Perancang Tugu Tiananmen Hong Kong Sewa Pengacara untuk Selamatkan Karyanya

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:05 WIB
Perancang Tugu Tiananmen Hong Kong Sewa Pengacara untuk Selamatkan Karyanya
DW

Suara.com - Seniman Denmark Jens Galschiot yang merancang Tugu Tiananmen di Universitas Hong Kong menyewa pengacara untuk mengamankan patung karyanya, setelah pemerintah otonomi kota memerintahkan penyingkiran monumen.

Patung setinggi delapan meter karya Jens Galschiot yang dinamakan "Pillar of Shame" telah berdiri di kampus Universitas Hong Kong (HKU) sejak 1997, tahun ketika kota itu diserahkan kembali oleh Inggris kepada Cina.

Patung menampilkan 50 wajah sedih dan tubuh tersiksa yang ditumpuk, untuk memperingati para pengunjuk rasa yang terbunuh oleh aparat keamanan di sekitar Lapangan Tiananmen di Beijing pada tahun 1989.

Otoritas HKU minggu lalu memerintahkan penyingkiran monumen. Selambatnya hari Rabu, 13 Oktober 2021.

Jens Galschiot mengatakan kepada kantor berita AFP, dia telah menyewa seorang pengacara lokal dan meminta kejelasan mengenai apa yang akan terjadi dengan karyanya.

"Saya berharap kepemilikan patung saya akan dihormati, dan saya akan dapat mengangkut patung itu keluar dari Hong Kong dalam kondisi yang wajar dan tanpa mengalami kerusakan apa pun," katanya kepada AFP melalui email.

Manifestasi simbolis Jens Galschiot mengatakan dia lebih suka patung tetap berada di Hong Kong. Namun jika pihak berwenang menghancurkan patung, warga Hong Kong bisa mengumpulkan "sebanyak mungkin potongan-potongan Pillar of Shane.

"Potongan-potongan ini dapat digunakan untuk membuat beberapa manifestasi simbolis bahwa masa kekaisaran telah berlalu - tetapi seni tetap ada," kata seniman Denmark itu.

Dia mengatakan, dia juga telah berhubungan dengan orang-orang di Hong Kong yang membuat scan 3D dari patungnya untuk menghasilkan versi miniatur.

baca juga

Perintah penghapusan patung itu dari HKU dikirim lewat kantor pengacara Mayer Brown, dan ditujukan kepada kelompok "Aliansi Hong Kong", sebuah organisasi yang sekarang dibubarkan, yang biasanya mengorganisir peringatan tahunan Pembantaian Tiananmen.

Tidak ada lagi peringatan Tiananmen di Hong Kong Universitas Hong Kong mengatakan "masih mencari nasihat hukum dan bekerja dengan pihak terkait untuk menangani masalahnya dengan cara yang sah dan wajar".

Kantor pengacara Mayer Brown mengatakan, HKU adalah klien lama mereka dan mereka akan mendampingi dan memberi konsultasi hukum.

"Nasihat hukum kami tidak dimaksudkan sebagai komentar tentang peristiwa terkini atau bersejarah," kata seorang juru bicara Mayer Brown kepada AFP.

Hong Kong dulu adalah satu-satunya tempat di Cina, di mana peringatan pembantaian massal Tiananmen masih ditoleransi.

Tetapi sekarang pemerintah kota sepenuhnya berada di bawah kendali Beijing, setelah gelombang protes demokrasi dua tahun lalu ditindas.

Puluhan tokoh oposisi telah dipenjara atau melarikan diri ke luar negeri. Beijing juga memberlakukan undang-undang yang lebih ketat dan tidak menoleransi protes terhadap pemerintah Cina.

Banyak pemimpin kelompok "Aliansi Hong Kong" telah ditangkap selama setahun terakhir. hp/as (afp)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena

KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena

News | Senin, 21 September 2026 | 19:29 WIB

Beli Rumah Dapat Diskon Rp200 Juta Plus Logam Mulia di BRI Consumer Expo 2026

Beli Rumah Dapat Diskon Rp200 Juta Plus Logam Mulia di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Senin, 21 September 2026 | 19:28 WIB

KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi

KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi

News | Senin, 21 September 2026 | 19:18 WIB

Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita

Heboh Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: Ketika Selisih Usia Jadi Cermin Standar Ganda Kita

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:15 WIB

Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari

Stigma Tubuh Perempuan dan Warisan Tabu dalam Bahasa Sehari-hari

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:15 WIB

Guru PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Tanpa Ujian, Status Jadi PNS dengan Tes

Guru PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu Tanpa Ujian, Status Jadi PNS dengan Tes

Riau | Senin, 21 September 2026 | 19:13 WIB

Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka

Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 19:13 WIB

Posisi Kasur Lesehan di Lantai Menurut Feng Shui Aman atau Tidak? Ini Penataannya

Posisi Kasur Lesehan di Lantai Menurut Feng Shui Aman atau Tidak? Ini Penataannya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 19:10 WIB

Bahlil Tindaklanjuti Rencana Batu Bara Jadi Bensin untuk Kurangi Impor

Bahlil Tindaklanjuti Rencana Batu Bara Jadi Bensin untuk Kurangi Impor

Video | Senin, 21 September 2026 | 19:08 WIB

FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 19:05 WIB

×