Bagaimana Solusi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul?

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 12:14 WIB
Bagaimana Solusi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul?
Bagaimana Solusi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul? - Ilustrasi sertifikat vaksin. [Ist]

Suara.com - Keberadaan sertifikat vaksin Covid-19 kini menjadi syarat untuk banyak hal mulai dari berkunjung ke mall hingga syarat perjalanan. Namun beberapa orang menemui masalah sertifikat vaksin tidak muncul pada aplikasi PeduliLindungi.

Padahal merek sudah melakukan vaksin baik yang pertama dan yang kedua. Hal ini sebenarnya bukan masalah besar, selama Anda sudah melaksanakan vaksinasi secara riil di lokasi yang sudah ditentukan. Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyikapinya masalah sertifikat vaksin tidak muncul.

Hal yang Perlu Dilakukan untuk Menyikapi Sertifikat Vaksin Tidak Muncul

Jika mengacu pada pernyataan Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resminya, maka ada empat hal yang bisa Anda lakukan sebagai solusi sertifikat vaksin tidak muncul.

  1. Ajukan keluhan melalui email [email protected]
  2. Format dari email yang dikirimkan adalah data mengenai nama lengkap, NIK pada KTP, tempat tanggal lahir, dan nomon ponsel Anda
  3. Lampirkan juga foto dan kartu vaksinasi yang sudah Anda miliki sebelumnya
  4. Lampirkan selfie dengan KTP untuk mempercepat proses keluhan tersebut

Setelah selesai melakukan keempat langkah tersebut, Anda tinggal menunggu saja agar sertifikat vaksinasi covid-19 muncul pada aplikasi PeduliLindungi yang Anda miliki.

Sertifikat Vaksin Covid-19 akan Dikirimkan Melalui SMS

Sebenarnya penggunaan aplikasi PeduliLindungi sendiri sifatnya adalah untuk memudahkan masyarakat dalam mengumpulkan informasi seputar vaksinasi Covid-19. Di sana akan tersedia banyak sekali informasi, mulai dari jadwal vaksinasi, kemudian check-in dan check-out di lokasi publik, serta menyimpan sertifikat vaksin hingga 4 akun.

Namun demikian sertifikat vaksin sendiri sebenarnya akan dikirimkan melalui layanan pesan singkat sesaat setelah Anda melakukan vaksinasi. Baik vaksinasi dosis pertama atau kedua, semua akan mendapatkan link berisi sertifikat vaksin.

Di sana Anda tinggal mengklik saja link tersebut, kemudian akan muncul sertifikat vaksin yang Anda miliki dengan data yang lengkap.

Untuk menyikapi sertifikat vaksin tidak muncul tersebut, sebenarnya cara yang disampaikan di atas cukup mudah dilakukan. Hal ini agar semua orang dapat mengakses sertifikat yang jadi haknya, setelah mengikuti program vaksinasi.

Semoga informasi terkait cara mengatasi sertifikat vaksin tidak muncul di atas bisa jadi informasi yang berguna. Semoga hari Anda menyenangkan, dan selamat beraktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bupati Solok Epyardi Asda: Dulu Banyak yang Menolak Vaksin, Sekarang Sudah Antre

Bupati Solok Epyardi Asda: Dulu Banyak yang Menolak Vaksin, Sekarang Sudah Antre

wawancara | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 20:28 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Vaksinasi Covid-19 di Negara Miskin Penting Dilakukan, Ini Alasannya

Kaltim | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 19:39 WIB

Sertifikat Vaksin Jadi Syarat ke Tempat Umum, Berhasil Bujuk Warga Suntik Vaksin?

Sertifikat Vaksin Jadi Syarat ke Tempat Umum, Berhasil Bujuk Warga Suntik Vaksin?

Your Say | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 19:33 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB