Varian Baru Covid Muncul di Afsel Disebut Dua Kali Lebih Ganas dari Delta

Siswanto, ABC

Jum'at, 26 November 2021 | 11:57 WIB
Varian Baru Covid Muncul di Afsel Disebut Dua Kali Lebih Ganas dari Delta
Ilustrasi Covid-19.(Freepik.com)

Suara.com - Sebuah varian baru virus corona telah ditemukan di Afrika Selatan dan mengkhawatirkan para pejabat kesehatan Inggris karena varian cepat bermutasi dan menyebar di kalangan anak-anak muda.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan varian baru jenis B.1.1.529 memiliki protein yang berbeda dengan virus corona sebelumnya, yang menjadi dasar pembuatan vaksin COVID-19 saat ini.

Dikatakan mutasi yang ada dalam varian ini akan membuat virusnya tidak bisa dikekang dengan respons antibodi dari vaksin atau juga kekebalan tubuh bagi yang pernah divaksinasi.

Menurut UKHSA, mutasi yang ada juga membuat varian ini lebih cepat menyebar. 

Para pejabat menggambarkan varian tersebut memkiliki kemampuan mutasi dua kali lebih besar dibandingkan varian Delta dan bisa menjadi salah satu "yang  paling buruk".

"Yang kita ketahui adalah tingginya angka mutasi, kemungkinan dua kali lebih tinggi dari apa yang kita lihat pada varian Delta," kata Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid.

"Ini menunjukkan bahwa varian baru akan bisa menyebar lebih cepat dan membuat vaksin yang ada sekarang ini kurang efektif."

Inggris sudah mengumumkan pelarangan sementara penerbangan dari enam negara Afrika, yaitu Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho, dan Eswatini. 

Dikatakan warga asal Inggris yang kembali dari negara-negara tersebut harus menjalani karantina.

baca juga

Para ilmuwan mengatakan penelitian di laboratorium masih diperlukan untuk memastikan apakah mutasi tersebut akan mengurangi tingkat efektivitas vaksin.

Para pejabat menyarankan agar Pemerintah Inggris bertindak segera dengan kemungkinan apa yang dikhawatirkan akan menjadi kenyataan, meski diperlukan waktu beberapa minggu untuk mengumpulkan semua data terkait varian baru tersebut.

Awal pekan ini, para ilmuwan Afrika Selatan mengatakan mereka sudah menemukan adanya varian baru virus COVID-19 dalam sejumlah kecil kasus dan sedang meneliti dampak dari varian tersebut.

Varian tersebut juga sudah ditemukan di Botswana dan Hong Kong.

UKHSA mengatakan sejauh ini belum ada kasus dari varian tersebut ditemukan di Inggris dan mereka sudah mengadakan kontak dengan para ilmuwan Afrika Selatan mengenai data mereka.

Menteri Kesehatan Afrika Selatan, Joe Phaahlahas, mengatakan sudah terjadi peningkatan kasus dalam "jumlah besar" di negerinya karena varian B.1.1.529 tersebut.

Tulio de Oliveira dari Jaringan Pemantau Genomik Afrika mengatakan penelitian mengenai varian tersebut sedang berlangsung.

Tim tersebut sudah memiliki 100 genom lengkap dari varian tersebut dan akan mendapatkan lebih banyak lagi dalam beberapa hari mendatang.

"Tingginya angka mutasi adalah hal yang dikhawatirkan bagi kemungkinan penyebaran dan juga menurunnya efektivitas vaksin," katanya.

"Karena khawatir dengan loncatan evolusi dalam varian ini. Berita bagusnya adalah bahwa ini semua bisa dideteksi dari tes PCR."

AP/Reuters

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Membangun Ekonomi dari Desa, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Koperasi Merah Putih

Banten | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

Harta Maruli Simanjuntak Rp81,12 Miliar, Nyaris 12 Kali Lipat dari KSAD Tandyo Budi Revita

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Kulit Dehidrasi? Ini 4 Krim Malam Hyaluronic Acid Penyelamat Skin Barrier

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

Alarm Kebebasan Pers Era Prabowo, Lembaga Dunia Desak Penuhi 4 Tuntutan Ini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bangun Indonesia dari Desa, BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Kerakyatan lewat Koperasi Merah Putih

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:57 WIB

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

BGN Bantah Gedung Meledak di Pasar Cimanggis Ciputat Terkait MBG

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Apa Bedanya Pelembap Sariayu Mawar vs Jeruk? Pilih yang Paling Cocok untuk Kulitmu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Niat Mandi di Sungai, Buruh di Lampung Utara Syok Temukan Jasad Bayi Penuh Luka Robek

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Juventus Era Allgeri vs Inter Masa Inzaghi Mana yang Lebih Jago? Ini Pilihan Emil Audero

Juventus Era Allgeri vs Inter Masa Inzaghi Mana yang Lebih Jago? Ini Pilihan Emil Audero

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran

Gempa M 4,1 Guncang Bogor Sore Ini, Warga Rasakan Getaran

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×