

Kontak Tembak Pecah di Dekai Yahukimo, 7 Pucuk Senjata Api OPM Disita TNI

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:26 WIB

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Desil 10 tapi Gaji Rp3,5 Juta, Apakah Tetap Dapat BSU Kemnaker Rp900.000? Ini Penjelasannya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 12:19 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Wamen HAM Desak Pengusutan Transparan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Apakah Kulit Berminyak Tetap Membutuhkan Moisturizer? Simak Faktanya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Langkah Awal Memahami Pasar Modal: Belajar Investasi Bersama New BIONS

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:15 WIB

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

Kasus Penyadapan Listyo, ICW Soroti Celah Hukum 16 Tahun yang 'Dibiarkan' Ugal-ugalan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 12:14 WIB

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Birokrasi di Zona Nyaman: Mengapa Program Tak Efisien Terus Dipertahankan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 12:00 WIB

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

×