alexametrics

Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi di Tangerang: Saya Gak Ayan, Saya juga Gak Mati

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Pengakuan Mahasiswa yang Dibanting Polisi di Tangerang: Saya Gak Ayan, Saya juga Gak Mati
Pegang-pegang Leher, Mahasiswa usai Dibanting Polisi: Saya Gak Ayan, Saya juga Gak Mati! Video viral mahasiswa beri pernyataan setelah dibanting polisi saat demo. (Tangkapan layar/Twitter)

"...Saya gak ayan, saya juga gak mati, sekarang masih hidup."

Suara.com - Beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan pemuda diduga mahasiswa yang sempat dipiting dan dibanting oleh anggota polisi saat berdemonstrasi di Tangerang.

Dalam video berdurasi 37 detik yang diunggah pengguna Twitter, @ajisolehudin, tampak terlihat pemuda itu memberikan keterangan dengan didampingi seorang polisi. Tepat di belakang pemuda itu bertuliskan Media Center Polresta Tangerang.

Saat memberikan keterangan melalui video yang direkam, tampak mahasiswa itu sesekali memegang tengkuk lehernya. Dia pun memastikan jika kondisinya baik-baik saja.

"Namanya Faris dari Himaka Banten. Saya gak ayan, saya juga gak mati, sekarang masih hidup," katanya dalam video.

Baca Juga: Kacau! Polisi 'Smackdown' Mahasiswa Demo di Kantor Bupati Tangerang

Seorang polisi yang di dekatnya pun menyela dan memastikan jika mahasiswa itu dalam keadaan sehat.

"Sehat-sehat saja," kata polisi.

 Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang Saat Demo di Tangerang. (Dok.Ist)
Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang Saat Demo di Tangerang. (Dok.Ist)

Meski mengaku sudah dalam kondisi sehat, pemuda berambut gondrong itu mengaku tubuhnya masih merasakan pegal.

"Dalam keadaan biasa-biasa saja, walau sedikit pegel-pegel," kata dia.

Selanjutnya, terdengar suara pria yang diduga merekam video itu menanyakan apakah pemuda itu sudah makan.

Baca Juga: Viral Video Polisi Banting Mahasiswa Sampai Kejang Saat Demo di Tangerang

"Udah makan belum?," katanya.

Komentar