Amnesty: Pemberontak Tigray Memerkosa dan Memukuli Perempuan di Etiopia

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Kamis, 11 November 2021 | 07:28 WIB
Amnesty: Pemberontak Tigray Memerkosa dan Memukuli Perempuan di Etiopia
DW

Suara.com - Perempuan yang diwawancarai Amnesty International mengatakan mereka diperkosa dan dipukul, bahkan di depan anak-anak mereka. Laporan baru menyebut para korban tidak bisa mendapatkan bantuan medis setelah serangan itu.

Pemberontak Tigray memerkosa, merampok, dan memukuli perempuan setempat setelah menyerang sebuah kota di wilayah Amhara utara Etiopia, menurut laporan terbaru Amnesty International yang dirilis pada Rabu (10/11).

Laporan terbaru ini memuat tentang pelanggaran hak asasi manusia yang mengganggu dan telah dilakukan selama konflik yang berjalan setahun.

Ini adalah laporan lanjutan oleh Amnesty yang mendokumentasikan pemerkosaan ribuan perempuan dan anak perempuan oleh pasukan Etiopia dan Eritrea di wilayah Tigray.

Penyelidikan Amnesty didasarkan pada wawancara dengan 16 penyintas kekerasan seksual dan otoritas lokal di kota Nifas Mewcha.

Laporan tersebut berfokus pada pelanggaran yang terjadi setelah pasukan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) memasuki Amhara pada bulan Agustus.

Korban menceritakan kengerian

Empat belas dari 16 perempuan yang diwawancarai Amnesty mengatakan mereka diperkosa beramai-ramai oleh pemberontak Tigray.

Dalam beberapa kasus bahkan mereka diperkosa di bawah todongan senjata dan di depan anak-anak mereka.

"Tiga dari mereka memperkosa saya saat anak-anak saya menangis," kata salah satu korban yang selamat.

"Mereka menampar saya (dan) menendang saya. Mereka menodongkan senjata seolah-olah mereka akan menembak saya."

Para perempuan mengatakan mereka mengidentifikasi Tigrayans dengan aksen dan cercaan etnis yang mereka gunakan untuk melawan Amhara.

Seorang ibu dua anak berusia 28 tahun mengatakan kepada Amnesty bahwa salah satu dari empat pemerkosanya menghina dirinya dengan sebutan keledai, sementara putrinya menyaksikan tindakan keji tersebut.

"Dia berkata: 'Amhara adalah keledai, Amhara telah membantai orang-orang kami, pasukan Pertahanan Federal telah memperkosa istri saya, sekarang kami dapat memperkosa Anda seperti yang kami inginkan'," katanya.

Sementara, perempuan lain mengatakan dia jatuh pingsan setelah pejuang TPLF memperkosanya dan memukulinya, menggunakan senjata mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia

Tayang Paruh Pertama, Varietas The Great Guide 3 Pilih Maroko dan Ethiopia

Your Say | Senin, 20 April 2026 | 08:16 WIB

Gelandang Ethiopia yang Jadi Tentara Israel Diklaim Tewas di Gaza

Gelandang Ethiopia yang Jadi Tentara Israel Diklaim Tewas di Gaza

Bola | Minggu, 20 Juli 2025 | 18:42 WIB

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:45 WIB

Terancam Hukuman Mati karena Kasus Narkotika, Kata Kemlu soal Nasib Linda Yuliana di Ethiopia

Terancam Hukuman Mati karena Kasus Narkotika, Kata Kemlu soal Nasib Linda Yuliana di Ethiopia

News | Kamis, 06 Maret 2025 | 14:25 WIB

Ditahan di Ethiopia, Ibunda Ungkap Curhatan Pilu Linda Dijebak Sindikat Narkotika: Anak Saya Tak Bersalah!

Ditahan di Ethiopia, Ibunda Ungkap Curhatan Pilu Linda Dijebak Sindikat Narkotika: Anak Saya Tak Bersalah!

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 13:06 WIB

Kunjungan Media Ethiopia: Indonesia Jadi Rujukan di Tengah Dinamika Media Global

Kunjungan Media Ethiopia: Indonesia Jadi Rujukan di Tengah Dinamika Media Global

Video | Rabu, 26 Februari 2025 | 10:00 WIB

Kecelakaan Maut Hancurkan Mimpi Pernikahan, 71 Orang Tewas Termasuk Mempelai

Kecelakaan Maut Hancurkan Mimpi Pernikahan, 71 Orang Tewas Termasuk Mempelai

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 15:26 WIB

Tanah Longsor Mematikan di Gofa Etiopia, Renggut Nyawa 146 Orang

Tanah Longsor Mematikan di Gofa Etiopia, Renggut Nyawa 146 Orang

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 23:37 WIB

Boeing Mengaku Bersalah atas Kecelakaan Lion Air, Ekspor Pesawat Terancam!

Boeing Mengaku Bersalah atas Kecelakaan Lion Air, Ekspor Pesawat Terancam!

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 18:50 WIB

Viral! Begini Penampakan yang Mengaku Hidup 16 Tahun Tanpa Makan dan Minum

Viral! Begini Penampakan yang Mengaku Hidup 16 Tahun Tanpa Makan dan Minum

Lifestyle | Rabu, 15 Mei 2024 | 14:46 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB