Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf

Dany Garjito, Aulia Hafisa

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:22 WIB
Jadi Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf
, Brigadir SL Rekam Video Permintaan Maaf (Instagram)

Suara.com - Baru-baru ini, beredar video di media sosial yang memperlihatkan Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar, melakukan penganiayaan terhadap anggotanya.

Video berdurasi 43 detik tersebut viral dan tersebar luas di media sosial. Belakangan diketahui, video rekaman CCTV itu disebarluaskan oleh korban, Brigadir SL.

Setelah video tersebut viral dan mendapatkan respons dari berbagai pihak, Brigadir SL menyampaikan permohonan maafnya. 

Dalam tayangan video yang diunggah oleh akun Instagram @jktnewss, Brigadir SL merasa bersalah karena telah mengunggah video pemukulan dan akhirnya viral di media sosial.

"Selamat malam komandan, senior, dan rekan-rekan, terkhusus untuk Bapak Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar. Saya memohon maaf atas video yang beredar di media sosial. Karena pada saat meng-upload video tersebut tidak berpikir dengan jernih," katanya dalam video itu seprti dikutip oleh Suara.com, Selasa (26/10/2021).

Ia menyatakan penyesalannya karena video tersebut terlanjur dikonsumsi oleh publik. 

Disisi lain, ia juga mengakui tidak menjalankan tugas dengan baik. 

"Dengan kejadian beredarnya video tersebut, saya sangat menyesal. Dan saya membenarkan bahwa tidak melaksanakan perintah pimpinan," kata Sony. 

Setelah kejadian ini viral, SL menyebut telah menemui Kapolres Nunukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik dan kekeluargaan.

baca juga

"Setelah kejadian tersebut, saya langsung menghadap Bapak Kapolres Nunukan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan," ucap Sony. 

Tangkapan layar, video penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan terhadap anggotanya, Senin (25/10/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty
Tangkapan layar, video penganiayaan diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan terhadap anggotanya, Senin (25/10/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

Sementara itu, ia memastikan, penyampaian permohonan maaf ini adalah itikad baik tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak manapun.

Akibat dari kejadian tersebut, Kapolres Nunukan, AKBP Syaiful Anwar, diperiksa terkait kasus penganiyaan terhadap anak buahnya.  Selama masa pemeriksaan Syaiful Anwar dinonaktifkan terlebih dahulu dari jabatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susah Ditelepon saat Sinyal Webinar Jelek, Motif Kapolres Nunukan Ngamuk Gebuki Anak Buah

Susah Ditelepon saat Sinyal Webinar Jelek, Motif Kapolres Nunukan Ngamuk Gebuki Anak Buah

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:47 WIB

Kepala Polisi Tendang dan Pukul Anggota Jadi Tontonan Publik: Bagaimana Kekerasan Terjadi?

Kepala Polisi Tendang dan Pukul Anggota Jadi Tontonan Publik: Bagaimana Kekerasan Terjadi?

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:28 WIB

Digebuki Atasan, Brigadir SL Diproses Etik karena Viralkan Aksi Brutal Kapolres Nunukan

Digebuki Atasan, Brigadir SL Diproses Etik karena Viralkan Aksi Brutal Kapolres Nunukan

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:43 WIB

Aniaya Anak Buah, Kapolres Nunukan Diperiksa Propam Hari Ini

Aniaya Anak Buah, Kapolres Nunukan Diperiksa Propam Hari Ini

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:33 WIB

Geger Kasus Kapolres Nunukan, Santoso DPR: Sama Anggota Saja Brutal, Bagaimana Ke Rakyat?

Geger Kasus Kapolres Nunukan, Santoso DPR: Sama Anggota Saja Brutal, Bagaimana Ke Rakyat?

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:29 WIB

Ini Polisi yang Sebar Video Kapolres Nunukan Aniaya Anggotanya

Ini Polisi yang Sebar Video Kapolres Nunukan Aniaya Anggotanya

Lampung | Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Terkini

BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune

BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune

Bri | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:25 WIB

TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan

TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:22 WIB

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton

Sport | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Merayakan Kemerdekaan?

Merayakan Kemerdekaan?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:19 WIB

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara

Sidang Memanas! dr Richard Lee Tuduh Doktif Minta Rp200 Miliar untuk Hentikan Perkara

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Pengemudi Ojol Kini Dapat Pendapatan 92% dari Hasil Kerjanya

Pengemudi Ojol Kini Dapat Pendapatan 92% dari Hasil Kerjanya

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:18 WIB

×