AS Ralat Klaim Presiden Biden Akan Lindungi Taiwan

Siswanto, Deutsche Welle

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:24 WIB
AS Ralat Klaim Presiden Biden Akan Lindungi Taiwan
DW

Suara.com - Presiden Joe Biden mengatakan AS akan melindungi Taiwan jika diserang Cina. Gedung Putih buru-buru memberi klarifikasi bahwa AS belum mengubah doktrin diplomasinya dan hanya akan membantu Taiwan untuk membentengi diri.

Untuk kedua kali dalam tiga bulan terakhir Gedung Putih harus meralat ucapan Presiden Joe Biden yang mengklaim Amerika Serikat berkomitmen melindungi Taiwan dari serangan Cina.

"Ya, kami berkomitmen untuk melakukan itu,” kata dia saat ditanya apakah AS akan melindungi Taiwan dalam sebuah pertemuan yang diselenggarakan stasiun televisi CNN, Kamis (21/10).

Agustus silam dia pernah mengucapkan ungkapan serupa. Dalam sebuah wawancara dengan stasiun ABC, Biden memastikan AS telah membuat "komitmen suci” untuk melindungi sekutu NATO, "termasuk Jepang, Korea Selatan dan Taiwan.”

Sesuai perjanjian dengan Taiwan, AS berkewajiban membantu menyediakan persenjataan demi pertahanan.

Namun saat yang sama, Gedung Putih juga mengadopsi doktrin "ambiguitas strategis,” untuk menghindari konfrontasi langsung dengan Beijing.

Menanggapi komentar Biden, seorang juru bicara Gedung Putih memastikan "tidak ada perubahan” dalam kebijakan AS terkait Taiwan.

"Kerja sama pertahanan dengan Taiwan dipandu oleh UU Taiwan. Kami menjalankan komitmen kami sesuai Undang-undang ini, dan akan terus membantu pertahanan Taiwan. Kami akan terus melawan upaya mengubah status quo secara sepihak,” kata dia.

Ucapan Biden ditanggapi Kantor Kepresidenan Taiwan dengan menyatakan posisi kedua pihak adalah sama, yakni untuk tidak mengalah pada tekanan Cina, dan menegaskan tekad untuk mempertahankan diri, tutur juru bicara pemerintah, Xavier Chang.

baca juga

Menurutnya Presiden Biden selalu menunjukkan dukungan "yang kokoh” melalui tindakan kongkrit untuk Taiwan.

"Reunifikasi damai”

Sebaliknya Cina kembali menegaskan klaim teritorial atas Taiwan. Dalam sebuah jumpa pers di Beijing, Jumat (22/10), juru bicara Kementerian Luar Negeri, Wang Wenbin, mengatakan pihaknya menginginkan reunifikasi damai dengan Taiwan, tapi tidak segan menggunakan opsi militer untuk memaksakan penyatuan kembali.

"Jika sudah menyangkut kedaulatan dan keutuhan teritorial Cina, tidak ada ruang bagi Cina untuk berkompromi atau mengalah, dan orang tidak selayaknya meremehkan determinasi kuat dan keinginan rakyat Cina untuk melindungi kedaulatannya sendiri,” kata dia.

Menurutnya, Taiwan adalah "bagian tidak terpisahkan dari teritorial Cina.

Isu Taiwan adalah murni urusan dalam negeri dan Cina tidak mengizinkan intervensi asing,” imbuh Wang.

Meski menggunakan retorika perang, Biden, kata Richard McGregor, peneliti senior Asia Timur di Lowy Institute, masih "memegang erat” haluan kebijakan AS untuk tidak memprovokasi perang demi Taiwan.

"Saya mencurigai Biden tidak sedang mengumumkan perubahan kebijakan. Jadi pilihannya antara kesalahan linguistik, atau mungkin dia sengaja menggunakan nada yang lebih keras sebagai reaksi atas provokasi militer Cina terhadap Taiwan,” kata dia, merujuk pada manuver armada pembom Cina di dalam Zona Identifikasi Udara Taiwan baru-baru ini. rzn/hp (afp,rtr)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

Dipanggil Prabowo ke Istana, Dirjen Bea Cukai Cuma Bilang 'Belum Tahu'

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:31 WIB

×