KPI Belum Juga Bentuk Tim Investigasi Kasus MS,Koalisi Masyarakat Mengadu Ke Keminfo

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 01 November 2021 | 15:40 WIB
KPI Belum Juga Bentuk Tim Investigasi Kasus MS,Koalisi Masyarakat Mengadu Ke Keminfo
Koalisi Masyarakat Peduli Korban Kekerasan Seksual menyambangi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Senin (1/11/2021) terkait belum adanya tim investigasi independen dari KPI dalam menyelidiki kasus perundungan dan pelecehan seksual di lembaga pengawasan penyiaran tersebut. [Ist]

Suara.com - Koalisi Masyarakat Peduli Korban Kekerasan Seksual menyambangi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pada Senin (1/11/2021). Kedatangan mereka untuk mengadukan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang hingga kini belum juga membentuk tim investigasi independen. 

Pembentukan tim investigasi independen tersebut, sebelumnya diusulkan untuk mengusut kasus dugaan perundangan dan pelecehan seksual yang dialami MS, pegawai KPI. 

Perwakilan Koalisi Masyarakat Peudli Korban Kekerasan Seksual dari Suara Kita Hartoyo mengatakan, setelah bertemu dengan Komisioner KPI dan menyampaikan usulan pada 5 Oktober 2021 lalu, belum ada tindak lanjut yang jelas.

"Justru usulan itu (pembentukan tim investigasi independen) yang belum di-follow up kan sama KPI, tidak jelas. Mudah-mudahan Kemenkominfo tidak melakukan hal yang sama," kata Hartoyo saat dihubungi Suara.com, Senin (1/11/2021). 

Lantaran itu, dengan kendatangan mereka ke Keminfo, agar dapat  segera mendorong pembentukan Tim Investigasi Independen yang mereka usulkan. 

"Kemenkominfo akan komitmen membantu penyelesaian korban dengan beberapa usulan kami,  bentuk tim independen.  Itu juga yang urgent banget, dan mereka akan mendiskusikan di internal dan nanti kasih kabar dan akan melibatkan kami," katanya. 

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Peduli Korban Kekerasan Seksual yang  terdiri dari LBH APIK, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Suara Kita, Warta Feminis dan Konde.co telah mendatangi KPI dan bertemu dengan Komisioner KPI  Nuning Rodiyah. 

Dalam pertemuan itu ada lima poin yang mereka sampaikan diantaranya pembentukan tim investigasi independen.  Mendapatkan usulan itu, Nining menyatakan akan segera melakukan tindak lanjut.

"Kami akan segera mendiskusikan di rapat pleno KPI sehingga putusannya nanti akan segera kita sampaikan ke teman-teman koalisi. Karena bagi kami apa yang disampaikan oleh teman-teman koalisi sepenuhnya sangat membantu KPI dalam rangka menyelesaikan kasus kekerasan ini,” ujar Nuning. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MS, Pegawai KPI Korban Perundungan Alami Gangguan Psikis, Berobat Pakai Sisa Tabungan

MS, Pegawai KPI Korban Perundungan Alami Gangguan Psikis, Berobat Pakai Sisa Tabungan

Jakarta | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 21:04 WIB

Update Kasus Pelecehan di KPI, MS Selalu Menangis Tiap Diperiksa Tim Dokter RS Polri

Update Kasus Pelecehan di KPI, MS Selalu Menangis Tiap Diperiksa Tim Dokter RS Polri

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:25 WIB

Ada Fakta Baru, MS Korban Dugaan Pelecehan Seksual di KPI akan Beberkan ke Komnas HAM

Ada Fakta Baru, MS Korban Dugaan Pelecehan Seksual di KPI akan Beberkan ke Komnas HAM

News | Senin, 11 Oktober 2021 | 13:15 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

×