Taliban Memohon Pengakuan di Pertemuan Moskow

Siswanto, Deutsche Welle

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:43 WIB
Taliban Memohon Pengakuan di Pertemuan Moskow
DW

Suara.com - Pejabat dari 10 negara, termasuk Cina dan Pakistan, menghadiri pertemuan dengan Taliban di Moskow. Pertemuan itu muncul setelah Putin menyuarakan kekhawatiran soal militan Islamic State (IS) di Afghanistan.

Rusia menjadi tuan rumah bagi Taliban untuk melakukan sebuah pembicaraan pada Rabu (20/10).

Pembicaraan tersebut dihadiri oleh pejabat dari 10 negara berbeda, termasuk Cina dan Pakistan.

Ini adalah pertemuan internasional paling signifikan bagi Taliban sejak merebut kekuasaan di Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu.

Delegasi Taliban dalam pertemuan dipimpin oleh Wakil PM Abdul Salam Hanafi, yang juga ikut dalam pembicaraan dengan Uni Eropa (UE) dan AS pekan lalu.

Menurut Hanafi, pertemuan Moskow tersebut sangat penting untuk stabilitas kawasan.

Bantuan kemanusiaan

Saat membuka pertemuan, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov memuji kemampuan Rusia mempertahankan operasinya di Afghanistan.

"Kami puas dengan tingkat interaksi praktis dengan otoritas Afghanistan,” katanya.

baca juga

Tidak seperti negara lain, Rusia belum mengevakuasi kedutaan besarnya di Kabul. Duta besarnya juga masih mempertahankan kontak rutin dengan Taliban sejak kelompok itu mengambil alih kekuasaan.

Di saat yang sama, Lavrov juga menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia dan mengejar kebijakan sosial yang seimbang di Afghanistan. Hal ini menurutnya telah dibahas sebelum pertemuan dengan Taliban.

Lavrov menambahkan bahwa Rusia akan segera mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.

Ia mendesak komunitas internasional untuk segera memobilisasi sumber dayanya guna mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Sebelum pertemuan, Cina dan Pakistan telah mengatakan bersedia memberikan bantuan ke Afghanistan. UE sejauh ini juga telah menjanjikan bantuan senilai $1,2 miliar untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Kekhawatiran akan ekspansi IS

Dalam pertemuan, para pejabat Moskow juga menyerukan aksi untuk melawan militan "Islamic State” (IS). Menurut Rusia, IS telah meningkatkan kehadirannya di Afghanistan sejak Taliban mengambil alih kekuasaan.

Pada pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa sekitar 2.000 militan yang setia kepada IS telah berkumpul di Afghanistan utara.

Menurut Putin, pemimpin mereka berencana mengirimkan para militan IS tersebut ke negara-negara tetangga di Asia Tengah dengan menyamar sebagai pengungsi.

Moskow tidak akan mengakui Taliban

Dalam pertemuan, Wakil PM Taliban Abdul Salam Hanafi mengatakan bahwa kelompoknya tidak menimbulkan ancaman keamanan bagi negara lain sehingga meminta komunitas internasional untuk mengakui pemerintahannya.

Sejauh ini, belum ada satu negara pun yang melakukan hal tersebut. Moskow di sisi lain mengatakan belum siap mengakui pemerintahan Taliban.

"Pengakuan resmi terhadap Taliban tidak dibahas untuk saat ini,” kata Lavrov kepada wartawan.

"Seperti kebanyakan negara berpengaruh lainnya di kawasan ini, kami menjalin kontak dengan mereka. Kami mendorong mereka untuk memenuhi janji yang mereka buat ketika berkuasa,” tambahnya.

Sebuah pernyataan yang dirilis di akhir pertemuan pada Rabu (12/10) itu menyebutkan: "Negara-negara yang berpartisipasi menyerukan kepada kepemimpinan Afghanistan saat ini untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam meningkatkan pemerintahan dan membentuk pemerintahan yang benar-benar inklusif, yang mencerminkan kepentingan semua kekuatan etno-politik utama di negara itu.”

Pernyataan itu juga menekankan pentingnya "menghormati hak-hak kelompok etnis, perempuan dan anak-anak.” gtp/pkp (Reuters, AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

ASN Kemenekraf Meninggal Saat Latsarmil Komcad: Sempat Sadar, Lalu Kejang

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:56 WIB

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Perkuat Industri Aftermarket Nasional Schaeffler Rilis Produk Roda Dua

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 20:49 WIB

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

MPR Dukung Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi: Gagasan Luhur, Tapi Biayanya Tak Kecil

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:45 WIB

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Dari Istanbul ke Selembar Scarf, Buttonscarves Ciptakan Koleksi dengan Sentuhan Ottoman

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:41 WIB

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Peringati Bulan Bahasa, SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Luncurkan Dua Buku Karya Siswa

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 20:23 WIB

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

Viral Video Menteri PU Dody Hanggodo Memaki Anak Buah, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:20 WIB

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

×