Momentum Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 10 November 2021 | 20:28 WIB
Momentum Hari Pahlawan, Mensos Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan dan Kebodohan
Dok: Kemensos

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengajak seluruh masyarakat mengalahkan musuh bersama, yaitu kemiskinan dan kebodohan. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “Pahlawanku Inspirasiku” di mana Kemensos mengemban misi bersejarah.

“Semangat, tekad, dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah mengalahkan musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas,” kata Risma dalam amanat peringatan hari Pahlawan yang dibacakan oleh Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin, saat menjadi Pembina Upacara halaman utama kantor Kemensos Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Di hadapan pegawai dengan jumlah terbatas itu, Risma sebagaimana dikutip oleh Pepen, memberikan penekanan bahwa semua orang mempunyai potensi besar dalam memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan.

“Karena Indonesia mempunyai sumberdaya alam yang melimpah dan letak geografis yang strategis. Tantangan terbesar yang dihadapi, yakni dibutuhkannya kerja secara berkelanjutan dengan didukung inovasi dan daya kreativitas yang tinggi, serta semangat kewirausahaan pantang menyerah,” katanya.

Semangat pantang menyerah inilah, dikatakan Risma, yang harus diresapi dan dilestarikan sebagai bangsa dalam menghadapi tantangan dan ancaman apapun.

“Sebab kita adalah anak dan cucu kandung para Pahlawan Bangsa,” katanya.

Selain sumber daya alam, Indonesia juga memilki sumber daya manusia. Dalam 20 tahun mendatang (2020-2040), Indonesia akan memasuki “bonus demografi”, yaitu periode dimana angka dependency ratio mencapai angka minimal.

“Dalam periode ini, akan terdapat lebih banyak tenaga kerja produktif yang bermanfaat untuk memenangkan perang melawan kemiskinan dan kebodohan,” ucapnya.

Untuk itu, melalui momentum peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 ini, Mensos Risma, dalam amanatnya, meminta seluruhnya menjadikan nilai-nilai kepahlawanan sebagai inspirasi di setiap langkah yang penuh dengan inovasi dan daya kreasi.

baca juga

“Setiap orang bisa menjadi pahlawan di bidang apapun. Sesederhana memulainya dengan menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarganya dan komunitasnya. Kita dan para pahlawan, tentu ingin anak-anak menjadi pemenang. Tidak ada yang tidak bisa, selama kita mau dan berusaha," kata Pepen menyampaikan amanat Risma.

Dalam Peringatan Hari Pahlawan tahun 2021, amanat Risma dibacakan oleh Inspektur Upacara pada tanggal 10 November 2021 saat Upacara memperingati Hari Pahlawan di Kementerian dan Lembaga, Instansi Pemerintahan Daerah serta Perwakilan RI di Luar Negeri.

4 Pahlawan Nasional

Sejak tahun 1959 dalam setiap peringatan Hari Pahlawan, Presiden RI memberikan anugerah Gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa dan berkontribusi besar dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI.

Tahun ini Presiden menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada 4 tokoh yaitu: 1) H. Usmar Ismail dari Provinsi DKI Jakarta; 2) Raden Aria Wangsakara dari Provinsi Banten; 3) Tombolotutu dari Provinsi Sulawesi Tengah, dan 4) Sultan Aji Muhammad Idris dari Provinsi Kalimantan Timur.

Upacara Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional diselenggarakan di Istana Negara Jakarta hari ini (10/11/2021) pukul 10.00 WIB. Dalam UUD 1945 Pasal 15 meyatakan bahwa Presiden memberi gelar, tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan yang diatur pelaksanaannya dengan UU Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional sebagai penghargaan terhadap sosok yang telah berjasa besar mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Selain itu juga menumbuhkembangkan sikap keteladanan bagi setiap orang dan mendorong semangat melahirkan karya terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.

Riwayat Singkat Empat Pahlawan Nasional

Tombolotutu

Adalah tokoh perlawanan terhadap penindasan Belanda di Mautong. Kontrak-kontrak yang ditawarkan Belanda kepada rakyat Mautong membuat penguasa Mautong kehilangan haknya selaku penguasa dan rakyat semakin sengsara karena keterbatasan mengelola sumber alamnya sendiri. Dari sini Tombolotutu memimpin dan memperjuangkan hak-hak rakyat Mautong yang dirampas sehingga terjadi pertempuran yang tidak hanya banyak memakan korban namun juga kerugian materiil.

Sultan Aji Muhammad Idris

Tokoh pemersatu yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia. Melalui perubahan sistem pemerintahan menjadi kesultanan, ia berusaha menjalin hubungan dan menyatukan kekuatan dengan berbagai kesultanan dalam menentang kolonialisme.

Usmar Ismail

Merupakan salah satu tokoh perfilman nasional dan internasional yang menunjukkan sumbangan terbesarnya dalam kemajuan industri perfilman tanah air. Kepeloporannya dalam membangun perfilman nasional yang diakui oleh dunia. Hal ini merupakan kepeloporan dan prestasi yang patut dicatat dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Raden Aria Wangsakara

Selain merupakan tokoh keagamaan pada Kesultanan Banten pada masanya, ia juga tokoh politik dan pemimpin militer yang terus berjuang dalam semangat mengusir penjajah. Pada masa Kesultanan Banten di bawah pimpinan Sultan Abul Mufakhir dan Sultan Ageng Tirtayasa, Raden Aria Wangsakara menegaskan perannya sebagai sosok yang turut memainkan peran penting melawan penjajah (VOC).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Pahlawan 'Lupa' dengan Tanda Jasa

Menakar Pahlawan 'Lupa' dengan Tanda Jasa

Your Say | Rabu, 10 November 2021 | 12:07 WIB

Usmar Ismail dan Daftar 3 Tokoh yang Diberikan Gelar Pahlawan Nasional di 2021

Usmar Ismail dan Daftar 3 Tokoh yang Diberikan Gelar Pahlawan Nasional di 2021

Sumbar | Rabu, 10 November 2021 | 11:55 WIB

Ada Celine Evangelista, Ini 10 Artis Keturunan Pahlawan Nasional

Ada Celine Evangelista, Ini 10 Artis Keturunan Pahlawan Nasional

Entertainment | Rabu, 10 November 2021 | 11:56 WIB

Ziarah ke Makam MH Thamrin, Anies: Pahlawan yang Hibahkan Hidupnya untuk Masyarakat Betawi

Ziarah ke Makam MH Thamrin, Anies: Pahlawan yang Hibahkan Hidupnya untuk Masyarakat Betawi

News | Rabu, 10 November 2021 | 11:38 WIB

Hari Pahlawan, Jokowi Berikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa untuk 300 Nakes yang Gugur

Hari Pahlawan, Jokowi Berikan Tanda Kehormatan Bintang Jasa untuk 300 Nakes yang Gugur

News | Rabu, 10 November 2021 | 11:35 WIB

Hari Pahlawan Nasional: Ini 5 Tokoh Indonesia yang Belum Banyak Diketahui

Hari Pahlawan Nasional: Ini 5 Tokoh Indonesia yang Belum Banyak Diketahui

Lifestyle | Rabu, 10 November 2021 | 11:35 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB