Bolehkah Menitipkan Orang Tua di Panti Jompo? Ini Jawaban Ulama

Rifan Aditya

Selasa, 02 November 2021 | 14:26 WIB
Bolehkah Menitipkan Orang Tua di Panti Jompo? Ini Jawaban Ulama
bolehkah menitipkan orang tua di panti jompo - Ilustrasi panti jompo, lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Perintah untuk berbakti dan selalu berbuat baik kepada kedua orang tua adalah wajib atas seorang muslim, dan salah satu bentuk ketaatan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Lalu jika kondisinya anak tidak mampu merawat, bolehkah menitipkan orang tua di panti jompo?

Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah ceramahnya pernah menjawab pertanyaan bolehkah menitipkan orang tua di panti jompo. Bagaimana jawaban UAS? Simak penjelasannya berikut ini.

Perlu kalian ketahui bahkan di dalam Al-Qur`an, Allah SWT meletakkan perintah untuk berbakti dan berbuat baik kepada kedua orang tua setelah perintah mengesakan ibadah kepada Allah SWT, dan setelah larangan untuk mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. 

Berbakti kepada kedua orang tua adalah amalan yang dicintai oleh Allah SWT sesudah shalat wajib pada waktunya, dan menempatkan keutamaan jihad di jalan Allah SWT setelah keutamaan berbakti pada kedua orang tua. Rasulullah SAW yang menyatakan hal ini dalam hadisnya:

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra., ia berkata: “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW, amal apakah yang paling dicintai oleh Allah SWT. Beliau bersabda: ”Shalat pada waktunya". Aku bertanya lagi lalu apalagi? Rasul bersabda: “berbuat baik kepada orang tua". Lalu aku bertanya lagi, kemudian apa ya Rasulallah SAW? Rasul bersabda: “ Jihad di jalan Allah" (HR. Bukhari dan Muslim).

Lantas, bagaimana hukumnya jika seorang anak menitipkan orang tua ke Panti Jompo supaya orang tua mendapatkan kehidupan yang lebih layak dan tercukupi semua kebutuhannya? Apabila anak memiliki kesibukan yang membuatnya kurang maksimal dalam mengurus orang tuanya. 

Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Melansir tayangan di kanal YouTube Smart Amal yang diunggah pada 24 Februari 2018, Ustadz Abdul Somad menanggapi pertanyaan tentang bolehkah menitipkan orang tua di Panti Jompo. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

"Ada satu dosa yang kita buat di dunia, kita akan dapat balasan di dunia dan di akhirat, yaitu durhaka kepada orang tua", ucap Ustadz Abdul Somad. 

baca juga

Menurut Ustadz Abdul Somad, menitipkan orang tua ke Panti Jompo bisa jadi segala kebutuhan orang tua dapat terpenuhi dengan baik. Namun, dalam hati yang paling dalam, orang tua pasti akan menangis.

"Orang tua telah berkorban, meregang nyawa untuk melahirkan dan merawat anaknya hingga dewasa. Begitu anak sudah dewasa, anak justru keberatan merawat orang tuanya dan memilih menitipkannya ke Panti Jompo. Tentu saja hal ini sangat melukai hati orang tua," kata UAS.

Para ulama menetapkankan bahwa dasarnya tidak boleh menitipkan orang tua di Panti Jompo, kecuali dalam kondisi yang sangat terpaksa dan berdasarkan keinginan, izin, ataupun kerelaan hati orang tua, serta tidak karena terpaksa disebabkan perilaku buruk anaknya.

Budaya menitipkan orang tua di Panti Jompo dan menitipkan anak-anak di penitipan anak termasuk daycare bukanlah model dari sistem sosial Islam. Ini semua merupakan produk sistem sosial barat yang individualis materialistik.

Berdasarkan konsep tatanan sosial Islam, bangunan rumah tangga yang menganut konsep ‘a’ilah (keluarga besar/extended family) terdiri dari tiga generasi yang tinggal bersama di satu rumah atau lingkungan yang tidak berjauhan. Mereka kemudian membangun sistem komunalnya sendiri berdasarkan nilai-nilai sosial ilahiyah.

Hal ini berkebalikan dengan tatanan sosial barat modern. Dimana rata-rata mereka menganut sistem keluarga inti bahkan perkembangan mutakhir mereka mengarah pada budaya single parent atau orang tua tunggal. 

Bagaimana, sekarang sudah tahu jawaban atas pertanyaan bolehkah menitipkan orang tua di panti jompo. Sebagai anak, sebaiknya kita berjuang keras untuk membalas kebaikan orang tua hingga tetes darah penghabisan. Jangan lupa memohon kekuatan kepada Allah SWT agar kita mampu membahagiakan kedua orang tua sampai akhir hayat.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Udah Betah di Panti Jompo, Ibu Trimah pada Anaknya: Nek Kangen Sambangno Rene

Ngaku Udah Betah di Panti Jompo, Ibu Trimah pada Anaknya: Nek Kangen Sambangno Rene

Jawa Tengah | Selasa, 02 November 2021 | 07:29 WIB

Dugaan Penelantaran Orang Tua, Adik Trimah Tak Pernah Tahu Kakaknya Dibawa ke Panti Jompo

Dugaan Penelantaran Orang Tua, Adik Trimah Tak Pernah Tahu Kakaknya Dibawa ke Panti Jompo

Jawa Tengah | Senin, 01 November 2021 | 18:02 WIB

Heboh Ibu Dibuang Anak ke Panti, Ini Hukum Islam Titipkan Orangtua ke Panti Jompo

Heboh Ibu Dibuang Anak ke Panti, Ini Hukum Islam Titipkan Orangtua ke Panti Jompo

Jatim | Senin, 01 November 2021 | 12:26 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×