Kronologi Pria Tewas Dikubur Hidup-hidup Karena Diduga Mencuri Sayur di Garut

Rifan Aditya | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:34 WIB
Kronologi Pria Tewas Dikubur Hidup-hidup Karena Diduga Mencuri Sayur di Garut
Ilustrasi Penganiayaan [Antara]

Suara.com - Seorang pria berusia 50 tahun tewas dikeroyok dan dikubur hidup-hidup di Kecamatan Cigedung, Garut. Peristiwa ini terjadi setelah pria bernama Maman itu diduga warga mencuri sayur.

Kronologi kejadian ini diungkapkan oleh Kapolres Garut AKBT Wirdhanto Hadicaksono. Ia mengungkap peristiwa dimulai saat ada warga yang memergoki Maman hendak memasuki salah satu gudang sayuran.

Alih-alih melaporkan ke polisi, warga itu langsung main hakim sendiri. Maman pun menjadi bulan-bulanan dan dikeroyok oleh sejumlah warga setempat.

Wirdhanto mengatakan, Maman dikeroyok oleh belasan pelaku. Bahkan, sejumlah pelaku ada yang memakai senjata tajam saat menghakimi Maman.

"Ada (warga) yang pakai senjata tajam, ada yang mukul," kata Wirdhanto seperti dikutip Terkini.id -- jaringan Suara.com, Kamis (28/10/2021).

Maman yang sudah dikeroyok belasan orang menjadi tidak berdaya. Kondisinya itu justru memicu inisiatif pelaku untuk mengubur Maman yang terbaring lemah itu.

Belasan warga lantas menggotong tubuh Maman ke kawasan Blok Waspada Gunung Cikuray. Mereka berjalan setidaknya 2 kilometer dari lokasi pengeroyokan sambil membawa korban.

"Korban kemudian digotong beramai-ramai ke kewasan Blok Waspada Gunung Cikuray. Kira-kira 2 kilometer dari lokasi," jelas Wirdhanto.

Sesampainya di Blok Waspada Gunung Cikuray, sejumlah warga mulai menggali lubang. Mereka rupanya berniat mengubur Maman yang masih hidup itu.

Wirdhanto mengatakan kondisi Maman sudah babak belur, tetapi masih bernyawa. Seorang pelaku bahkan melihat jika pria yang dikeroyoknya itu masih hidup.

Namun, mereka semua justru sepakat memasukkan tubuh Maman yang tak berdaya ke liang lahat. Korban kemudian dililit karung sebelum dimasukkan lubang tersebut.

Sebelum mengubur, seorang warga memutuskan untuk mengakhiri nyawa Maman. Pelaku menyayat leher korban, lalu bersama warga lainnya mengubur Maman hidup-hidup.

"Saat itu, ada salah satu pelaku yang melihat korban masih bernyawa. Pelaku kemudian turun ke lubang dan menghabisi nyawa korban dengan luka sayatan di leher," ujar Wirdhanto.

Kasus kematian Maman baru terungkap 5 hari setelah kejadian. Hal ini setelah Polres Garut menerima laporan kehilangan Maman dari pihak keluarga.

Polres Garut langsung melakukan penyelidikan dan menerima informasi pengeroyokan di kawasan Cigedug. Dari situlah, kepolisan berhasil menemukan jasad Maman yang terkubur hidup-hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Dianiaya Guru, Pelajar SMP Tewas Mengenaskan

Miris! Dianiaya Guru, Pelajar SMP Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 28 Oktober 2021 | 07:46 WIB

Mahasiswa UNS Asal Karanganyar Tewas Saat Diklat Menwa, Ini Kata Bupati

Mahasiswa UNS Asal Karanganyar Tewas Saat Diklat Menwa, Ini Kata Bupati

Surakarta | Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:03 WIB

Sedang Tidur Bersama Anak, Seorang Istri Dihajar Pakai Tabung Gas 3Kg Hingga Tewas

Sedang Tidur Bersama Anak, Seorang Istri Dihajar Pakai Tabung Gas 3Kg Hingga Tewas

Bekaci | Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:49 WIB

Tewas Dianiaya Satpam karena Diduga Maling, Keluarga Sebut RS Abdul Radjak Tutupi Kasus IK

Tewas Dianiaya Satpam karena Diduga Maling, Keluarga Sebut RS Abdul Radjak Tutupi Kasus IK

News | Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:21 WIB

Diksar Tewaskan Mahasiswa, Mako Menwa UNS 'Diserbu' Poster Pembubaran

Diksar Tewaskan Mahasiswa, Mako Menwa UNS 'Diserbu' Poster Pembubaran

Surakarta | Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:09 WIB

Seorang Anak Tewas Ditembak KKB di Sugapa

Seorang Anak Tewas Ditembak KKB di Sugapa

Sumut | Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Terkini

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:20 WIB

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:19 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:10 WIB

Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan

Kebakaran Rumah Kontrakan di Sunter Agung Jakarta Utara, Satu Keluarga Diselamatkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:01 WIB

Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia

Kronologis Pesawat Air Canada Tabrak Kendaraan saat Mendarat di Bandara LaGuardia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:01 WIB

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB